Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Penerapan Budaya K3 Capai Level Generatif, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Penghargaan Platinum di WISCA 2026

Riauterkini - PEKANBARU - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang WSO Indonesia Safety Culture Awards 2026 yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta pada Jumat (8/5/26).

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Chairman WSO Indonesia, Soehatman Ramli kepada PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, yang diwakili oleh Section Head Safety RU II Dumai, Irwan E. Hutagalung, tersebut menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang konsisten dan berkelanjutan di lingkungan operasional kilang serta menjadikan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi utama dalam menjalankan seluruh aktivitas operasional perusahaan.

Penghargaan dengan predikat Platinum tersebut merupakan kategori tertinggi dalam penilaian budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diberikan kepada perusahaan dengan tingkat kematangan budaya keselamatan pada level Generatif. Penilaian tersebut mencerminkan bahwa penerapan aspek K3 telah berjalan secara konsisten, terintegrasi, dan menjadi bagian dari budaya kerja di seluruh lini organisasi.

Soehatman Ramli dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan WSO Indonesia Safety Culture Awards bukanlah ajang kompetisi, melainkan bentuk apresiasi kepada perusahaan yang berhasil mengimplementasikan budaya keselamatan secara berkelanjutan.

“Perusahaan yang meraih predikat Platinum menunjukkan bahwa budaya keselamatan telah tertanam kuat dalam organisasi dan menjadi bagian dari cara kerja perusahaan,” ujarnya.

Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai menjadikan aspek HSSE sebagai fondasi utama atau fundamental dalam menjalankan seluruh kegiatan operasional dan bisnis Perusahaan yang tidak dapat ditawar.

Hal tersebut tidak hanya tegas diterapkan di unit operasi Dumai, namun juga di unit operasi Sungai Pakning serta Pangkalan Brandan di Sumatera Utara meskipun kilang saat ini telah bertatus “idle” atau tidak beroperasi. Langkah tersebut menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pekerja, aset, lingkungan, dan keberlanjutan operasional.

Komitmen tersebut juga semakin diperkuat dengan penerapan sistem manajemen HSSE yang terintegrasi yang dijalankan dengan prinsip Plan–Do–Check–Action (PDCA), mulai dari identifikasi risiko, penguatan pengawasan kerja, audit berkala, hingga evaluasi berkelanjutan guna memastikan seluruh proses operasional berjalan aman, andal, dan sesuai standar HSSE perusahaan.

Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Syahrial Okzani mengatakan apresiasi tertinggi bagi seluruh pekerja dan mitra kerja yang selama ini konsisten mematuhi aspek HSSE dalam menjalankan pekerjaan.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh pekerja dan mitra kerja yang selama ini konsisten mematuhi aspek HSSE dalam menjalankan pekerjaan. Sebesar apa pun target produksi, efisiensi, maupun tuntutan kecepatan operasional, keselamatan tetap menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” ujar Syahrial.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus memperkuat kualitas pengelolaan HSSE agar semakin unggul, adaptif, dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan operasional di masa mendatang.

Selain penguatan sistem manajemen, perusahaan juga secara konsisten terus membangun awareness budaya keselamatan melalui berbagai program edukasi HSSE sebagai reflektif bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama seluruh insan perusahaan, tidak hanya pekerja, namun juga kontraktor dan mitra kerja.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemasangan safety campaign di seluruh area kerja, pelaksanaan Bulan K3 Nasional, implementasi HSSE Golden Rules “Patuhi, Intervensi, dan Peduli (PIP)”, serta penerapan slogan Personal Risk Assessment BETUAH (Berpikir Risiko, Tindakan dan Usaha Keselamatan, Aman dan Hati-hati) di lingkungan kerja.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum menegaskan bahwa Perusahaan terus menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam menjalankan operasional dan bisnis perusahaan.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai juga menerapkan Stop Work Authority (SWA), yakni hak dan kewajiban setiap pekerja, kontraktor, maupun mitra kerja untuk menghentikan pekerjaan apabila berpotensi menimbulkan cedera, kerusakan aset, maupun dampak terhadap lingkungan.

“Tidak ada target yang lebih penting dari keselamatan. Komitmen terhadap HSSE menjadi nilai utama yang terus Kilang RU II Dumai jaga dan diperkuat untuk mewujudkan operasional yang selamat, andal, dan berkelanjutan demi menjaga keberlanjutan energi nasional,” pungkas Muhammad Rum. ***(rls/mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Kamis, 11 Juni 2026

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses

Vario 160 Melesat Kencang, Astra Honda Dream Cup 2026 Regional Riau Berakhir Sukses.

Advertorial
Rabu, 10 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna Buka Turnamen Domino bertajuk “Tanding Lacak” Rangka Milad Inhil ke 61

Iwan Taruna Hadiri Pertandingan Turnamen Domino bertajuk “Tanding Lacak” Rangka Milad Inhil ke 61.

Galeri
Jumat, 08 Mei 2026

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Galeri, Diskominfopers dan Disdik Inhil Percepat Persiapan SPMB Digital Melalui Portal Layanan Terpadu

Advertorial
Rabu, 03 Juni 2026

40 Bikers Honda Unjuk Kemampuan Berkendara di Safety Riding Regional Competition 2026

40 Bikers Honda Unjuk Kemampuan Berkendara di Safety Riding Regional Competition 2026.

Berita Lainnya

Senin, 15 Juni 2026

Diusulkan Masuk PSN, Arena Pacu Jalur Teluk Kuantan Segera Ditata


Senin, 15 Juni 2026

Bongkar Begal dan Sindikat Curanmor, 18 Kendaraan Hasil Kejahatan Diamankan Polda Riau


Senin, 15 Juni 2026

Honda HEAT Show-Off Sukses Memikat Antusiasme Ratusan Pengunjung Pangkalan Kuras


Senin, 15 Juni 2026

Disambut Wabup Hendrizal, 214 Jemaah Haji Inhu Tiba dengan Selamat


Senin, 15 Juni 2026

Kepala Kesbangpol Riau Lepas Capaska Tingkat Nasional


Senin, 15 Juni 2026

Pemkab Kuansing Bersama Sejumlah Perusahaan Tekan MoU Terkait Penanganan Jalan


Senin, 15 Juni 2026

Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Monitoring Pemanfaatan Lahan Masyarakat


Senin, 15 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026 di Riau Dimulai dari Kediaman Plt Gubernur


Senin, 15 Juni 2026

DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Inhil


Senin, 15 Juni 2026

PTPN IV Dukung KSOP Pekanbaru Satukan Stakeholder Perkuat Rantai Logistik Riau


Senin, 15 Juni 2026

Polsek Tanah Putih Gelar KRYD Malam Hari, Ciptakan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif


Senin, 15 Juni 2026

Senat Universitas dan Panitia Pilrek Rawan Tabrak Statuta Baru, Keabsahan Hasil Pilrek 2026-2030 Terancam


Senin, 15 Juni 2026

Polsek Pujud Intensifkan KRYD Malam Hari, Sasar C3, Narkoba dan Premanisme


Minggu, 14 Juni 2026

Kabur ke Batam, Pelaku Penganiayaan Pekerja PT SBP Ditangkap Polres Inhu


Minggu, 14 Juni 2026

Pria 65 Tahun di Dumai Diduga Cabuli Sejumlah Anak, Modus Iming-imingi Uang dan Rambutan


Minggu, 14 Juni 2026

Warga Desa Bantan Sari Didorong Agar Manfaatkan Lahan Kosong untuk Pangan


Minggu, 14 Juni 2026

PN Siak Sukses Gelar Sidang Keliling Perdana


Minggu, 14 Juni 2026

Patroli dan Sosialisasi Karhutla, Polsek Tanah Putih Ajak Warga Peduli Lingkungan


Sabtu, 13 Juni 2026

Friendly Match Kodam XIX/TT dan Pelti Riau Pererat Silaturahmi, Kejurnas Piala Pangdam Segera Digelar


Sabtu, 13 Juni 2026

Rumah Warga di Teluk Mega Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp400 Juta