Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Ketegangan di Sungai Jalau: Abaikan Arahan Kapolres, PT Kuari Kampar Utara Diduga Kerahkan Preman Bongkar Portal Warga



Riauterkini-KAMPAR UTARA– Situasi di Desa Sungai Jalau, Kecamatan Kampar Utara, sempat memanas pada Jumat 10/4. Bukannya mengindahkan arahan Kapolres Kampar untuk melakukan mediasi ulang terkait sengketa dengan warga, pihak PT Kuari Kampar Utara justru diduga mendatangkan sekelompok orang yang ditengarai sebagai preman bayaran untuk membuka paksa portal yang disegel masyarakat.

Aksi sepihak perusahaan ini memicu reaksi keras dari warga setempat yang telah lama menuntut kejelasan terkait penghitungan kerugian serta realisasi janji-janji perusahaan yang hingga kini belum terpenuhi.

Kronologi Kejadian
Penyegelan portal oleh warga pada Jumat (3/4/26) yang lalu merupakan bentuk tindak lanjut atas rekomendasi yang dikeluarkan Komisi 3 DPRD Provinsi Riau yang diabaikan oleh perusahaan. Pada Kamis (9/4) Kapolres Kampar telah melakukan mediasi kedua belah pihak dan memberikan instruksi agar kedua belah pihak menahan diri dan menyelesaikan masalah melalui jalur mediasi ulang. Arahan tersebut mencakup penghitungan ulang kerugian yang dialami masyarakat serta penagihan komitmen yang pernah dijanjikan pihak manajemen PT Kuari Kampar Utara. Namun, alih-alih hadir dengan solusi damai, pihak perusahaan diduga mendatangkan orang tak dikenal yang bertujuan intimidatif di lokasi portal justru menyulut emosi massa.

Perlawanan Warga dan Tindakan Kepolisian
Melihat adanya niat upaya pembongkaran paksa oleh kelompok tersebut, ratusan warga Desa Sungai Jalau segera berkumpul dan melakukan penghadangan. Beruntung, aparat dari Polres Kampar yang berada di lokasi bertindak sigap.

Kami hanya menuntut hak masyarakat dan janji perusahaan. Tapi mereka malah mengirim orang-orang luar untuk menakut-nakuti kami. Kami tidak akan mundur sebelum ada keadilan," ujar Darmiadi.

Berkat kekompakan masyarakat dan ketegasan aparat kepolisian di lapangan, kelompok yang diduga preman bayaran tersebut akhirnya berhasil diusir keluar dari wilayah desa tanpa sempat merusak 7 portal lebih jauh.

Kondisi Terkini
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Sungai Jalau berangsur kondusif, namun warga tetap melakukan penjagaan ketat di area portal. Masyarakat berharap pihak terkait memanggil pimpinan PT Kuari Kampar Utara untuk mempertanggungjawabkan tindakan provokatif ini dan segera melalukan pencabutan izin perusahaan.

Pihak manajemen PT Kuari Kampar Utara belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pengerahan massa tersebut. Sementara itu, Polres Kampar terus memantau guna mengantisipasi adanya konflik susulan.***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 08 April 2026

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Enam Dekade Menjemput Berkah: BRK Syariah Perkuat Ekonomi Daerah di Usia ke-60

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Senin, 06 April 2026

Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru Sedot Antusias Ribuan Pengunjung

Kehadiran Honda Premium Matic Day di Mal SKA Pekanbaru direspon positif. Ribuan pengunjung antusias berdatangan.

Advertorial
Minggu, 29 Maret 2026

Bina UMKM Desa, Cara PT Sari Lembah Subur Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Sekitar

PT Sari Lembah Subur punya cara khusus meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Melakukan pembinaan ekonomi.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Jumat, 20 Maret 2026

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru

Hadirkan Program Menarik untuk Konsumen, Honda AT Family Day Sukses Digelar di Mal SKA Pekanbaru.

Berita Lainnya

Jumat, 10 April 2026

Gotong Royong, Polisi Wujudkan Lingkungan Bersih dan Pelayanan Prima


Jumat, 10 April 2026

Indonesia–PBB Dukung Akses Pembiayaan dan Teknologi Pertanian Ketahanan Iklim bagi Petani Kecil


Jumat, 10 April 2026

Sering Terjadi Kecelakaan di Jalintim Sorek Satu, DPRD Pelalawan Minta Dishub Bertindak


Jumat, 10 April 2026

Personel Lanud Rsn dan Avsec Bandara SSK II Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu


Jumat, 10 April 2026

Polda Riau Turut Berduka Atas Kematian Siswa SMP Saat Praktik Sains di Siak


Jumat, 10 April 2026

LPG Oplosan Terbongkar, PPN Sumbagut Apresiasi Polda Sumbar


Jumat, 10 April 2026

Polsek Tanah Putih Gencarkan Sosialisasi Larangan Bakar hutan dan Lahan


Kamis, 09 April 2026

PGN Group Raih Penghargaan Proper Emas dan Hijau 2025, Bukti Konsistensi Inovasi Sosial dan Lingkungan


Kamis, 09 April 2026

Distribusi BBM di Pulau Bengkalis Kembali Normal, Antrean Panjang di SPBU Hilang


Kamis, 09 April 2026

Tunda Panen demi Mutu, Bisnis Kopi PTPN IV Tetap Raup Laba pada Awal 2026


Kamis, 09 April 2026

Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif, Polisi Patroli di Ukui Pelalawan


Kamis, 09 April 2026

Kapolres Inhil Pimpin Upacara Sertijab Kabag Log, Kapolsek dan Pelantikan PS Kasat Binmas


Kamis, 09 April 2026

Ribuan Liter Solar Subsidi Disita Polisi di Kuala Kampar Pelalawan


Kamis, 09 April 2026

Diduga Simpan Sabu, Pasutri di Desa Kesuma Pelalawan Ditangkap Polisi


Kamis, 09 April 2026

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dan Kilang Sungai Pakning Sabet Penghargaan PROPER Hijau 2025


Kamis, 09 April 2026

Peringati ke - 80 HUT TNI AU, Lanud Rsn Gelar Ziarah dan Anjangsana


Kamis, 09 April 2026

Diduga Dibunuh, Pria di Berancah Bengkalis Ditemukan Tewas di Dapur


Kamis, 09 April 2026

Korupsi Pengelolaan Keuangan Migas, Dirut dan Direktur Keuangan PT SPR Dituntut 7 Tahun dan 6 Tahun Penjara


Kamis, 09 April 2026

Polres Siak Selidiki Penyebab Tewasnya Siswa SMP Sains Tahfizh Islamic Center


Kamis, 09 April 2026

PTPN IV PalmCo-Pekanbaru Hospitality Institute Perkuat Kemandirian Kewirausahaan Pemuda Riau