Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar

Riauterkini-PEKANBARU-Membutuhkan waktu lebih kurang 16 tahun sejak 2010 silam, pendidikan vokasi di Bumi Lancang Kuning terus mengalami perkembangan dan kemajuan. Hal itu tak lepas dari peran penting tim Main Dealer Honda wilayah Riau, Capella Dinamik Nusantara (CDN) dalam mensupport program yang diinisiasi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) tersebut.

Di 2010 dulu, terbentuknya pendidikan vokasi di Riau diawali dengan kerjasama antara Capella Honda dengan beberapa SMK Mitra Binaan yang sudah memiliki jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM). Hanya saja jumlahnya masih sangat sedikit, baru tiga sekolah yakni SMKN 5 Pekanbaru, SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru dan SMK Teknologi Balam, Kabupaten Rohil. Namun seiring berjalannya waktu dan berkat dukungan dari Capella Honda yang mengakomodir program pendidikan vokasi di Riau, jumlah SMK TBSM itupun semakin bertambah. Hingga tahun 2026 sudah berjumlah 27 SMK.

Meski keberadaan SMK Mitra Binaan tersebut telah bertambah dan terus berkembang, tentu ada perjuangan yang tidak mudah untuk mewujudkan semua hal itu. Bahkan demi kemajuan pendidikan vokasi di Riau, tim dari Capella Honda rela menempuh perjalanan jauh hingga ke pelosok dan daerah terluar untuk mengunjungi dan memberikan pelatihan ataupun pembinaan di lokasi SMK TBSM di setiap kabupaten/kota di Riau.

"Kalau untuk menempuh perjalanan ke SMK TBSM di Pekanbaru sangat mudah karena akses transportasinya juga tidak sulit, tapi untuk di wilayah yang jauh, seperti Tembilahan (Kabupaten Inhil), Rengat (Inhu), Pulau Bengkalis (Bengkalis), Dalu-dalu (Rohul), kami harus menempuh lokasi sampai ke pelosok-pelosok dan daerah terluar. Bahkan di Kabupaten Meranti, kami belum memiliki SMK Mitra Binaan. Tahun (2026) ini kami juga sedang merencanakan penambahan (SMK TBSM) di Kepulauan Bengkalis," kata Vocational Officer Capella Honda, Lahdi Pekbar Putra menceritakan pengalamannya kepada riauterkini.com, Senin (12/01/26).

Lahdi menuturkan, kunjungan ke SMK TBSM itupun wajib dilakukannya setiap bulan. Menurutnya, setiap bulannya ia dan tim Capella Honda minimal melakukan kunjungan dua kali. Dimulai dari sekolah terdekat hingga akhirnya ke sekolah yang jauh di pelosok daerah. Semua itu dilakukannya tak hanya sekedar sebagai tanggung jawab pribadi, tapi juga sudah menjadi komitmen Capella Honda untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Provinsi Riau.

"Sudah menjadi komitmen kami (Capella Honda) mendukung peningkatan serta kualitas pendidikan vokasi di wilayah Riau. Ini juga wujud implementasi Sinergi Bagi Negeri Capella Honda bagi dunia pendidikan," tegasnya.

Dia menjelaskan, hingga tahun 2026, SMK di Provinsi Riau yang sudah menjadi sekolah vokasi binaan PT AHM berjumlah 27 sekolah. Terdiri dari 6 SMK dengan grade A+, lalu 11 SMK dengan klasifikasi A dan 10 SMK dengan grade B. Kemudian untuk SMK dengan klasifikasi grade B, sudah memiliki 4 ruang kerja. Namun ruang engine dan kelistrikan masih bercampur menjadi satu saat digunakan. Sedangkan SMK grade A, memiliki 4 ruang kerja, hanya saja ruang engine dan ruang kelistrikan yang digunakan sudah saling terpisah. Sementara SMK grade A+ memiliki 6 ruang kerja, ruang engine dan kelistrikan terpisah seluruhnya dan tidak bercampur.

Adapun ke 27 SMK Mitra Binaan itu adalah grade A+ terdiri dari 6 sekolah yakni, SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru, SMKN 5 Pekanbaru, SMK Teknologi Balam (Kabupaten Rohil), SMKN 3 Mandau (Bengkalis), SMKN 1 Tuah Kemuning (Inhil) dan SMKN 1 Mempura (Kabupaten Siak).

Lalu di klasifikasi grade A terdiri dari 11 sekolah yaitu SMKN 1 Mandau (Bengkalis), SMKN 1 Rambah (Rohul), SMKN 1 Bangkinang (Kampar), SMK Multi Mekanik Masmur Pekanbaru, SMK Hasanah Pekanbaru, SMK Taruna Pekanbaru, SMKN 2 Dumai (Kota Dumai), SMKN 1 Pangkalan Lesung (Pelalawan), SMKN 1 Tapung (Kampar), SMKN 1 Singingi Hilir (Kuansing) dan SMKN 1 Tambusai (Rohul).

Selanjutnya grade B terdiri dari 10 sekolah, yaitu SMKN 1 Ukui (Inhu), SMKN 1 Bangko (Rohil), SMKN 2 Pinggir (Bengkalis), SMKN 1 Taluk Kuantan (Kuansing), SMKN 1 Siak Kecil (Siak), SMKN 1 Tandun (Rohul), SMKN 2 Tembilahan (Inhil), SMK Taruna Satria Pekanbaru, SMKN 1 Pangkalan Kerinci (Pelalawan) dan SMK Sultan Syarif Qasim (SSQ) Kandis (Kabupaten Siak).

"Khusus tenaga pendidik atau guru, di SMK grade B minimal harus memiliki 2 guru TBSM dan cukup dengan sertifikasi Bronze, tidak perlu Silver. Kalau SMK grade A minimal harus memiliki 4 guru TBSM dengan sertifikasi 1 Silver dan 2 Bronze. Sedangkan SMK grade A+ harus punya minimal 6 guru TBSM dengan sertifikasi 3 Silver," tutupnya.***(gas)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Senin, 27 Juli 2026

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Peringati HAN ke-42, Bupati Inhu Tegaskan Pemenuhan Hak Hak Anak

Galeri
Selasa, 23 Juni 2026

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan

DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Hari Jadi ke-242, KolaborAksi Jadi Kunci Wujudkan Kota Maju dan Berkelanjutan.

Advertorial
Kamis, 09 Juli 2026

100 Bikers Ramaikan Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru

Gelaran Vario Street Nation 2026 di Pekanbaru berlangsung meriah. Diikuti 100 pemotor alias bikers.

Advertorial
Selasa, 23 Juni 2026

HUT ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

HUT Ke-242 Pekanbaru, Dari Green City Hingga Rekor Dunia Talam Ketan Durian

Galeri
Rabu, 13 Mei 2026

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Galeri, Murid TK ABA Belajar Dunia Broadcasting di Diskominfops Inhil

Advertorial
Senin, 22 Juni 2026

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Ketua DPRD Inhil Hadiri Road To Bhayangkara Run dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80.

Berita Lainnya

Kamis, 06 Agustus 2026

Kolaborasi Forkopimda dan Satgas Gabungan, Karhutla di Riau Terkendali


Kamis, 06 Agustus 2026

Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Plt Gubri Tinjau Operasi Pasar Murah


Kamis, 06 Agustus 2026

Hampir Dua Pekan Diburu, Akhirnya Monyet Diduga Serang 18 Warga di Tembilahan Berhasil Ditangkap


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemprov Riau Tanam 2.500 Pohon di Stadion Utama, Wujudkan Ruang Hijau Berkelanjutan


Kamis, 06 Agustus 2026

Gerak Cepat, PPN Sumbagut Salurkan Bantuan Korban Bencana Banjir di Sumbar


Kamis, 06 Agustus 2026

Juara Umum, Petenis Belia Persembahkan Kado HUT RI bagi PTPN IV Regional III


Kamis, 06 Agustus 2026

Bertaruh Nyawa Tanpa Tabung Oksigen, Kisah Penyelam Tradisional Cari Bocah Tenggelam di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP Negeri Mulai Direalisasikan, Program Wako Agung Disambut Antusias


Kamis, 06 Agustus 2026

Polres Rohil dan Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Jarak Pandang Sulitkan Penyelam Cari Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

BKAD Gandeng Kejari Inhil Selesaikan Tunggakan Lelang 18 Kendaraan 2007-2013 Senilai Rp646 Juta


Kamis, 06 Agustus 2026

Fraksi PKB Inisiasi Ranperda Perlindungan Data Pribadi, Bapemperda DPRD Kampar Matangkan Naskah Akademik


Kamis, 06 Agustus 2026

Pilih Apel Siaga, Kapolres Kuansing Ajak Kompak Atasi Karhutla


Kamis, 06 Agustus 2026

Harmoni Pemkab dan Polres Meranti: Sambut Kapolres Baru, Siap Gelar Ekspedisi Merah Putih


Kamis, 06 Agustus 2026

Aksi Damai, 150 Atlet PAPERNAS 2024 Tagih Pelunasan Bonus


Kamis, 06 Agustus 2026

Malam Hari, Polsek Tanah Putih Sisir Titik Rawan Lewat Patroli Blue Light


Kamis, 06 Agustus 2026

Pemkab Kuansing Bentuk Tim Internal Atasi Pekat


Kamis, 06 Agustus 2026

Tim Gabungan Dikerahkan, Cari Seorang Bocah Hilang di Sungai Siak


Kamis, 06 Agustus 2026

Ironi Dibalik Kematian dr. Alex, Tak Bergaji dan Terlilit Pinjol