Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Hijaukan Bumi Lancang Kuning, PTPN IV Regional III Tanam 10.500 Pohon Sepanjang 2025

Riauterkini - PEKANBARU - PTPN IV Regional III, entitas di bawah Sub Holding PTPN IV PalmCo menebar kebiakan dengan berbagi dan menanam sedikitnya 10.5000 bibit pohon sebagai upaya membantu pemerintah daerah untuk menghijaukan Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau sepanjang 2025 ini.

Terbaru, bertepatan dengan momen Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang diperingati setiap 28 November, entitas yang sebelumnya bernama PTPN V ini menanam 3.200 bibit pohon serentak di Riau melalui program Palmco Green Movement, Menanam Hari Ini Menumbuhkan Masa Depan.

Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap dalam keterangannya di Pekanbaru, Jumat (28/11/25) mengatakan bahwa langkah ini merupakan implementasi dari prinsip perusahaan untuk memastikan setiap aktivitas usaha memberikan dampak positif yang terukur terhadap lingkungan.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan PTPN IV Regional III di Bumi Lancang Kuning tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga restorasi dan keberlanjutan lingkungan. Penanaman ribuan pohon ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk turutu menjaga keseimbangan ekologis,” kata pria berkacamata itu.

Program penghijauan yang diinisiasi PTPN IV Regional III sebagai bagian dari tanggung jawab sosial lingkungan ini, kata dia, melibatkan multi pihak, baik itu kelompok masyarakat, pemerintah daerah, serta sejumlah pihak terkait sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat keberlanjutan.

Langkah tersebut untuk memastikan wilayah-wilayah yang perlu mendapat atensi penguatan ekosistem hijau di wilayah masing-masing. Tidak hanya memperkuat ekologis, entitas juga memilih jenis pohon yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

"Untuk itu, kami memilih tanaman keras dengan beberapa jenis diantaranya buah-buahan tropika endemik Riau. Selain menghijaukan, juga bermanfaat melalui buah-buahan yang dapat dipetik nantinya," ujarnya seraya menjelaskan jenis pohon yang ditanam seperti mangga, matoa, aren, rambutan, serta tanaman lainnya seperti meranti dan mahoni.

Lebih jauh, Gusmar mengatakan bahwa selama ini program yang dilangsungkan mendapat respon sangat positif dari pemerintah dan masyarakat. Untuk program terbaru sebanyak 3.200 pohon, kegiatan penanaman dilakukan serentak di 26 titik di sekitar areal operasional kebun dan pabrik perusahaan.

Sementara sebelumnya, kegiatan serupa dilakukan dengan langsung membagikan ribuan bibit tanaman kepada seratusan desa yang berbatasan langsung dengan masyarakat. Pada medio tahun ini, entitas juga menggerakkan aksi tanam pohon dengan ribuan pelajar di ibu kota provinsi Riau, Pekanbaru. Kegiatan itu turut menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

“Riau merupakan salah satu provinsi dengan tantangan ekologis yang cukup besar. Karena itu, kami menempatkan pemulihan ekosistem sebagai prioritas utama. Penghijauan di area sempadan sungai adalah salah satu langkah mitigasi penting yang terus kami perkuat,” jelas Gusmar.

Selain penanaman pohon, PTPN IV Regional III juga aktif melakukan penebaran benih ikan di sejumlah aliran sungai. Program ini bertujuan memulihkan ekosistem perairan sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati.

Seperti halnya bibit pohon, penebaran bibit ikan dilakukan bekerja sama dengan kelompok masyarakat pengawas sungai, pemerintah desa, dan dinas terkait. Jenis ikan yang dilepas meliputi ikan patin, nila, dan baung, spesies yang memiliki nilai ekologis sekaligus ekonomis bagi masyarakat sekitar.

“Kami memahami bahwa keberlanjutan tidak hanya berbicara soal darat, tetapi juga ekosistem perairan. Sungai-sungai di Riau harus tetap menjadi sumber kehidupan. Karena itu, rehabilitasi melalui pelepasan bibit ikan kami pandang sebagai intervensi yang sangat penting,” demikian Gusmar.

Langkah PTPN IV Regional III sejalan dengan target keberlanjutan Holding Perkebunan Nusantara untuk memperkuat kontribusi terhadap program Net Zero Emission 2060, mengingat pohon merupakan penyerap karbon paling efektif dalam jangka panjang.

Selain itu, program ini menjadi bagian dari pelaksanaan CSR yang berfokus pada tiga dimensi: sosial, lingkungan, dan ekonomi. Masyarakat tidak hanya terlibat dalam penanaman, namun juga diarahkan untuk merawat kawasan yang telah dihijaukan agar manfaatnya berkelanjutan.***(Rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Jumat, 06 Maret 2026

Tinjau Pasar Murah di Rohil Plt Gubri Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Idulfitri

Plt Gubri tinjau pasar murah di Rohil. Stok pangan dipastikan aman hingga lebaran Idulfitri nanti.

Galeri
Jumat, 06 Maret 2026

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Momen Hangat Safari Ramadan, Plt Gubri SF Hariyanto Santuni Anak Yatim di Bagansiapiapi

Advertorial
Selasa, 03 Maret 2026

Plt Gubri Minta Hak Karyawan PT Trada Dituntaskan

Polemik PHK 18 Karyawan SPR Trada Memanas, Surat Dikirim Usai Mediasi Tak Capai Kesepakatan.

Advertorial
Minggu, 01 Maret 2026

Dukung Infrastruktur Pendidikan, Plt Gubri Bantu Jalan Sekolah SMAN 8 Dumai

Plt Gubri tetap prioritaskan kemajuan pendidikan. Tak terkecuali infrastruktur penunjang pendidikan.

Galeri
Kamis, 05 Maret 2026

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, Menko Polkam RI: Jaga Alam Tanggung Jawab Kita

Advertorial
Sabtu, 28 Pebruari 2026

Agrinas Bakal Beri Pemprov Riau Bagian Kelola Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH

Pemprov Riau bakal kelola perkebunan sawit dari PT Agrinas. Pengelolaanya akan dikelola oleh salah satu BUMD di Riau.

Berita Lainnya

Selasa, 10 Maret 2026

Pondok Pasantren Imam Saleh Tampung anak Yatim dan warga Kurang Mampu


Selasa, 10 Maret 2026

BRK Syariah Salurkan Bantuan untuk Masjid At-Taqwa dalam Safari Ramadan Pemprov Riau


Selasa, 10 Maret 2026

Jadi Ninja Sawit, Pengguna Perusak Otak di Bengkalis Digaruk Polisi


Selasa, 10 Maret 2026

Bhabinkamtibmas Hadiri EMP Mengajar di SDN 003 Rantau Bais, Rohil


Selasa, 10 Maret 2026

Diduga Cabuli Lima Bocah, Seorang Kakek di Bengkalis Diringkus Polisi


Senin, 09 Maret 2026

Dorong Pembangunan Daerah, BRK Syariah dan Pemkab Kuansing Sepakati Kerja Sama Perbankan


Senin, 09 Maret 2026

UNDP Luncurkan ASEAN Responsible Business Collective untuk Bantu Perusahaan Terapkan Standar Global Baru


Senin, 09 Maret 2026

Bupati Kuansing Lantik 1.055 PPPK Paruh Waktu


Senin, 09 Maret 2026

Antisipasi Bencana Karhutla, Pemkab Inhu Tetapkan Status Siaga Darurat


Senin, 09 Maret 2026

Hadapi Mudik Lebaran 2026, Polda Riau Gelar Rakor Operasi Ketupat


Senin, 09 Maret 2026

Musrenbang di Sabak Auh, Wabup Siak: Fokus Strategi Jemput Bola di Tengah Keterbatasan APBD


Senin, 09 Maret 2026

Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Dua Terdakwa Kasus Sabu di Rohil Divonis 3 Tahun Penjara


Senin, 09 Maret 2026

Kalapas Bengkalis : Media Mitra Strategis Sampaikan Informasi ke Masyarakat


Senin, 09 Maret 2026

Dishub Petakan Titik Rawan Kecelakaan Ruas Jalan Lintas di RIau


Senin, 09 Maret 2026

Polisi Pelalawan Amankan 2 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba


Senin, 09 Maret 2026

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana untuk Mengatasi Krisis Iklim


Senin, 09 Maret 2026

Siswa Kecewa, MBG SDN 028 Rengat Barat Inhu Ditunda


Senin, 09 Maret 2026

Polisi Ukui Bangunkan Warga Dalam Grebek Sahur Selama Ramadhan


Senin, 09 Maret 2026

Movie Time Sambil Ngabuburit, Capella Honda Gelar Event PCX Premium Movie Ride


Senin, 09 Maret 2026

Siak Perkuat Sinergi Pentahelix, Perusahaan Wajib Sinkronkan CSR dengan Program Daerah