Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
UNFPA–Kanada Perkuat Pendidikan Kebidanan untuk Kurangi Kematian Ibu di Indonesia



Riauterkini-JAKARTA – Seorang perempuan di Indonesia meninggal setiap jam akibat komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan. Angka Kematian Ibu (AKI) relatif tinggi di Indonesia, dengan 189 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup (Sensus Penduduk, 2020), sementara 91% kelahiran hidup ditolong oleh tenaga kesehatan terampil (Survei Kesehatan Indonesia, 2023). Kematian ibu masih menjadi isu pembangunan yang signifikan, meskipun terdapat peningkatan dalam jumlah bidan terdaftar, yang mencapai lebih dari 344.000 pada tahun 2023.

Diluncurkan di Jakarta, proyek IMPACT, sebuah kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Kanada serta UNFPA, berupaya mengatasi kematian ibu dengan intervensi komprehensif berbasis hasil untuk memperkuat layanan kebidanan di seluruh Indonesia. Hassan Mohtashami, Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia, menggarisbawahi pentingnya situasi ini. "Tidak seorang pun perempuan seharusnya meninggal saat melahirkan. Satu kematian ibu saja sudah terlalu banyak. Kita membutuhkan layanan persalinan berkualitas tinggi, perawatan obstetrik darurat, dan layanan keluarga berencana, untuk mengurangi angka kematian ibu," ujarnya. "Dengan memperkuat keterampilan dan profesionalisme bidan, kita berinvestasi langsung dalam kesehatan dan masa depan keluarga Indonesia."

Inisiatif tiga tahun ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak akan layanan kebidanan yang lebih baik, dengan menyadari bahwa bidan berperan sebagai pilar dasar layanan kesehatan ibu di Indonesia, terutama di masyarakat pedesaan dan terpencil yang layanannya masih terbatas. Program ini bertujuan untuk memberdayakan para penyedia layanan kesehatan garda terdepan ini melalui investasi strategis dalam kapasitas dan profesionalisme mereka, yang pada akhirnya berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu yang substansial.

Dengan mengadopsi metodologi pengajaran yang inovatif dan mengintegrasikan teknologi ke dalam program pendidikan kebidanan, program IMPACT akan memfasilitasi pertukaran pengetahuan antara para ahli kebidanan Kanada dan Indonesia. Dengan memanfaatkan pengalaman Kanada dalam membangun kebidanan sebagai profesi yang otonom dan berdaya, proyek ini akan menjadi tolok ukur bagi model-model perawatan yang berpusat pada perempuan untuk potensi adaptasi dan implementasi di Indonesia. Pendekatan kolaboratif ini dirancang untuk mendorong pembelajaran yang berharga dan berkontribusi pada pengembangan tenaga kebidanan yang lebih tangguh dan responsif di Indonesia.

"Kanada bangga bermitra dengan UNFPA dan Pemerintah Indonesia dalam program penting ini. Dengan memanfaatkan keahlian Kanada, termasuk dari Universitas McMaster, kami berkomitmen pada pertukaran pengetahuan yang akan membantu membangun profesi kebidanan yang tangguh, mandiri, dan berpusat pada perempuan, serta memastikan perawatan berkualitas tinggi bagi semua," ujar Juan-Pablo Valdes, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, mengomentari kemitraan ini.

Visi utama proyek ini adalah masa depan di mana setiap ibu di Indonesia menerima perawatan kebidanan yang terampil dan penuh kasih sayang, yang akan menghasilkan ibu yang lebih sehat, bayi yang lebih sehat, dan masa depan yang lebih cerah bagi semua.

Dr. Yuli Farianti, Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menyatakan: “Proyek IMPACT sangat selaras dengan agenda Transformasi Kesehatan nasional kita, yang memprioritaskan penguatan layanan kesehatan primer dan sumber daya manusia. Bidan merupakan fondasi layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, terutama di daerah-daerah terpencil. Kemitraan dengan UNFPA dan Kanada ini akan membekali para bidan kita dengan pendidikan berstandar internasional dan dukungan regulasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan mereka yang menyelamatkan jiwa. Visi utama kami adalah masa depan di mana setiap ibu di Indonesia menerima perawatan kebidanan yang terampil dan penuh kasih sayang, yang akan menghasilkan masyarakat yang lebih sehat dan bangsa yang lebih kuat.”***(rls)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Jumat, 21 Nopember 2025

Komisi I DPRD Riau Bahas Finalisasi Renja Kesbangpol 2026, Soroti Pelaporan Kegiatan dan Isu Strategis Daerah

Komisi I DPRD Riau Bahas Finalisasi Renja Kesbangpol 2026, Soroti Pelaporan Kegiatan dan Isu Strategis Daerah

Galeri
Rabu, 26 Nopember 2025

Riau Sepakati APBD 2026 — DPRD dan Pemprov Tandatangani KUA-PPAS

Riau Sepakati APBD 2026 — DPRD dan Pemprov Tandatangani KUA-PPAS. Berikut galeri fotonya.

Advertorial
Jumat, 21 Nopember 2025

Komisi II DPRD Riau Dorong Penguatan Program Inovatif dalam Finalisasi Renja Dinas Kelautan dan Perikanan 2026

Komisi II DPRD Riau Dorong Penguatan Program Inovatif dalam Finalisasi Renja Dinas Kelautan dan Perikanan 2026.

Advertorial
Kamis, 20 Nopember 2025

Komisi II DPRD Riau Tegaskan Efektivitas Program dan Pemerataan Kegiatan dalam Finalisasi Renja Dinas Pariwisata 2026

Komisi II DPRD Riau Tegaskan Efektivitas Program dan Pemerataan Kegiatan dalam Finalisasi Renja Dinas Pariwisata 2026

Galeri
Selasa, 25 Nopember 2025

Bapemperda Gelar Rapat Pembahasan Usulan Program Propemperda Provinsi Riau Tahun 2026

Bapemperda Gelar Rapat Pembahasan Usulan Program Propemperda Provinsi Riau Tahun 2026

Advertorial
Rabu, 19 Nopember 2025

Komisi II DPRD Riau Dorong Efisiensi Anggaran dan Prioritas Program dalam Finalisasi Renja Disperindagkop dan UKM 2026

Komisi II DPRD Riau Dorong Efisiensi Anggaran dan Prioritas Program dalam Finalisasi Renja Disperindagkop dan UKM 2026.

Berita Lainnya

Jumat, 28 Nopember 2025

Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Banjir Bandang di Sumbar, Sumut, dan Aceh ‎


Jumat, 28 Nopember 2025

Hibah Lahan untuk Mako Kopassus Bukti Konsistensi Kedermawanan Ayu Junaidi


Jumat, 28 Nopember 2025

Silaturahmi Dengan Kodam XIX/Tuanku Tambusai FABEM Riau Bahas Sinergi Pengamanan TNTN


Jumat, 28 Nopember 2025

Jelang Pengesahan, DPRD Inhu Perjuangkan Honor Perangkat Kelurahan di APBD 2026


Jumat, 28 Nopember 2025

Rumah Nenas Nastar Diresmikan Wabup Siak, Upaya RAPP Dorong UMKM Penyengat Jadi Sentra Olahan Nenas


Kamis, 27 Nopember 2025

Ketika Pemimpin Bicara dengan Hati, Pasien Terharu Dapat Pengobatan Lanjutan Gratis


Kamis, 27 Nopember 2025

Tekan Lakalantas, Satlantas Polres Inhu Cek Urin Supir Angkutan


Kamis, 27 Nopember 2025

Pimpinan PT Trada Belum Laporkan Pasca Rumahkan Karyawan ke Plt Gubernur Riau


Kamis, 27 Nopember 2025

Lantik 3.055 PPPK Paruh Waktu, Bupati Inhu Tekankan Dukung Program Pembangunan


Kamis, 27 Nopember 2025

Perkuat Kualitas Data Pemilih, KPU Riau Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025


Kamis, 27 Nopember 2025

KPID Riau Award 2025, Plt Gubri Tetapkan Empat Pilar Tugas KPI di Era Digital


Kamis, 27 Nopember 2025

KSOP Kelas IV Tembilahan Bantu 1 Unit Kursi Roda ke Balai Kekarantinaan Kesehatan


Kamis, 27 Nopember 2025

Tawarkan Paket Perawatan Kendaraan, Capella Honda Riau Hadirkan Program Khusus Ojek Online


Kamis, 27 Nopember 2025

Dikendalikan dari Lapas, Dua Kurir 28 kg Sabu Dibekuk Polda Riau


Kamis, 27 Nopember 2025

BC Bengkalis Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar, Selamatkan Negara dari Kerugian Rp671 Juta


Kamis, 27 Nopember 2025

Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI, Solidaritas Guru Ukui Diperkuat


Kamis, 27 Nopember 2025

Selain Renovasi Sekolah, BRI Peduli juga Serahkan Beasiswa


Kamis, 27 Nopember 2025

Gerak Cepat, Tim Raicet Satlantas Polres Pelalawan Urai Kepadatan di Lokasi Laka Lantas


Kamis, 27 Nopember 2025

Respon Himbauan BMKG, Bupati Kuansing Ingatkan Steakholder Terkait Tingkatkan Kewaspadaan


Kamis, 27 Nopember 2025

Enam Pembalak Liar Ditangkap, Polisi Pelalawan Sita Chainsaw di Lokasi