Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Ramah tamah Budaya yang Harus Dijaga Sebagai Magnet Utama Menarik Wisatawan Datang ke Kuansing

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Masyarakat Kuansing, dikenal akan keramatamahannya dalam menyambut tamu yang datang. Budaya ini sudah melekat sejak lama di seluruh wilayah Kuantan Singingi.

Hingga kini masih tetap bertahan, meskipun generasi silih berganti. Adat ini mengalir dalam setiap darah orang kuantan dan sudah seharusnya dijaga sebagai magnet utama untuk menarik wisatawan datang ke Kuansing, menyaksikan Pacu Jalur.

Sehingga setiap tamu yang datang ke Kuansing, merasa pulang ke Negeri sendiri, sebab, serasa berada di tengah-tengah keluarga karena dihargai dan dihormati.

Hal ini diungkapkan Datuak Sirajo Dinardin, Ketua Lembaga Adat Nagori (LAN) Kuantan Singingi, Jumat (18/7/2025) pagi kepada riauterkini.com

"Ramah tamah adalah budaya kita, sesuai tuntunan agama, tumbuh dalam adat istiadat, terlahir lewat adap. Ini mesti kita jaga dan pertahankan, sebab, Pacu Jalur sudah mendunia," ujar Datuak Sirajo, Dinardin.

Maka dari itu, ia mengajak seluruh masyarakat agar selalu mengedepankan budaya adat istiadat yang bersendi sarak, sarak bersendi kitabullah. Apalagi tamu yang datang saat ini sudah level mancanegara.

"Mudah-mudahan kita di Kuantan Singingi, tetap mempertahankan budaya adat istiadat yang sudah turun temurun ini. Sehingga tamu yang datang merasa nyaman saat berada di Kuansing," harapnya.

Dengan harapan, ketika tamu pulang ke Negerinya, mereka tidak hanya membawa cerita seputar budaya Pacu Jalur, tapi lebih jauh dari itu, adalah budaya ramah tamah yang membuatnya rindu untuk kembali datang ke Kuansing.

"Konsep ini amat lah penting, untuk membangun hubungan emosional yang baik dan memperkuat ikatan sosial, dengan tamu yang datang," kata Datuak Sirajo Dinardin.

Langkah ini, menurutnya perlu dibangun oleh setiap individu, sebab semua unsur mempunyai peran penting untuk mengenalkan budaya Pacu Jalur, agar lebih menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Pastinya dengan membangun reputasi positif, karena masyarakat yang ramah akan dapat membangun reputasi baik tentang daerah dan mereka bisa meyakinkan komunitasnya, untuk meningkatkan kepercayaan.

Maka keramahan masyarakat, akan dapat membawa dampak positif dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan ekonomi.

Terutama bisa meningkatkan pariwisata dan ekonomi lokal, tentunya dengan membuat wisatawan merasa lebih nyaman.

"Namun, keramahan juga perlu diimbangi dengan kesadaran akan batasan dan kebutuhan pribadi untuk menjaga keseimbangan dalam interaksi sosial," katanya.*** (Jok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Jumat, 13 Pebruari 2026

Polisi Ukui Gelar Jumat Curhat, Dengar Aspirasi Masyarakat


Jumat, 13 Pebruari 2026

Syukuran Sambut Ramadhan di Logas Tanah Darat, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong


Jumat, 13 Pebruari 2026

Kodim 0314 Inhil Terjunkan Puluhan Personil Ikut Gotong Royong Massal di Kota Tembilahan


Jumat, 13 Pebruari 2026

Sambut Ramadan, SMA Negeri 1 Tanah Putih Tanjung Melawan Gelar Baksos dan Berbagi Sembako


Jumat, 13 Pebruari 2026

‎Momentum Tingkatkan Kinerja, Enam Pegawai Lapas Bengkalis Naik Pangkat


Jumat, 13 Pebruari 2026

Polresta Pekanbaru Amankan Tiga Kurir Narkoba di Sebuah Kos Jalan Labersa


Jumat, 13 Pebruari 2026

Revitalisasi Rampung, PAG Pastikan Tangki LNG Arun Siap Beroperasi


Jumat, 13 Pebruari 2026

Mulai Dibuka, PalmCo Sediakan 1.000 Lebih Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026


Jumat, 13 Pebruari 2026

Perkuat Mitigasi Risiko, BRK Syariah dan Kejari Lingga Teken Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN


Kamis, 12 Pebruari 2026

Dukungan PBB: Indonesia Siapkan Strategi Baru Dorong UMKM Go Digital


Kamis, 12 Pebruari 2026

Program Kapolda Riau, Jembatan Merah Putih Presisi SDN 014 Putat Hampir Rampung


Kamis, 12 Pebruari 2026

Pemkab Kuansing Gelar Musrenbang Secara Serentak di 14 Kecamatan


Kamis, 12 Pebruari 2026

Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Unggul Bersertifikat


Kamis, 12 Pebruari 2026

Bupati Kuansing Hadiri Penyerahan LHP BPK


Kamis, 12 Pebruari 2026

KPK Periksa 10 Saksi Dugaan Kasus TPK Seret Nama Abdul Wahid


Kamis, 12 Pebruari 2026

Polisi Perkuat Patroli dan Edukasi Warga di Ukui Pelalawan


Kamis, 12 Pebruari 2026

PGRI Pangkalan Kuras Tetapkan Pengurus Baru Secara Aklamasi, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru


Kamis, 12 Pebruari 2026

Warung di Desa Angkasa Pelalawan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta


Kamis, 12 Pebruari 2026

BUMD Riau Pangan Bertuah Turun Tangan Kendalikan Harga Sembako Selama Ramadhan


Kamis, 12 Pebruari 2026

Diduga Konsumsi Perusak Otak, Pelajar di Bengkalis Diamankan Polisi