Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Riau: Jangan Legitimasi Perambah Hutan di TNTN

Riauterkini-PEKANBARU-Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Riau yang terdiri dari beberapa gabungan organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Pelalawan (HIPMAWAN), Forum Mahasiswa Islam Kuantan Singingi (FORMISKUSI), Laskar Melayu Riau dan Aliansi Masyarakat Adat Riau menyampaikan sikap tegas menolak kehadiran Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI, Adian Napitupulu, hal ini merupakan buntut dari pernyataannya bahwa masyarakat tidak boleh disalahkan atas aktivitas perambahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Pernyataan tersebut dianggap tidak tepat dan berisiko memperburuk krisis lingkungan yang saat ini sudah berada pada titik kritis di kawasan TNTN.

Taman Nasional Tesso Nilo merupakan kawasan konservasi penting di Provinsi Riau, yang awalnya ditetapkan sebagai benteng terakhir keanekaragaman hayati dataran rendah Sumatra. TNTN menjadi habitat kunci bagi spesies langka seperti gajah Sumatra dan harimau Sumatra, serta menyimpan cadangan karbon dan potensi ekologis yang besar bagi iklim regional dan nasional.

Namun sejak lebih dari satu dekade terakhir, TNTN menghadapi tekanan berat akibat aktivitas perambahan yang masif dan sistematis. Ribuan hektar hutan telah berubah menjadi kebun sawit ilegal, pemukiman liar, dan kawasan produksi yang tidak sesuai dengan fungsi konservasi. Berdasarkan data dari berbagai lembaga lingkungan hidup, lebih dari 75% kawasan TNTN saat ini telah dikuasai secara ilegal oleh pihak-pihak yang tidak memiliki hak.

Pemerintah melalui Satgas Penanganan Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah melakukan identifikasi dan pendekatan persuasif kepada masyarakat yang mendiami kawasan tersebut secara ilegal. Salah satu upaya yang kini tengah dijalankan adalah program relokasi mandiri yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam mencari solusi alternatif tempat tinggal dan mata pencaharian di luar kawasan taman nasional.

Namun proses ini kini terancam bias narasi, setelah Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI, Adian Napitupulu, mengeluarkan pernyataan bahwa masyarakat tidak boleh disalahkan dalam perambahan tersebut.

Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru, Givo Vrabora, menyebut bahwa pernyataan tersebut tidak hanya keliru, tetapi juga tidak kontekstual terhadap realitas di lapangan.

“Memang benar bahwa ada dugaan bahwa perambah TNTN ada perusahaan pemegang HPH akan tetapi tak terlepas pula ada masyarakat yang ikut merambah kawasan TNTN. Pernyataan Adian Napitupulu seolah-olah membenarkan bahwa merambah kawasan konservasi adalah hak masyarakat. Padahal yang terjadi di TNTN bukan sekadar persoalan kemiskinan atau keterpaksaan, tetapi ada banyak aktor yang secara terorganisir membuka kebun sawit ilegal bahkan memperjualbelikannya,” tegas Givo.

Menurut Givo, pembelaan semacam itu hanya akan menambah legitimasi terhadap praktik-praktik pelanggaran hukum, dan bisa menghambat program relokasi yang sedang dijalankan dengan penuh kehati-hatian oleh pemerintah.

“Alih-alih mendukung penyelesaian struktural terhadap konflik agraria dan lingkungan, pernyataan Adian justru menyederhanakan masalah dan memperkeruh upaya penyelamatan taman nasional. Ditambah Adian bukanlah anggota DPR RI yang berasal dari Dapil Riau sehingga tidak mengerti realitas dilapangan” lanjutnya.

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Riau menegaskan bahwa pendekatan terhadap masyarakat yang telah terlanjur tinggal di kawasan TNTN haruslah dilakukan secara manusiawi dan dengan prinsip keadilan sosial. Namun hal itu tidak bisa dijadikan pembenaran atas praktik perambahan yang bertentangan dengan hukum dan merusak masa depan lingkungan.

“Kami mendukung satgas PKH yang berupaya untuk menertibkan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo dari perambah hutan baik itu perusahaan maupun masyarakat. TNTN adalah warisan ekologis, dan harus terus dilestarikan. Untuk itu kami Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Riau Menolak kehadiran Adian Napitupulu karena Masyarakat Riau bukanlah konstituen Adian Napitupulu” tutup Givo.

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Riau akan terus mengawal isu ini, dan siap berdiri di garis depan bersama seluruh elemen masyarakat sipil yang mendukung perlindungan taman nasional dan penghentian praktik-praktik ilegal di kawasan konservasi.*** Rls

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 11 Pebruari 2026

Menumbuhkan Kehidupan Kembali: Langkah PHR Memulihkan Fungsi Tanah di Bumi Riau

PHR konsisten memulihkan fungsi tanah di Riau. Dalam rangka menumbuhkan kembali kehidupan.

Galeri
Rabu, 11 Pebruari 2026

Polisi Periksa 33 Saksi Kasus Pembunuhan Gajah di Ukui, Pelalawan

Pembunuhan gajah dan dugaan pencurian gadingnya diselidiki Polda Riau. 33 saksi telah diperiksa.

Advertorial
Selasa, 03 Pebruari 2026

Sinergi Bagi Negeri, Capella Group Kembali Gelar Donor Darah

Kepedulian dalam Sinergi Bagi Negeri kembali digelar. Berupa bakti sosial donor darah Capella Group.

Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Berita Lainnya

Jumat, 13 Pebruari 2026

Tawas untuk Dioplos, Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Perusak Otak di Pinggir


Jumat, 13 Pebruari 2026

TNI AU - RSAF Singapura Gelar Latma Tempur Hingga Pengisian Bahan Bakar di Udara


Jumat, 13 Pebruari 2026

BBKSDA Riau dan Polisi Patroli Gabungan Cegah Illegal Logging di Sungai Kerumutan


Jumat, 13 Pebruari 2026

Polisi Ukui Gelar Jumat Curhat, Dengar Aspirasi Masyarakat


Jumat, 13 Pebruari 2026

Syukuran Sambut Ramadhan di Logas Tanah Darat, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong


Jumat, 13 Pebruari 2026

Kodim 0314 Inhil Terjunkan Puluhan Personil Ikut Gotong Royong Massal di Kota Tembilahan


Jumat, 13 Pebruari 2026

Sambut Ramadan, SMA Negeri 1 Tanah Putih Tanjung Melawan Gelar Baksos dan Berbagi Sembako


Jumat, 13 Pebruari 2026

‎Momentum Tingkatkan Kinerja, Enam Pegawai Lapas Bengkalis Naik Pangkat


Jumat, 13 Pebruari 2026

Polresta Pekanbaru Amankan Tiga Kurir Narkoba di Sebuah Kos Jalan Labersa


Jumat, 13 Pebruari 2026

Revitalisasi Rampung, PAG Pastikan Tangki LNG Arun Siap Beroperasi


Jumat, 13 Pebruari 2026

Mulai Dibuka, PalmCo Sediakan 1.000 Lebih Kursi Mudik Gratis Lebaran 2026


Jumat, 13 Pebruari 2026

Perkuat Mitigasi Risiko, BRK Syariah dan Kejari Lingga Teken Kerja Sama Hukum Perdata dan TUN


Kamis, 12 Pebruari 2026

Dukungan PBB: Indonesia Siapkan Strategi Baru Dorong UMKM Go Digital


Kamis, 12 Pebruari 2026

Program Kapolda Riau, Jembatan Merah Putih Presisi SDN 014 Putat Hampir Rampung


Kamis, 12 Pebruari 2026

Pemkab Kuansing Gelar Musrenbang Secara Serentak di 14 Kecamatan


Kamis, 12 Pebruari 2026

Akselerasi Peremajaan Sawit Rakyat, PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Unggul Bersertifikat


Kamis, 12 Pebruari 2026

Bupati Kuansing Hadiri Penyerahan LHP BPK


Kamis, 12 Pebruari 2026

KPK Periksa 10 Saksi Dugaan Kasus TPK Seret Nama Abdul Wahid


Kamis, 12 Pebruari 2026

Polisi Perkuat Patroli dan Edukasi Warga di Ukui Pelalawan


Kamis, 12 Pebruari 2026

PGRI Pangkalan Kuras Tetapkan Pengurus Baru Secara Aklamasi, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru