Logo RTC
Logo AMSI
Logo HUT RTC Ke 22
 
 
 
Dikritik Soal WDP, Gubri Wahid Sebut Saya Ini Cuma Kebagian Cuci Piring

Riauterkinin- PEKANBARU - Buruknya pengelolaan tata keuangan Pemerintah Provinsi Riau pada 2024 lalu telah diganjar penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau.

WDP berarti bermakna banyak temuan laporan keuangan yang belum sesuai standar akuntansi atau harus diperbaiki. Meski begitu ada pihak-pihak yang justru mengkritik, menyalahkan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid yang baru dilantik 20 Februari 2025 lalu.

"Saya inikan dilantik Februari 2025. Berarti urusan saya itu ya 2025. Kalau masalah itu 2024 berarti itukan urusan yang lama-lama," tegas Gubri Wahid, Ahad (8/6/25).

Seperti diketahui, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), BPK mengungkap sejumlah persoalan yang harus jadi perhatian. Di antaranya prihal utang daerah yang mencapai Rp1,76 triliun. Utang tersebut termasuk kewajiban kepada pihak ketiga sebesar Rp40,81 miliar, yang harus dibayarkan kepada kontraktor dan penyedia jasa .pada tahun sebelumnya. Akibat besarnya beban utang tersebut menjadi beban keuangan pemerintahan provinsi 2025 ini.

"Jangan gara-gara orang makan nangka, kita pula kena getahnya. Enggak boleh begitu. Mestinya, kalau dia yang makan nangkanya ya dia yang tanggung getahnya gitu," ungkap Wahid.

Mantan anggota DPR RI ini pun menganalogikan kepada pengkritik yang menurutnya salah alamat tersebut, pemerintahan yang sedang dipimpinya saat ini seperti sedang cuci piring. Dimana piring-piring kotor merupakan peninghalan lama tersebut justru menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskannya saat ini.

"Jangan sering-sering lempar tanggung jawab. Jadi ibaratnya kalau orang pestanya sudah usai, saya bagian cuci piring," ujar Wahid.

Ada pun tindak lanjut hasil BPK RI prrihal WDP, Wahid memastikan sudah memerintahkan kepada jajaran terkait untuk menindaklanjuti hasil temuan keuangan. Di mana dalam tempo dua bulan paling lambat, temuan dari BPK tersebut sudah wajib dituntaskan.

Wahid sendiri mengaku tak ingin masalah ini berbuntut jadi masalah hukum. Cukuplah penilaian opini WDP dari BPK ini menjadi kado pahit diawal 100 hari kepemimpinanya.

"Saya sudah baca ada sebanyak 153 temuan yang dari keuangan dari kinerja itu ada sekitar 100-an juga 93 kalau nggak salah temuan dari sisi kepatuhan itu ada 93. Ini harus kita tuntaskan dua bulan ke depan," papar Wahid.

Wahid sendri menyatakan tak ingin menyalahkan siapa siapa-siapa. Namum catatan dari BPK tersebut harus segera dituntaskan. Dengan begitu, program kerja untuk membangun Riau pun bisa terwujud. ***(mok)

 
BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat Berbasis Pemberdayaan Potensi Lokal di Kabupaten Pelalawan.

Galeri
Jumat, 28 Nopember 2025

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Bupati Inhil Buka Secara Resmi Giat Publikasi Stunting Dan Advokasi Lintas Sektor

Advertorial
Senin, 19 Januari 2026

Touring Bersama New PCX 160, Betah dan Nyaman Tanpa Khawatir Merasa Lelah

Komunitas New PCX 160 Pekanbaru gelar touring bersama. Perjalanan panjang menjadi nyaman dan tanpa kelelahan.

Advertorial
Senin, 12 Januari 2026

Demi Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, Tim Capella Honda Tempuh Lokasi Pelosok dan Terluar

Tim Capella Honda tempuh lokasi pelosok dan terluar. Kerja nyata majukan pendidikan vokasi di Riau.

Galeri
Kamis, 27 Nopember 2025

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Galeri, Pelantikan Pengurus LAMR 2025–2030, Bupati Inhil Terima Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah

Advertorial
Sabtu, 10 Januari 2026

Awali 2026, Capella Honda Hadirkan Program TRENDI dengan Beragam Keuntungan Menarik

Ayo dapatkan banyak keuntungan menarik dari Program TRENDI. Sambutan manis untuk tahun 2026 dari Capella Honda.

Berita Lainnya

Kamis, 22 Januari 2026

Bupati Suhardiman Gandeng ITB Tingkatkan Kualitas SDM Kuansing


Kamis, 22 Januari 2026

Rumah Tenun Pulau Payung Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat dan Potensi Lokal di Pelalawan


Kamis, 22 Januari 2026

Polda Riau Tetapkan 9 Tersangka Kasus Perusakan Fasilitas PKH di TNTN


Kamis, 22 Januari 2026

Danantara: Transformasi PalmCo Perkuat Kemandirian Pangan dan Energi Nasional


Kamis, 22 Januari 2026

Kerugian Rp34 M, Camat Bandar Petalangan Tersangka Baru Korupsi Pupuk Subsidi di Pelalawan


Rabu, 21 Januari 2026

Cegah Karhutla, Polsek Tanah Putih Intensifkan Patroli Karlahut


Rabu, 21 Januari 2026

Kejari Kuansing Musnahkan Sejumlah Barang Bukti Narkotika


Rabu, 21 Januari 2026

PEMA dan PGN Perkuat Sinergi Percepatan Hilirisasi Gas Bumi untuk Bangkitkan Ekonomi Aceh


Rabu, 21 Januari 2026

Baru Beberapa Hari Menjabat, Kapolsek Kerumutan Bersama BKSDA Sudah Ungkap Kayu Olahan Ilegal


Rabu, 21 Januari 2026

Tiga Oknum Polisi Aktif Terseret Kasus Narkoba di Bengkalis, Diduga Ditangkap Saat Pesta


Rabu, 21 Januari 2026

Muflihun Gugat Polda Riau Sebesar Rp15 Miliar


Rabu, 21 Januari 2026

DLH Bengkalis Imbau Masyarakat Berperan Aktif Pilah Sampah


Rabu, 21 Januari 2026

Tekan Aksi Premanisme, Polisi di Ukui, Pelalawan Intensifkan KRYD


Rabu, 21 Januari 2026

Seekor Buaya Muncul di Kawasan Pemukiman Warga di Inhil


Rabu, 21 Januari 2026

Wako Pekanbaru Diundang Ikut Workshop Olah Sampah di Jepang


Rabu, 21 Januari 2026

Polres Rohil Tegaskan Komitmen Pengelolaan Anggaran Berintegritas Lewat Penandatanganan Pakta Integritas 2026


Selasa, 20 Januari 2026

Harimau Sumatera Kerap Muncul di Desa Pulau Muda Pelalawan, Polisi dan BBKSDA Lakukan Mitigasi


Selasa, 20 Januari 2026

Dukung Asta Cita Presiden RI, Polsek Tanah Putih Cek Lokasi Ketahanan Pangan Jagung di Putat


Selasa, 20 Januari 2026

Korupsi Pembangunan Hotel Kuansing,Saksi Ahli Sebut Eksekutif Merupakan Penanggung Jawab Anggaran


Selasa, 20 Januari 2026

Sesuai Mekanisme, Penertiban Kios Pasar Bawah Telukkuantan Gunakan Tiga Alat Berat