Logo RTC
 
First Resources Miliki Izin Sah dan Dorong Penerapan UUCK

Riauterkini - PEKANBARU - Manajemen First Resources membantah semua tudingan dan fitnah yang disampaikan mengatasnamakan mahasiswa serta pemuda dalam berkali-kali unjuk rasa mereka di Pekanbaru, Riau, maupun Jakarta.

Corporate Communications Manager First Resources, Indah PS, mengatakan tudingan 8 anak perusahaan yang disebutkan dalam aksi milik Surya Dumai Group (SDG), tidaklah benar. Sudah sejak lama Martias Fangiono bukan pemilik SDG, melainkan beralih di bawah First Resouces Group.

"Selain itu, kedelapan perusahaan yang disebut-sebut pengunjuk rasa tak mengantongi Hak Guna Usaha (HGU) juga tidak benar. Kita memiliki HGU serta Izin Pelepasan Kawasan Hutan dari pemerintah," ungkap Indah, Senin (28/11/22).

Pada akhir pekan lalu, Sabtu (26/11/22), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD). Saat acara tersebut, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi (Asistel Kejati) Riau, Rahardjo Budi Kisnanto, mengatakan berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2021 tentang Tata Cara Pengenaan Sanksi Administratif dan Tata Cara Penerimaan Negara Bukan Pajak Berasal Dari Denda Administratif di Bidang Kehutanan.

Dinyatakan dengan jelas dan tegas jika terdapat keterlanjuran kegiatan usaha dalam kawasan hutan sebelum lahirnya UU tersebut, penyelesaiannya menerapkan prinsip ultimum remedium.

Prinsip tersebut, urainya, lebih mengedepankan pengenaan sanksi administratif sebelum dikenai sanksi pidana terhadap pelanggaran bersifat administratif.

Tak hanya itu, dalam Pasal 110A UUCK pada pokoknya juga mengatur kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit telah terbangun, memiliki izin lokasi atau izin usaha di bidang perkebunan sesuai Rencana Tata Ruang, akan tetapi belum mengantongi izin di bidang kehutanan yang dilakukan sebelum berlakunya undang-undang tersebut, tidak dikenai sanksi pidana.

Melainkan diberikan kesempatan menyelesaikan pengurusan perizinan di bidang kehutanan dengan membayar Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) dan Dana Reboisasi (DR).

"Sedangkan Pasal 110B UUCK, pada pokokya mengatur kegiatan usaha pertambangan, perkebunan, dan kegiatan lain di dalam kawasan hutan dilakukan sebelum berlakunya UU tersebut, dan belum mempunyai perizinan di bidang kehutanan, tidak dikenai sanksi pidana, tetapi dikenai Sanksi Administratif berupa Penghentian Sementara Kegiatan Usaha, perintah pembayaran denda administratif, dan/atau paksaan pemerintah untuk selanjutnya diberikan persetujuan sebagai alas hak untuk melanjutkan kegiatan usahanya di dalam kawasan Hutan Produksi," jelas Jaksa Rahardjo.

Selain itu, Indah juga menampik tudingan pendemo mengenai First Resources telah melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Terkait pencucian uang, Pengamat Hukum Suryadi menyebutkan, pencucian uang merupakan perbuatan menempatkan, mentrasfer, membayarkan, membelanjakan, menyumbangkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, menukarkan, atau perbuatan lainnya atas harta kekayaan diketahuinya atau patut diduga merupakan tindak pidana dengan maksud untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan sehingga seolah-olah menjadi harta kekayaaan yang sah.

TPPU dapat diproses apabila telah ada tindak pidana asal (predicate crime) terlebih dahulu.

“TPPU hanya bisa dipakai, bila telah ada tindak pidana asalnya atau predicate crime. Kalau tidak ada, tidak bisa,” tegas Suryadi.

Manajemen, tambah Indah, meyakini Kejaksaan maupun Kepolisian akan menegakkan hukum atas dasar telah terjadi peristiwa hukum memiliki dasar-dasar kuat. Perusahaan yakin Kejaksaaan bekerja secara mandiri, bukan atas dasar desakan dari pengunjuk rasa mengatasnamakan mahasiswa maupun pemuda yang diduga telah diboncengi kepentingan pihak-pihak tertentu dengan motif pribadi dan kelompoknya.

"Demonstrasi dilakukan mengatasnamakan mahasiswa dan pemuda di Pekanbaru maupun Jakarta, diduga kuat telah disusupi oleh kelompok kepentingan tertentu beritikad buruk mengganggu iklim investasi tengah digalakkan pemerintah Indonesia, serta di Provinsi Riau, khususnya melalui pemberlakuan UUCK," ungkap Indah.

Selain tudingan di atas, unjuk rasa berjilid-jilid juga menuding perusahaan telah memiskinkan rakyat Riau. Indah mengatakan, keberadaan perusahaan perkebunan telah mengurangi pengangguran dengan menciptakan lapangan pekerjaan di bumi Lancang Kuning.

Tak hanya itu, keberadaan perusahaan terbukti nyata memberi kontribusi menciptakan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat desa-desa di sekitar perkebunan dalam bentuk program-program Corporate Social Responsibility (CSR) dan pembangunan kebun plasma untuk masyarakat.

Indah memastikan perusahaan akan melakukan langkah-langkah hukum terhadap pengunjuk rasa yang telah menuding dan memfitnah tanpa dasar dengan ancaman hukuman pidana pencemaran nama baik atau penghinaan karena telah melakukan penyebaran berita bohong (hoaks).

"Kita akan lakukan upaya-upaya hukum yang menuding, menuduh, serta memfitnah perusahaan tanpa dasar dengan hukuman pidana pencemaran nama baik atau penghinaan sesuai undang-undang berlaku di Indonesia," pungkas Indah.***(mok)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 25 Januari 2023

Kisah Inspiratif Peserta Magang PHR 2022, Dapat Ilmu dan Keluarga Baru

Para peserta magang PHR 2022 merasa sangat beruntung. Mendapatkan ilmu dan keluarga baru.

Galeri
Kamis, 15 Desember 2022

Galeri, 10 Destinasi Wisata di Kabupaten Indragiri Hilir

Indragiri Hilir punya potensi wisata menawan. Berikut ini 10 destinasi paling menggoda untuk dikunjungi.

Advertorial
Jumat, 02 Desember 2022

Wabup Meranti H.Asmar Hadiri Raker Penyelenggaraan Pemdes se-Riau 2022

Pemkab Meranti mengikuti Rakor penyelenggaraan Pemdes Riau 2022. Dihadiri Wakil Bupati H. Asmar.

Advertorial
Jumat, 25 Nopember 2022

Elegan dan Mewah, Honda WR-V Mengaspal di Riau

Honda WR-V resmi meluncur di jalanan Riau. Hadir dengan elegan dan mewah.

Galeri
Selasa, 06 Desember 2022

Galeri, Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025

Pengurus IDI Inhil Periode 2022-2025. Proaesinya dihadiri Bupati HM Wardan.

Advertorial
Rabu, 23 Nopember 2022

Wabup H. Asmar Lepas Pawai Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke- 77 Tahun 2022

Digelar pawai sempena Hari Guru dan HUT ke-77 PGRI. Dilepas Wakil Bupati Meranti H. Asmar.

Berita Lainnya

Senin, 30 Januari 2023

Pj Bupati Kampar Lantik Pengurus Forum CSR Kampar Masa Bakti 2023-2028


Senin, 30 Januari 2023

Beberkan Kebrutalan, Pendemo juga Minta Usaha Perkebunan PT DSI Ditutup


Senin, 30 Januari 2023

Marak Isu Penculikan Anak di Duri, Ini Imbauan Kapolres Bengkalis


Senin, 30 Januari 2023

Tabrak Pohon Hingga Patah di Lintas Bangkinang-Pekanbaru, Seorang Pelajar Tewas Mengenaskan


Senin, 30 Januari 2023

Ancam Bunuh Korban Pakai Linggis, Rampok Kejam Ditangkap Polsek Pujud


Senin, 30 Januari 2023

Pengurus LDI Rohil Resmi Dilantik Wabup H Sulaiman


Senin, 30 Januari 2023

Keberadaan Harimau Sumatera di Siak Tak Terdeteksi Lagi, BBKSDA Riau Minta Warga Tetap Waspada


Senin, 30 Januari 2023

Upacara Peringatan HUT ke- 42,
Waka Polres Siak: Satpam Salah Satu Bagian Esensial di Berbagai Sektor


Senin, 30 Januari 2023

HPN dan HUT ke-77, Bupati Bengkalis Siap Dukung Kegiatan PWI


Senin, 30 Januari 2023

Jalan Lintas Batang Cenaku Inhu Sudah Fungsional


Senin, 30 Januari 2023

LAM Riau Bangga Dengan Kehadiran Pesantren Tahfiz Masyarakat Bonai


Senin, 30 Januari 2023

Sidak Pasar, Wabup Siak Pastikan Stok Sembako Aman Sampai Idul Fitri


Senin, 30 Januari 2023

Banyak lobang, Partai Demokrat Pekanbaru Goro Perbaiki Jalan


Senin, 30 Januari 2023

Buka KEN 2023 di TMII, Menpar Terkesan Tradisi Pacu Jalur Kuansing


Minggu, 29 Januari 2023

Rusak Parah, Demokrat Riau Gerak Cepat Semenisasi Jalan Taman Karya


Minggu, 29 Januari 2023

SMAN 1 Pasir Penyu Satu-Satunya Sekolah Negeri di Inhu yang Mempelajari Bahasa Prancis dan Jerman


Minggu, 29 Januari 2023

Ngopi Bareng Sejumlah Tokoh,
Begini Cara Bupati Bengkalis Dekat dengan Masyarakat Duri


Minggu, 29 Januari 2023

Resmikan Gedung Baru SMKN 1 Pasir Penyu, Gubri Ingin IPM di Riau Merata


Minggu, 29 Januari 2023

Beberapa Poin Penting Berhasil Ditelurkan di Rakernas Hybrid Pordasi 2023


Minggu, 29 Januari 2023

Peduli Objek Wisata, PDI-P Kampar Tanam Pohon di Gulamo Tj Alai