Logo RTC
 
Korupsi, Oknum Pensiunan ASN Pemkab Inhu Ditahan Polisi

Riauterkini-RENGAT-Diduga melakukan tindak pidana korupsi kegiatan peningkatan produksi kedelai, seorang oknum pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Indragiri Hulu (Inhu) harus berurusan dengan penegak hukum dan ditahan Polres Inhu.

Ditahannya oknum pensiunan ASN Pemkab Inhu berinisial YI (60) yang diduga melakukan tindak pidana korupsi kegiatan peningkatan produksi kedelai yang bersumber dari dana APBN TA 2018 di Inhu, sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp1.311.605.000.

"Untuk saat ini baru satu orang yang ditetapkan tersangka yaitu berinisial YI selaku PPK dalam dugaan tindak pidana korupsi kegiatan peningkatan produksi kedelai yang bersumber dari dana APBN TA 2018 di Inhu, dengan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.311.605.000," ujar Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso dalam konfrensi pers yang digelar, (28/11/22) di Mapolres Inhu.

Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso yang didampingi AKP Agung Rama Setiawan Kasat Reskrim Polres Inhu dan AIPDA Misran PS Kasub Seksi Penmas Polres Inhu, menegaskan tindak pidana korupsi tersebut tidak dilakukan sendirian, kedepan akan terus dilakukan penyidikan dan pendalaman dengan meminta keterangan terhadap sejumlah saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Polda Riau serta pihak Kejaksaan.

"Baru satu yang ditetapkan tersangka yaitu YI dan sudah P21 untuk kemudian dilakukan serah terima tersangka dan barang bukti kepada JPU, namun demikian tindak pidana ini tidak dilakukan sendirian. Kami akan terus melakukan pendalaman dengan berkoordinasi kepada Polda dan Kejaksaan," tegasnya.

Dugaan tindak pidana korupsi ini dilakukan di Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Inhu dan Lokasi Tanam Kelompok Tani di Wilayah Kabupaten Inhu, berawal pada tahun 2018 disaat Kementerian Pertanian menganggarkan dalam APBN TA 2018 Dana Peningkatan Produksi Kedelai di Kabupaten Inhu dengan luas lahan 1.806 hektar sebesar Rp1.719.312.000 yang ditransfer langsung ke rekening 20 Kelompok Tani yang tersebar di Inhu dan tambahan untuk dua Kelompok Tani yang berasal dari pengalihan Dana Bantuan Kabupaten Rohul, sebesar Rp138.040.000 untuk luas lahan 145 hektar.

"Total Rp1.857.352.000 untuk 22 Kelompok Tani, dengan luas lahan 1.951 hektar. Dalam pelaksanaan kegiatan kelompok tani tidak melaksanakan sesuai dengan Rencana Usulan Kelompok (RUK), dikarenakan PPK meminta dan menerima sebagian uang dari Kelompok Tani yang tidak dapat dipertanggung jawabkan dan membuat SPJ tidak benar. Sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp1.311.605.000," ungkapnya.

Terhadap tersangka diterapkan pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat (1) KUH Pidana. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.*** (guh)

BERITA SEBELUMNYA :
Advertorial
Rabu, 25 Januari 2023

Kisah Inspiratif Peserta Magang PHR 2022, Dapat Ilmu dan Keluarga Baru

Para peserta magang PHR 2022 merasa sangat beruntung. Mendapatkan ilmu dan keluarga baru.

Galeri
Kamis, 15 Desember 2022

Galeri, 10 Destinasi Wisata di Kabupaten Indragiri Hilir

Indragiri Hilir punya potensi wisata menawan. Berikut ini 10 destinasi paling menggoda untuk dikunjungi.

Advertorial
Jumat, 02 Desember 2022

Wabup Meranti H.Asmar Hadiri Raker Penyelenggaraan Pemdes se-Riau 2022

Pemkab Meranti mengikuti Rakor penyelenggaraan Pemdes Riau 2022. Dihadiri Wakil Bupati H. Asmar.

Advertorial
Jumat, 25 Nopember 2022

Elegan dan Mewah, Honda WR-V Mengaspal di Riau

Honda WR-V resmi meluncur di jalanan Riau. Hadir dengan elegan dan mewah.

Galeri
Selasa, 06 Desember 2022

Galeri, Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025

Pengurus IDI Inhil Periode 2022-2025. Proaesinya dihadiri Bupati HM Wardan.

Advertorial
Rabu, 23 Nopember 2022

Wabup H. Asmar Lepas Pawai Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke- 77 Tahun 2022

Digelar pawai sempena Hari Guru dan HUT ke-77 PGRI. Dilepas Wakil Bupati Meranti H. Asmar.

Berita Lainnya

Senin, 30 Januari 2023

Pj Bupati Kampar Lantik Pengurus Forum CSR Kampar Masa Bakti 2023-2028


Senin, 30 Januari 2023

Beberkan Kebrutalan, Pendemo juga Minta Usaha Perkebunan PT DSI Ditutup


Senin, 30 Januari 2023

Marak Isu Penculikan Anak di Duri, Ini Imbauan Kapolres Bengkalis


Senin, 30 Januari 2023

Tabrak Pohon Hingga Patah di Lintas Bangkinang-Pekanbaru, Seorang Pelajar Tewas Mengenaskan


Senin, 30 Januari 2023

Ancam Bunuh Korban Pakai Linggis, Rampok Kejam Ditangkap Polsek Pujud


Senin, 30 Januari 2023

Pengurus LDI Rohil Resmi Dilantik Wabup H Sulaiman


Senin, 30 Januari 2023

Keberadaan Harimau Sumatera di Siak Tak Terdeteksi Lagi, BBKSDA Riau Minta Warga Tetap Waspada


Senin, 30 Januari 2023

Upacara Peringatan HUT ke- 42,
Waka Polres Siak: Satpam Salah Satu Bagian Esensial di Berbagai Sektor


Senin, 30 Januari 2023

HPN dan HUT ke-77, Bupati Bengkalis Siap Dukung Kegiatan PWI


Senin, 30 Januari 2023

Jalan Lintas Batang Cenaku Inhu Sudah Fungsional


Senin, 30 Januari 2023

LAM Riau Bangga Dengan Kehadiran Pesantren Tahfiz Masyarakat Bonai


Senin, 30 Januari 2023

Sidak Pasar, Wabup Siak Pastikan Stok Sembako Aman Sampai Idul Fitri


Senin, 30 Januari 2023

Banyak lobang, Partai Demokrat Pekanbaru Goro Perbaiki Jalan


Senin, 30 Januari 2023

Buka KEN 2023 di TMII, Menpar Terkesan Tradisi Pacu Jalur Kuansing


Minggu, 29 Januari 2023

Rusak Parah, Demokrat Riau Gerak Cepat Semenisasi Jalan Taman Karya


Minggu, 29 Januari 2023

SMAN 1 Pasir Penyu Satu-Satunya Sekolah Negeri di Inhu yang Mempelajari Bahasa Prancis dan Jerman


Minggu, 29 Januari 2023

Ngopi Bareng Sejumlah Tokoh,
Begini Cara Bupati Bengkalis Dekat dengan Masyarakat Duri


Minggu, 29 Januari 2023

Resmikan Gedung Baru SMKN 1 Pasir Penyu, Gubri Ingin IPM di Riau Merata


Minggu, 29 Januari 2023

Beberapa Poin Penting Berhasil Ditelurkan di Rakernas Hybrid Pordasi 2023


Minggu, 29 Januari 2023

Peduli Objek Wisata, PDI-P Kampar Tanam Pohon di Gulamo Tj Alai