Kamis, 10 Oktober 2019 07:19

Pastikan Pasokan Air Baku, PDAM TD Duri Datangkan Tim Ahli 

PDAM TD Duri mendatangkan tim ahli. Upaya untuk memastikan ketersediaan pasokan air baku.

Riauterkini - DURI - Rancunya pasokan air baku dan saling tuding antara Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma (TD) dan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), Rabu (10/10/19) pagi, Tim Ahli pengukuran suplai air pun diturunkan dari Cikeas, Jawa Barat.

Dalam pengukuran melalui alat yang ditempelkan pada pipa milik PDAM dan PT CPI itu dilakukan dengan seksama dan teliti dan hasilnya pun diluar dugaan bersama. Pasokan air yang diterima PDAM melalui pipanya setelah diukur hanya sebesar 32 Liter perdetik dan saat diukur pada pipa milik CPI yang berada pada waduk penampungan, terbaca sebesar 49 hingga 50 liter peredetik dan dinyatakan hilang sebesar 17 liter perdetik.

Melihat perihal tersebut, kedua belah pihak sempat bingung dan sepakat untuk mencari hilangnya 17 liter perdetik pasokan air baku itu yang berakibat ribuan pelaggan PDAM TD Duri harus kekurangan air bersih.

"Selama ini Chevron mengklaim jika pasokan air yang diberikan ke PDAM sebesar 70 liter perdetik, sementara yang kita terima beberapa bulan ini tidak lebih dari 40 liter perdetik, bahkan beberapa pekan ini sangat menurun hingga 32 liter perdetik. Makanya kita turunkan tim agar tidak terjadi fitnah akan pelayanan PDAM ke masyarakat,"ujar Kepala Cabang (Kacab) PDAM TD Duru, Darwin Ginting.

Dikatakan Darwin, selama ini pihak Chevron setiap memberikan keterangan kepada selalu mengatakan jika pasokan air bersih yang diberikan ke PDAM sudah cukup maksimal sebesar 70 liter per detik hingga menyudutkandan berakibat timbulnya fitnah dan tudingan miring dari masyarakat.

Usai Tim ahli yang berasal dari PT Instrutek Solusindo melakukan pengukuran, perwakilan dari PT CPI, Arianto dan Nasrun mengaku akan segera merubah laporan dan berjanji akan menyampaikan hasil pengukuran tersebut ke manajemen.

"Jika untuk menambah pasokan air baku seperti keinginan PDAM, saya rasa berat, mengingat usia pipa yang tidak muda lagi serta kekuatan pompa. Segera akan kami bahas di internal manajemen. Jika sistem Durolis selesai, kami pun akan memanfaatkannya dengan tidak memakai lagi pengambilan air dari sistem yang lama, namun karena Durolis belum difungsikan, kita terpaksa tetap menggunakan sistem ini,"terang Arianto.

Hingga kini, tim teknis PDAM TD terus bekerja mencari hilangnya pasokan air baku dari PT CPI sebesar 17 liter perdetik disepanjang pipa yang terbentang hingga ke perbatasan lahan PT CPI.*(hen)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang