Selasa, 8 Oktober 2019 12:40

Sudah Tiga Hari RSUD Rohul Merawat Bayi yang Dibuang Orang Tuanya di Desa Tambusai Barat

Bayi laki-laki yang diduga dibuang orang tuanya di Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai, masih dirawat intensif di RSUD Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-‎ RSUD Rokan Hulu (Rohul) sudah tiga hari terakhir merawat bayi laki-laki yang diduga kuat sengaja dibuang orang tuanya. Bayi malang ini ditemukan di depan rumah salah satu warga Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai.

Humas RSUD Rohul Rustam Efendi mengatakan bayi malang yang belum diberinama ini diantar ke RSUD oleh petugas Puskesmas Tambusai didampingi dan personel Polsek Tambusai, serta Kepala Dinsos P3A Rohul Hj Sri Mulyati S.Sos, M.Si, dan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinsos P3A Rohul Hadiyanto‎ pada Ahad (6/10/2019).

Informasi dari petugas Dinsos P3A Rohul, ungkap Rustam, bayi laki-laki yang lahir dalam kondisi tidak normal ini‎ ditemukan di depan rumah salah satu warga Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai pada Sabtu pagi (5/10/2019) sekira pukul 07.00 WIB.

Setelah diterima, bayi malang ini langsung dirawat khusus di ruangan inkubator RSUD Rohul. Kondisi terakhir, bayi dalam kondisi sehat, dan beratnya sudah sekira 2,8 kilogram.

"Kemarin sudah kita sampaikan, dirawat dulu‎ bayinya di Rumah Sakit Umum, kita selamatkan nyawanya nanti baru kita dudukkan bersama Dinas Sosial," jelas Rustam kepada riauterkinicom, Selasa (8/10/2019).

"Saya kira kalau orang tua kandungnya tidak mungkin setega itu‎ membuang bayinya," pungkas Rustam.

Di lain tempat, Sekretaris Dinsos P3A Kabupaten Rohul, April Liyadi SE, M.Si‎, mengatakan tahap awal dinasnya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan RSUD, dan bayi tersebut masih ditangani pihak RSUD Rohul.

Terkait dengan kondisi bayi yang tidak normal, diakui April,‎ Dinsos P3A Rohul telah mengirimkan surat ke provinsi‎ untuk minta petunjuk bagaimana penanganannya, karena Kabupaten Rohul sendiri belum punya resort Balita atau rumah singgah, dan calon orang tua asuhnya.

"Namun tetap anak ini kita utamakan dulu kesehatannya‎, ditangani pihak RSUD," tandas April.

Sementara, ‎Kapolsek Tambusai AKP Yuli Hasman mengaku penemuan bayi ini awalnya dilaporkan oleh Kepala Desa Tambusai Barat Imran Harahap ke pihaknya.

Melihat kondisinya, selanjutnya si bayi dibawa ke Puskesmas Tambusai, dan kemudian dirujuk‎ ke RSUD Rohul untuk penanganan lebih lanjut, karena si bayi memerlukan ruangan perawatan khusus dan inkubator.

"Jadi kita hanya bikin surat‎ pengantar saja, bahwa kita sudah menyerahkan ke Dinas Sosial," jelas Kapolsek.

"Kita sedang melakukan penyelidikan, siapa orang tua bayi ini," pungkasnya, dan mengaku hasil penyelidikan Polsek Tambusai‎ belum diketahui siapa orang tua bayi malang ini.‎***(zal)




 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang