Senin, 7 Oktober 2019 07:25

Imran Chaniago, Pengusaha Sukses ini Paling Potensial jadi Balon Wabup Kuansing

Pilkada Kuansing 2020 memunculkan sejumlah tokoh. Termasuk Imran Chaniago, pengusaha sukses yang potensial damping kepala daerah.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Sederetan nama-nama bakal calon wakil Bupati saat ini mulai santer disandingkan mendampingi Bupati Mursini untuk mengahadapi Pilkada 2020. Mulai dari kalangan politisi hingga pengusaha.

Salah satunya kalangan pengusaha yang mencuat adalah Imran Chaniago yang dinilai memiliki kans potensial berpasangan dengan Bupati Mursini.

Masuknya nama Imran Chaniago dalam bursa Calon wakil Bupati, menurut pengamat ekonomi dan politik Kuansing, Trian Zulhadi adalah hal sangat wajar dan perlu diperhitungkan.

Alasannya, kata Trian karena Imran Chaniago sudah tak asing lagi di mata masyarakat Kuansing, sebab di Pilkada 2015 namanya ikut mencuat dan mendaftar di KPU meskipun akhirnya kandas di tenga jalan.

"Jadi peluang besar bagi Bupati jika menggandeng Imran supaya bisa memenangkan kembali Pilkada 2020. Namun, tentunya itu semua kembali lagi kepada Bupati. Tapi pengamatan kita demikian, karena Imran masih mempunyai pendukung," jelasnya Senin (7/10/2019) pagi di Telukkuantan.

Tak asingnya nama Imran Chaniago ini kata Trian, karena pada perhelatan Pilkada 2015 lalu, Imran adalah kandidat yang paling gencar turun ke lapangan berbaur langsung dengan masyarakat melakukan komunikasi di seluruh wilayah Kuansing.

"Dia (Imran) orangnya kan low profile, sehingga muda menjalin komunukasi dengan masyarakat. Rata-rata masyarakat kita kan sangat menyukai orang seperti dia. Sebab, tak ada batasan sedikitpun dengan masyarakat ketika di lapangan. Ini lah keunggulan dimiliki Imran," beber Trian.

Kemudian sambung Trian, berbicara masalah kemampuan, Imran ini sangat mampu dari segala segi baik secara intelektual, materi maupun jaringan, itu semua menurutnya dimiliki Imran Chaniago yang merupakan putra Kenegerian Kari ini.

"Intelektualnya tak kita ragukan lagi selain memiliki segudang pengalaman ia juga seorang sarjana hukum dengan konsentrsi di bidang tata Negara. Dengan pengalamannya ia sudah banyak mengecapi persoalan-persoalan. Baik di pemerintahan maupun di swasta," ungkap Trian.

Lanjut Trian, begitupun dengan materi, Imran yang berlatar belakang pengusaha di bidang kontraktor tentunya tidak bisa dipandang enteng, buktinya pada Pilkada 2015 ia berani mengeluarkan biaya yang nilainya tidak sedikit.

Mengenai jaringan yang dimiliki Imran menurut Trian, juga tidak bisa disepelehkan, karena di tiap daerah Imran memiliki rekan pengusaha yang rata-rata levelnya adalah kalangan atas hingga sampai ke pusat. Bahkan kata Trian kalangan elit politik pun juga digaulinya.

"Tentunya jaringan dan potensi yang dimiliki Imran ini bisa dimanfaatkan untuk diaplikasikan bersama Bupati pada masyarakat Kuansing. Masyarakat kita tentu menginginkan perekonomian yang lebih baik, di sini lah peran Imran nantinya," kata Trian.

Sementara Imran sendiri, beberapa waktu lalu menyebutkan jika dipinang Bupati menjadi wakilnya menghadapi Pilkada 2020 ia pun siap. Jika pun tidak ia tetap akan memberikan saran dan sumbangsi untuk tanah kelahirannya Kuansing.

"Kalau dipinang kita juga siap dinda. Siap ini tentunya dalam artian yang luas. Baik dari segi materi, mental maupun yang lainnya. Namun, itu semua tentu kembali ke Bupati. Kalaun pun tidak kita tetap akan berbuat untuk Kuansing dan mendukung program-program beliau," ungkapnya.

Namun, seandainya jika dirinya memang dipinang mendampingi Bupati Mursini dan bisa memenangkan Pilkada, dirinyan sudah mempunyai rencana untuk tanah kelahirannya ini.

Rencananya ini, akan membenahi percepatan perekonomian masyarakat Kuansing, disegala sektor. "Tentunya untuk percepatan ini ada kerangka-kerangka yang telah kita persiapkan dan ini benar-benar telah kita rancang bersama tim ahli dibidangnya," ungkapnya.

Salah satu yang menjadi fokusnya sebagai langka awal adalah percepatan komoditi karet yang sudah dilakukan di Palembang, disaat harga karet di daerah lain merosot turun, di Palembang menurutnya masih stabil.

"Ini lah yang akan kita upayakan di Kuansing. Tapi sunggupun saya tidak dipinang Bupati menjadi wakil konsep ini tetap akan kita berikan," kata Imran.

Bupati sendiri saat ditemui di kediamannya belum lama ini, terkait siapa yang akan mendampinginya belum mau buka suara, karena masih fokus dengan pekerjaan dan menjalankan program yang ada di pemerintah sesuai visi misi yang pernah dibuat.

Kendati belum mau buka suara, untuk menentukan pasanganya ini, ia masih menunggu hasil survey dulu setelah itu ia baru akan menyampaikan kepada media.

"Tunggu saja kabarnya ya, sekarang kita fokus kerja dulu menyelesaikan program-program yang ada," jawabnya ketika itu.* (Jok


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang