Ahad, 6 Oktober 2019 20:18

JRR ke-7 Tahun 2019 Ditutup Bupati Rohul, Rider Dumai dan Rider Duri Berbagi Hadiah Utama

Event JRR ke-7 yang dilaksanakan selama dua hari telah resmi ditutup. Rider asal Dumai dan Duri berbagi hadiah utama di event tahunan ini.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Event Jelajah Rimba Rokan Hulu (JRR) ke-7, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang jatuh pada 12 Oktober 2019 berakhir pada Ahad sore (6/10/2019).

Event tahunan diikuti lebih dari 900 rider dari sejumlah daerah di Riau, dan peserta dari luar provinsi ini resmi ditutup oleh Bupati Rohul H. Sukiman, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul H Abdul Haris S.Sos, M.Si, serta Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawati.‎

Penutupan JRR ke-7 Tahun 2019 juga dihadiri Forkompinda Rohul, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Rohul, termasuk Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul Drs Yusmar M.Si.

‎Pada pengumuman panitia untuk pemenang pertama kelas Enduro‎ yaitu ‎D-Trex Dumai. Sedangkan rider dari X-Tar Rohul dan rider Kota Pekanbaru harus puas berada di urutan kedua dan ketiga.

Sedangkan untuk hadiah utama kelas Trabas Adventure dengan hadiah sepeda motor Kawasaki KLX 150 BF yang ditentukan melalui undian diterima oleh rider asal Duri, Kabupaten Bengkalis.

Ketua Panitia JRR ke-7 tahun 2019, Amir Luthfi, mengucapkan terima kasih ke seluruh pihak yang telah mensupport moral dan moril event JRR ini, termasuk Sekda dan Kadisparbud Rokan Hulu yang terus memberi support ke panitia selama event.

‎"Terima kasih juga kepada seluruh panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung," sampai Luthfi, dan meminta maaf ke seluruh peserta bila ada kekurangan di pelaksanaan JRR ke-7 selama dua hari.

‎Menurut Luthfi, JRR bukan hanya ajang untuk menjajal ekstrimnya rimba di Rohul. namun ikut serta dalam promosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Rohul, karena setiap pembuatan jalur sengaja dibuat melewati obyek wisata.

Event JRR ini, sambung Luthfi juga upaya komunitas trail di Rohul dalam mendatangkan wisatawan ke Negeri Seribu Suluk, sehingga membangkitkan ekonomi kreatif masyarakat, sebab peserta JRR bukan hanya dari Riau saja, tapi dari sejumlah provinsi di Indonesia.

‎Sebagai persembahan panitia, Disparbud Rohul, diakui Amir juga menyediakan kuliner Makan Bukancah untuk para rider yang telah berhasil menaklukkan rimba. Tradisi ini biasa dilakukan untuk menyambut tamu penting yang datang ke Rohul.

Sem‎entara, Bupati‎ Rohul Sukiman, di sambutannya mengaku JRR ke-8 tahun 2020 akan ditingkatkan lagi. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Riau (Dispar) Provinsi Riau Fahmizal Usman, untuk JRR ke-8 yang direncananya akan dilaksanakan pada 8 Agustus 2020‎.

Sukiman menargetkan peserta JRR ke-8 tahun 2020 lebih meningkat lagi, dan berupaya mendatangkan rider dari internasional. Menurut Bupati, JRR ini juga didukung oleh wakil rakyat. Dimana, sejumlah anggota DPRD Rohul ikut serta di event ini, seperti Ketua Novliwanda Ade Putra ST dan Wakil Ketua M. Sahril Topan ST, dan sejumlah anggota.

"‎Mudah-mudahan atas izin Allah, JRR tahun depan lebih besar lagi dan diikuti peserta dari luar negeri," harapan besar Bupati Rohul, Sukiman.‎

Sementara, ‎Arman, rider dari D-Trex Dumai mengaku trek kelas Enduro di JRR ke-7 tahun 2019 cukup bagus, hebat, dan menantang.

Salah satu trek Enduro paling menantang, menurut Arman adalah tanjakan terjal dan lumpur yang ada di hutan jati berlokasi di obyek wisata Danau Sipogas Desa Sialang Jaya, Kecamatan rambah.

"Treknya cukup menantang, dan trek Enduronya memang hebat," ungkap Arman.

Arman mengaku tidak kapok mengikuti JRR di Rohul, sebab trek dibuat panitia cukup menantang bagi dirinya. Ia sendiri telah mengikuti event ini sejak JRR ke-5, dan ia berencana akan mengikuti JRR ke-8 tahun 2020.***(zal)




 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang