Sabtu, 5 Oktober 2019 16:41

Perpres no 55 tahun 2019, BI: Tahun Depan Roadmapnya

Perusahaan industri kehutanan dan perkebunan nakal bakal jadi target perpres no 55 tahun 2019. BI nyatakan tahun depan roadmap.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait Perpres no 55 tahun 2019, Heru Rahadyan dari Departemen Kebijakan Makroprudensial (DKMP) mengatakan bahwa prepres no 55 tahun 2019 tersebut adalah pengaturan pemberian kredit untuk product yang berwawasan lingkungan.

Ke depan, menurutnya, perusahaan industri kehutanan dan perkebunan yang terindikasi melakukan kerlahut akan menjadi target dari perpres tersebut. Namun tidak bisa dilakukan secara langsung dan frontal.

"Implementasi dari Perpres no 55 tahun 2019 tidak melarang operasional perusahaan industri kehutanan dan perkebunan yang terindikasi melakukan karlahut. Karena terkait perekonomian. Dalam tataran kebijakan Bank Indonesia bisa jadi akan memberlakukan kebijakan memberikan insentif buat perusahaan yang melaksanakan operasional yng berwawasan lingkungan," terangnya.

Ke depan, tambah Heru, perusahaan harus membuat laporan atau ferifikasi dari pihak ketiga untuk sertifikasi perusahaan berwawasan lingkungan. Jika sudah ada akan diberikan intensitif barangkali seperti kemudahan persetujuan kredit atau bunga kredit lebih rendah.

"Intensif juga bisa diberikan dengan mengatur perbankan mengalokasikan kreditnya khusus ke perusahaan yang berwawasan lingkungan sebesar 10 persen pada awalnya. Ke depan, jumlah alokasi kredit untuk perusahaan berwawasan lingkungan meningkat secara bertahap," katanya.

Kalau sudah 100 persen pengalokasian dana kredit khusus untuk perusahaan berwawasan lingkungan, Heru menegaskan, baru akan diberlakukan kebijakan perusahaan nakal tidak akan dapat kredit.

" Tahun depan baru keluar road map nya," tambah Heru.

Sekarang ini, tambahnya, pemerintah harus lebih aktif dalam melaksanakan aturan pemerintah yang sudah ada. Termasuk pada sanksi kepada perusahaan nakal.

Disinggung implementasi dari prepres tersebut saat ini, Bank Indonesia baru melakukan pengaturan di 2 objek. Yaitu untuk gedung dan kendaraan.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang