Senin, 23 September 2019 09:06

Musim Asap, Libur Sekolah Rohil Tanpa Kepastian

Kabut asap pekat tak kunjung usai. Sekolah terimbas dan di Rohil libur pun tanpa kepastian.

Riauterkini-BAGANSIAPIAPI-Selama musim asap, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah mengeluarkan pengumuman libur sekolah. Namun asap terus berlanjut, sementara tanggal libur sudah lewat, sejumlah sekolah tidak memiliki kepastian tentang libur, atau masuk sekolah.

Pantauan riauterkinicom, Senin (23/9/19), sejumlah siswa SMP Negeri 2 Bangko tertahan didepan pagar sekolah pukul 06.38 Wib karena pagarnya belum dibuka, di depan pagar juga tidak ada pengumuman sekolah libur atau tetap sekolah, sehingga siswa tetap berdiri menunggu.

Di Perguruan Wahidin, sejumlah siswa tetap masuk kelas, sekolah ini tetap menerapkan belajar meski berada dalam kondisi kabut asap pekat, terkait memulangkan siswa lebhi cepat dari biasanya.

Di SD Negeri 024 Labuhan Tangga Hilir, sejumlah murid sudah berdatangan dan masuk sekolah, namun sekira pukul 06.45 Wib, murid kembali dipulangkan sebelum belajar.

Terkait kondisi yang tak pasti ini, Kepala Dinas Pendidikan Rokan Hilir, Muhammad Rusli Syarif dimintai tanggapannya belum membalas WA.

Sementara itu, pihak Polres Rohil menurut Kasubag Humas Polres AKP Juliandi, SH, berhasil lagi mengungkap tindak pidana membakar hutan dan lahan penyebab kabut asap yang mengganggu proses belajar mengajar disejumlah sekolah di Rohil.

Kali ini seorang petani bernisial MR di Kepenghuluan Teluk Nilap Kecamatan Kubu Babussalam berhasil ditangkap di Pelalawan setelah dicari sejak bulan Agustus lalu. Yang bersangkutan disangkakan membakar lahan di Lokasi II Kampung Kerpe Kepenghuluan Teluk Nilap, pada koordinat N 156' 3" E 10037' 28", N 156' 15" E 10037' 26" dan N 156' 1" E 10037' 30" dengan barang bukti tiga potong kayu yang terbakar, luas lahan terbakar sekitar 500 ha.

Pasal berlapis yang dipersangkakan Pasal 108 UU RI No. 39 tahun 2014 tentang Perkebunan, Jo Pasal 108 UU RI No. 32 tahun 2009 tentang PPLH Jo Pasal 187 KUHPidana.

Ditambah Juliandi, penangkapan diawali polisi yang bertugas sebagai pemadam karlahut, Rabu (7/8/19) pukul 10.00 Wib diperoleh informasi dari masyarakat bahwa ada masyarakat yang sedang mengolah lahannya dengan cara membakar meski sudah diperingatkan beberapa kali oleh masyarakat sekitar namun masih saja melakukan pembakaran.

Akibatnya, api tidak dapat dikendalikan sehingga melebar dan membakar lahan disekitar TKP, dan polisi melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan didapati informasi bahwa MR sudah tidak berada dirumah lagi alias kabur.

Kelanjutannya, Ahad (22/9/19), Satgas Gakkum Karlahut dipimpin Iptu R Ginting, SH beserta tiga Personil Unit II Tipidter Polres Rohil dibackup Resmob Ditreskrimum Polda Riau dan Personil Polsek Bandar Sei Kijang Kabupaten Pelalawan berhasil menemukan keberadaan MR.

Pelaku pembakar lahan ini ditangkap di Desa Kiyap Jaya Dusun Pesawoan Kecamatan Bandar Sei Kijang dan dibawa ke Mapolres Rohil untuk dilakukan proses hukum.*(nop)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang