Ahad, 22 September 2019 11:17

Ratusan Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Cerdas Menggunakan Obat Dinkes Bengkalis

Dinas Bengkalis mengundang ratusan mahasiswa. Diberi bekal pengetahuan agar cerdas gunakan obat.

Riauterkini-BENGKALIS- Sekitar 150 mahasiswa perguruan tinggi (PT) di Bengkalis mengikuti kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) ditaja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan berlangsung di salah satu kampus negeri di Bengkalis Sabtu (21/9/19) kemarin ini, diharapkan adanya sinergitas dan keterlibatan lintas sektor dan lintas program di perguruan tinggi atau kalangan akademisi di Kabupaten Bengkalis.

Sosilasiasi GeMa Cermat tersebut dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra diwakili Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Donni Sartika, melalui Kepala Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan, Edi Sudarto, SKM.

Kesempatan ini, Edi Sudarto menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian komitmen untuk menunjukkan peran dan tanggung jawab sebagai pihak terdepan untuk menyebarkan informasi, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kepada mahasiswa tentang pentingnya penggunaan obat secara benar dan rasional dalam kehidupan sehari-hari melalui GeMa CerMat.

"Kegiatan cerdas menggunakan obat ini dalam rangka mendukung paradigma sehat berdasarkan Instruksi Bupati Bengkalis Nomor 243 Tahun 2019 tentang Percepatan Pelaksanaan Program GeMa CerMat. Kami berharap kepada peserta sosialisasi dari kalangan perguruan tinggi ini mampu menjadi media penggerak dan dapat mendukung serta menyukseskan keberhasilan tujuan GeMa CerMat," ujar Edi Sudarto, Ahad (22/9/19).

Selain itu Edi juga berharap, nantinya kepada para mahasiswa yang sudah mengikuti sosialisasi juga bisa menjadi motivator dalam menyampaikan kepada keluarga, lingkungan sekitar dan masyarakat.

Penggunaan obat, sebutkan Edi minimal lima pertanyaan yang harus disampaikan jika mendapatkan obat di apotek, toko obat, atau sarana kesehatan yang lain berizin misalnya apa ini nama obatnya, obat ini apa kandungannya, obat ini bagaimana cara menggunakannya, obat ini berapa dosisnya dan obat ini apa efek sampingnya.

Ditambahkan Edi Sudarto, bahwa sejauh ini pemahaman masyarakat masih kurang seperti penggunaan antibiotik yang tidak tepat, media online sudah mulai berkembang pesat, sehingga masyarakat akan mudah untuk mendapatkan kebutuhan obat yang diinginkan. Namun tanpa informasi yang valid dan jelas dari tenaga kesehatan, hal ini akan berdampak bagi kesehatan masyarakat karena dapat memicu resisten bakteri temasuk tidak ramah lingkungan karena cara membuang obat tidak benar.

Keberhasilan kegiatan Sosialisasi dalam melakukan edukasi menggunakan Metode Gabungan Cara Belajar Insan Akif (CBIA) dengan Pemerdayaan Masyarakat Kreatif (PMK) digagas oleh Dinkes Kabupaten Bengkalis, digunakan untuk mencapai indikator kinerja kegiatan GeMa CerMat dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan setiap tahun.

Metode ini merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari mulai perkenalan, tujuan tim GeMa CerMat, pencairan suasana, pretest dan postest, pemetaan wilayah, simulasi obat-obatan, peninjauan lokasi rumah di mana menyimpan obat, doorprize, muncul natural leader GeMa CerMat monitoring dan evaluasi, dan kesepakatan kreatif dan inovasi bersama masyarakat melakukan suatu perubahan perilaku hidup sehat, dan tercapai tujuan deklarasi desa GeMa CerMat.

Kegiatan sosialisasi, selain unsur perguruan tinggi, juga hadir Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Bengkalis.***(dik)

Foto : Edi Sudarto, SKM Kepala Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bengkalis memberikan materi pentingnya cerdas menggunakan obat di hadapan ratusan mahasiswa, Sabtu (21/9/19).


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang