Sabtu, 21 September 2019 17:19

Tujuh Balon Bupati dan Wabup Resmi Mendaftar di PDI Perjuangan Pelalawan

DPC PDI Perjuangan Pelalawan resmi menutup pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2020 mendatang.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pelalawan Sabtu (21/9/19) resmi menutup pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yang dijagokan pada Pilkada tahun 2020 mendatang.

Disaat hari terakhir penutupan, PDI Perjuangan sudah menerima tujuh nama mengambil formulir dan mengembalikan berkas formulir pendaftaran. Ketujuh, pelamar ini enam orang merupakan kalangan dari politis dan satu lagi dari 'lawyer'.

Ketujuhnya, pelamar ini, membidik posisi bupati dan wakil bupati dengan harapan bisa dijagokan PDI Perjuangan pada Pilkada 2020. Hampir seragam, alasan ketujuh pelamar ini, maju di Pilkada Pelalawan adalah ingin membawa perubahan bagi negeri tuah seiya Sekata, kerarah yang lebih baik.

Mereka yang resmi mendaftar diantaranya, H. Nasarudin, SH,MH (mantan ketua DPRD Pelalawan), Supriyanto (mantan wakil ketua DPRD Pelalawan), Saniman, SE (Sekretaris PDI Perjuangan, juga mantan anggota komisi III DPRD Pelalawan).

Seterusnya, Apul Sihombing, SH, MH, (pengacara dan tercatat anggota PWI Pelalawan), Zulmizan F Assagaf (Sekjen DPW PAN Pelalawan), H.Herman Maskar (mantan anggota DPRD Pelalawan tiga periode dan ketua Partai Hanura Pelalawan) dan Habibi Hapri, SH (mantan ketua komisi II saat ini juga menjabat ketua DPD PAN Pelalawan).

Ketua Penjaringan DPC PDI Perjuangan kabupaten Pelalawan, Carles, S.Sos mengatakan 21 September merupakan hari terakhir penjaringan bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati Pelalawan yang digelar PDI Perjuangan ditutup.

"Berdasarkan intruksi dari DPP PDI Perjuangan, bahwa DPC melakukan penjaringan yang dimulai tanggal 10 hingga 21 September atau hari ini. Sampai sore ini sudah tujuh nama yang resmi mendaftar," tandasnya.*(feb)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang