Kamis, 19 September 2019 11:05

Anggota DPRD Bengkalis Berharap Korporasi Bakar Lahan Ditindak Tegas

Kebakaran lahan diduga juga terjadi di lahan perusahaan. Anggota DPRD Bengkalis minta ditindak tegas.

Riauterkini-BENGKALIS- Anggota DPRD Bengkalis yang baru melakukan pengambilan sumpah dan janji, Kaderismanto angkat bicara terkait kebakaran lahan (Karla) yang terjadi di Riau, yang mengakibatkan asap tebal semakin membahayakan masyarakat.

Sekretaris Dwan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Riau ini juga mengatakan, dari Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan jelas telah menyebutkan penyebab kebakaran yang terjadi di Riau, 90 persen disebabkan oleh ulah manusia.
"Melihat data BNPB itu, diduga kuat kebakaran lahan yang terjadi belakangan ini bukan murni disebabkan kemarau panjang, tapi ada oknum yang sengaja melakukan pembakaran hutan," kata Kaderismanto, Rabu (18/9/19) kemarin.
Diakui Kaderismanto, akibat kebakaran lahan itu di Riau sudah seperti langganan terjadi setiap tahunnya. Bahkan menjadi musibah tahunan dirasakan oleh rakyat.

"Bukan hanya oknum yang membakar, tapi kita meminta ditindak tegas juga korporasi pembakar hutan dan lahan tersebut," tegasnya.

Disamping itu, Kaderismanto juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah masalah asap di Riau. Tentunya, ada hal yang sangat prinsip tarkait itu semua yaitu soal sumber apinya dan ketegasan hukum.

"Kita mengapresiasi langkah Presiden Jokowi dalam menanggulangi masalah kebakaran hutan dan lahan. Kita mendorong Presiden Jokowi cepat mengambil langkah hukum terkait pelanggaran terhadap semua stakeholder yang memiliki lahan luas baik perorangan maupun korporasi," ujarnya.

Selanjutnya, dengan penegasan hukum diberikan oleh pemerintah. Kaderismanto berharap akan memberikan efek jera supaya masalah kebakaran tidak berulang-ulang.

"Kita tegaskan juga semua stakeholder yang memiliki lahan luas supaya dapat menjaga lahan miliknya dari kebakaran. Kita minta pemerintah atau kepala daerah juga tegas memberi sanksi hukum kepada pemilik perizinannya," tutupnya.***(dik/rls)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang