Rabu, 18 September 2019 19:28

Derita Kelainan Pembuluh Darah, Bayi Warga Duri Timur Butuh Uluran Tangan Donatur

Bayi seorang warga Duri Timu, Bengkalis alami kelainan pembuluh darah dan perlu perawatan intensif. Kebaikan dan uluran tangan donatur diharapkan untuk biaya pengobatan.

Riauterkini - DURI - Bayi Arifin Ademi Ramadhan (4 Bulan), warga Jalan Jendral Sudirman, Gang Nurul Yakin, RT 02, RW 02, Kelurahan Duri Timur penderita kelainan pembuluh darah dan hanya hidup dengan satu pembuluh darah saja tampak terbaring lemah dibuayan sederhana yang terletak diruang tamu rumah sewanya. Hanya tangis perih yang terdengar dari balik dinding kediaman tetangganya yang setia mendengarkan penderitaannya.

Putra kedua dari pasangan suami istri Ade Putra dan Nemi Anggraini yang bergantung hidup dari dagangan Kaki lima yang dijajakannya di pinggiran Pasar Mandau Raya itu divonis dokter mengalami kelainan pembuluh darah. Dari dua pembuluh darah yang ada, khusus penyaring darah kotor dan bersihnya hanya satu yang berfungsi. Efeknya, jantung bayi Arifin mengalami gangguan bengkak dan harus segera mendapat pertolongan serta di rujuk ke Rumah Sakit yang ada di Ibukota negara secepatnya.

Namun permasalahan biaya kembali menjadi batu sandungan kedua orang tua Arifin yang taraf ekonominya dapat dikatakan tidak mampu. Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari saja jauh dari kata cukup.

Meski sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Duri, namum dokter spesialis anak yang ada menyarankan agar bayi Arifin segera mendapatkan perawatan intensif di RS yang lebih layak di Jakarta.

"Jika untuk perawatan Arifin kami tidak ragu, ada BPJS. Yang membuat saya harus berfikir keras itu biaya transportasi dan selama berada di Jakarta, kemana kami harus mengadu,"ujar Ade dengan bola mata berkaca kaca saat berbincang akan kesehatan anaknya.

Dikatakan Ade, untuk biaya naik pesawat dan selama berada di Jakarta tidak sedikit membutuhkan biaya, apalagi saat ini harga tiket pesawat sedang melambung."Saya bingung harus mengadu kemana,"keluhnya sembari menggendong bayi Arifin.

Gerak Cepat

Prihatin akan nasib warganya tersebut, usai menerima laporan dari perpanjangan tangannya dimasyarakat, Lurah Duri Timur, Hj Erna Satriana langsung tanggap dengan menyambangi kediaman bayi Arifin dan menyerahkan sedikit bantuan.

Didampingi Sekretarisnya, Tommy Adi Putra,  Kasi Tapem, Erlina, Staf M. Abthal dan Ketua RW 02, Yan Kahar, Lurah Duri Timur, Erna Satriana mengarahkan bayi Arifin agar segera dibawa ke RS Eka Hospital di Pekanbaru guna mendapatkan perawatan medis secepatnya sebelum dirujuk ke RS di Jakarta.

"Sakitnya Arifin adalah sakitnya warga Kelurahan Duri Timur semua. Untuk itu kami datang. Untuk itu kami berharap Arifin cepat sembuh dan segera dibawa ke Pekanbaru sebelum dirujuk ke Jakarta,"pesannya.

Terpisah, Guna meringankan beban orang tua bayi Arifin, Ketua Rukun Tetangga (RT) 02, RW 02, Anton Ilman secara gamblang mengatakan mengetuk hati para donatur yang bersedia membantu baik untuk biaya perjalanan maupun selama berada di Jakarta menjalani perawatan medis dengan membuka dompet kemanusiaan melalui rekening Bank BNI, dengan nomor 03-40 - 67 - 32 - 29 atas nama Suhendra Setiawan dan Contac Person (CP) orang tua Bayi Arifin, Putra : 0821 - 7442 - 2161 atau Ketua RT 02, RW 02, Anton Ilman, CP : 0853 - 6006 - 4567.*(hen)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang