Rabu, 18 September 2019 14:51

Giliran Hamulian Ambil Formulir Penjaringan Bakal Cabup Rohul di PDI Perjuangan

H. Hamulian Nasution menjadi orang ketiga yang mengambil formulir penjaringan sebagai bakal calon Bupati (Cabup), dan calon Wakil Bupati (Cawabup) di DPC PDI Perjuangan Rokan Hulu.

‎Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- H. Hamulian Nasution menjadi orang ketiga yang mengambil formulir penjaringan sebagai bakal calon Bupati (Cabup), dan calon Wakil Bupati (Cawabup) di DPC PDI Perjuangan Rokan Hulu (Rohul).

Hamulian mengambil formulir di Kantor DPC PDI Perjuangan Rokan Hulu di Kilometer 2 Pasirpangaraian, Rabu (18/9/2019). Ia disambut oleh Ketua Tim Penjaringan Bakal Cabup dan Cawabup DPC PDI Perjuangan Rokan Hulu Budi Suroso, beserta sejumlah pengurus DPC.

‎Usai mengambil formulir, Hamulian mengatakan motivasi dirinya ikut penjaringan sebagai bakal Cabup Rokan Hulu di DPC PDI-P karena dinilainya partai besutan Megawati Soekarno Putri ini merupakan partai besar yang bisa membesarkan, dan memperjuangkan untuk Kabupaten Rokan Hulu.

"Maka kita ingin, apapun partainya apabila memang bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat‎ kita ikut dalam pendaftaran itu (penjaringan)," kata Hamulian, Rabu.

Hamulian berharap kalau dirinya bisa menjadi Bupati Rokan Hulu 2021-2026. Ia menginginkan seluruh partai politik bisa bersinergi dengan dirinya untuk membangun Kabupaten Rokan Hulu.

Selain menjalin komunikasi dengan PDI Perjuangan, Hamulian mengaku sejauh ini telah berkomunikasi dengan empat partai politik lain, namun demikian dirinya belum bersedia membocorkan.

"Mudah-mudahan Insya Allah mungkin dalam waktu dekat ini sudah‎ dapat hasilnya," ujarnya.

Selain itu, disinggung apakah ia kader Partai Golkar, Hamulian mengaku belum bisa disebut sebagai kader Partai Golkar, karena ia bukan pengurus partai berlambang pohon beringin ini, namun ia pernah dicalonkan sebagai Cawabup Rokan Hulu oleh Partai Golkar berpasangan dengan H. Suparman S.Sos, M.Si di Pilkada 2010.

Meski ia bukan kader, namun Hamulian mengaku bisa berkomunikasi dengan Partai‎ Golkar Rokan Hulu, karena dari partai ini ia perkirakan tidak ada kader yang maju di Pilkada 2020.

Hamulian menambahkan ia masih ada kaitannya dengan Partai Golkar. Pertama, ia pernah dicalonkan dari Golkar‎ sebagai Cawabup, dan kedua istri Hasmeri Yulinawati merupakan anggota DPRD Rokan Hulu dari Partai Golkar.

"Maka harapan besar kita Golkar akan membantu kita," harapan besar Hamulian.

Sebagai tokoh masyarakat Rokan Hulu dan seorang pengusaha‎, Hamulian mengaku dirinya merasa terpanggil maju di Pilkada 2020, karena ia melihat saat ini kondisi masyarakat Rokan Hulu sangat memprihatinkan, dimana ‎dua tahun berturut-turut keuangan daerah mengalami defisit.

"Nah, kalau memang kita biarkan seperti ini terus, maka saya yakin masyarakat kita nanti akan terbebani," kata Hamulian.

"Maka dari itu‎ kami ingin maju menjadi Bupati ini kami ingin merubah apa yang terjadi saat ini," tambahnya.

Hamulian mengaku dirinya sudah pernah coba melakukan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di salah satu kabupaten. Dari awalnya besaran APBD-nya Rp680 miliar pertama ia masuk, namun setelah dua tahun ia disana dan minta Bupati mengarahkan, APBD melonjak tajam hingga lebih dari‎ Rp 1,2 triliun.

"Artinya apa, kita harus pandai mencari uang, mengusahakan bagaimana‎ uang itu bisa masuk ke daerah kita. Kalau kita hanya mengharapkan uang yang ada saja, yang sudah dijadwalkan untuk pembangunan Kabupaten Rokan Hulu, yakinlah tidak akan ada majunya Rokan Hulu," terangnya Hamulian.

Ditanya apa modal dirinya maju di Pilkada Rokan Hulu 2020, Hamulian mengaku ikhlas dan memiliki kedekatan dengan masyarakat, sehingga ia berniat maju di Pilkada sebagai bakal Cabup Rokan Hulu.

"Kalau tidak ada perhitungan yang jelas saya juga tidak akan maju," pungkas Hamulian.

Dari catatan riauterkinicom, bila jadi maju, maka Hamulian untuk keduanya kalinya menjadi peserta di Pilkada Rokan Hulu. Sebelumnya, ia pernah maju sebagai Cawabup berpasangan dengan Suparman di Pilkada 2010.

Sementara itu, Budi Suroso, Ketua Tim Penjaringan Bakal Cabup dan Cawabup DPC‎ PDI Perjuangan Kabupaten untuk Pilkada 2020 mengatakan sejauh ini sudah tiga bakal calon mengambil formulir di partainya, yaitu H. Sukiman, Ir. H. Hafith Syukri MM, dan H. Hamulian Nasution.

Bu‎di Suroso mengharapkan setelah mengambil formulir pendaftaran, Hamulian diharapkan komitmen mengembalikan formulir sebelum ditutupnya proses pendaftaran pada 21 September 2019.*(zal)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang