Rabu, 18 September 2019 12:51

Dikeluhkan Pelanggan, PLN Terus Jelaskan Pemadaman Bergilir Setiap Hari di Bengkalis

Para pelanggan mengeluhkan pemadaman listrik bergilir setiap hari. PLN Bengkalis menjelaskan sebabnya

Riauterkini-BENGKALIS- Lebih dari sekitar dua bulan distribusi daya listrik ke pelanggan mengalami gangguan. Sebelumnya karena disebabkan kerusakan pada unit pembangkit, hingga hari ini masih terjadi pemadaman atau penyalaan bergilir bagi pelanggan di Pulau Bengkalis. Bahkan kondisi itu akan dialami pelanggan sampai batas waktu yang tidak dapat dipastikan.

Sejumlah pelanggan di daerah ini mulai mengeluhkan terjadinya penyalaan bergilir yang masih saja terjadi di titik-titik yang berbeda-beda.

"Kemarin informasinya ada yang rusak terus diperbaiki dah berbulan-bulan. Sekarang ini masih saja setiap hari listrik mati walaupun beda-beda tempat. Ada apa di PLN Bengkalis ini," ungkap Edi, pelanggan PLN Bengkalis, Rabu (18/9/19).

Ditambahkan pelanggan lainnya Herman, dengan kondisi yang terjadi saat ini seharusnya ada solusi yang jelas dari pihak PLN.

"Seharusnya PLN segera mencari solusi jika pemadaman ini bukan karena kerusakan biasa. Karena pemadaman bergilir sudah terjadi setiap hari " sebutnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Agung Irawan, SH ketika dimintai tanggapannya terkait persoalan listrik di Pulau Bengkalis ini juga menyayangkan mengapa bisa terjadi setiap hari padahal anggaran pemeliharaan biasanya sudah disiapkan.

"Kami menyayangkan mengapa terjadi pemadaman ini dan terjadinya sudah setiap hari walaupun berbeda-beda lokasi dan itu sudah dikeluhkan pelanggan. Bukankah di sana sudah ada anggaran pemeliharaannya," katanya.

Sementara itu, Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bengkalis, Hasdedy ketika dikonfirmasi beralasan, bahwa saat ini ada gangguan mesin pembangkit PLTD Pangkalan Batang Bengkalis.

Dengan tidak beroperasinya beberapa unit mesin itu, daya mampu PLTD saat ini adalah sebesar 17.500 KW atau 17,5 MW dan beban puncak sistem Bengkalis tertinggi mencapai 19.800 KW atau 19,8 MW sehingga sistem mengalami defisit sebesar 2.000 KW atau 2 MW.

"Untuk menjaga agar tidak terjadi dampak yang lebih luas, maka PLN Bengkalis mengurangi beban sistem kelistrikan di saat beban puncak yaitu pukul 17.00 WIB sampai 23.00 WIB," terangnya seraya menyebutkan saat ini teknisi sedang berupaya melakukan perbaikan dan tidak ada kendala.***(dik)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang