Rabu, 18 September 2019 10:46

Stop PETI Dekat Tiang Jembatan Lubuk Ambacang, Polres Kuansing Pasang Garis Polisi

Polres Kuansing menghentikan penambang emas tanpa izin atau PETU. Kawasan dekat tiang Jembatan Lubuk Ambacang dipasang garis polisi.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Keserakahan pelaku PETI menambang di dekat tiang jembatan Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan akhirnya terhenti setelah pihak Kepolisian bertindak melakukan razia.

Kini lokasi sekitar tiang jembatan telah dipasangi Police line tanda larangan penambangan PETI sebab prilaku manusia-manusia rakus ini dapat membahayakan kontruksi tiang jembatan, sehingga dapat mengancam keselamatan jiwa masyarakat.

Padahal sebelumnya telah ada kesepakatan antara ninik mamak dengan para pelaku PETI untuk tidak beroperasi di Sungai Kuantan. Namun, kesepakatan ini tidak diindahkan sama sekali.

Hingga akhirnya pihak Kepolisian, Danramil serta Camat Hulu Kuantan turun tangan ke lokasi menggelar razia Selasa (17/9/2019) kemarin, dari razia ini pelaku PETI langsung menghentikan aktifivitas ilegalnya dan saat ini sudah dipasangi Police lain.

Namun, sayangnya dari razia yang dilakukan pihak aparat ini tidak mengambil langkah tegas, karena tanpa membakar rakit dompeng yang mengobrak abrik sungai kuantan ini.

Padahal kerja para pendompeng ini jelas-jelas menyalahi aturan, setidaknya aparat memberi efek jera, sebab tanpa itu pelaku PETI ini bisa-bisa kembali menjalankan aksi ilegalnya.

Mengenai hal ini aparat dinilai kurang serius menangani persoalan yang sudah meresakan warga tersebut, karena sebelumnya saat beroperasi rakit dompeng sudah mengganggu kenyamanan masyarakat.

Hal ini pun diakui warga Hulu Kuantan, ia sangat menyayangkan aparat tidak melakukan pembakaran rakit dompeng, sehingga ia menghawatirkan pelaku PETI ini kembali menjalankan aksinya.

"Ga di bakar, pelaku PETI yang beroperasi hanya disuru menghentikan aktivitasnya. Tapi upaya tentu juga kita hargai. Kita pun berharap penambang ini tidak lagi beroperasi di tempat yang sama," harap sumber yang tak ingin disebutkan namanya ini Rabu (18/9/2019) pagi.* (Jok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang