Selasa, 17 September 2019 10:37

Penambang Emas Liar di Kuansing Keruk Sungai Dekat Tiang Jembatan

Aktifitas penambang emas ilegal di Kuansing mengancam insftastruktur. Mereka melakukan pengerukan dekat tiang jembatan.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pelaku PETI di Kuansing makin berani beraksi melakukan usaha ilegal disembarang tempat, seperti terdapat di Desa Lubuk Ambacang Kecamatan Hulu Kuantan beberapa buah rakit didapati mengeruk Sungai dekat tiang jembatan.

Kondisi ini dicemaskan salah seorang warga Lubuk Ambancang yang enggan disebutkan namanya, ia menyebutkan PETI yang beroperasi dekat tiang jembatan ini dapat membahayakan kontruksi tiang jembatan.

Sehingga tiang jembatan ini bisa terancam ambruk, karena dasar sungai dikeruk terus menggunakan sedotan mesin dompeng.

Tidak hanya itu, menurutnya rumahnya yang tak jauh dari jembatan juga bisa terancam runtuh ke sungai, sebab turap tanah timbunan penahan tebing di belakang rumahnya sudah runtuh akibat terkikis oleh mesin dompeng ini.

"Tanah lereng di belakang rumah kami itu timbunan sekarang sudah runtuh, begitupun pagar tanaman di belakang rumah juga ikut runtuh akibat dompeng ini," ungkapnya Selasa (17/9/2019).

Ia minta pelaku PETI ini tidak lagi beroperasi di sekitar jembatan, dahulunya kata sumber ini pernah dilarang. Namun, tak diindahkan sama sekali sehingga keberadaan tanah penahan tebing jadi runtuh.

"Saya pun tidak bisa melarang PETI ini beroperasi, tapi jangan lah dekat jembatan dan pemukiman, karena kebijakan untuk menghentikan PETI ini ada pihk yang berwenang," jelasnya.

Sementara dari informasi yang berhasil riauterkini.com rangkum PETI ini merupakan milik okunum aparat, sehingga masyarakat tak bisa menegur.* (Jok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang