Senin, 16 September 2019 14:21

Kabut Asap, UR Sudah Warning Sejak Mei

Pusat Studi Bencana UR sudah warning pemerintah bencana kabut asap. UR juga sudah memberikan masukan pencegahan Karlahut di lahan gambut.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait bencana kabut asap di Riau, Rektor Universitas Riau, Aras Mulyadi, Senin (16/9/19) mengatakan bahwa tim satgas UR dan Pusat Studi Bencana UR sudah memberikan warning (peringatan) pada pemerintah Riau. Pasalnya, dari penelitian tim pusat studi bencana, musim kemarau tahun 2019 ini lebih panjang.

Menurutnya, UR membentuk satgas Karlahut yang kinerjanya lebih mengarahkan upaya upaya penanganan Karlahut. Terutama untuk pencegahan Karlahut. Tim Satgas UR melakukan riset tentang pencegahan Karlahut. Yaitu dengan penyekatan kanal.

"UR bekerjasama dengan pihak pihak terkait untuk melakukan penyekatan kanal. Alhamdulilah di beberapa daerah yang sudah kita lakukan penitipan kanal tidak terjadi kerlahut tahun ini," terang Rektor.

Ketua Pusat Studi UR, Sigit Sutikno mengatakan bahwa dalam penanganan Karlahut, Pusat Studi Bencana UR bekerjasama dengan Kyoto University, terutama tentang penanganan Karlahut di lahan gambut.

"Pusat studi bencana sejauh ini sudah memberikan masukan dan inisiasi kepada pemerintah pusat dalam penanganan dan pencegahan karlahut. Dan itu semua menjadi model dan dilaksanakan secara nasional. UR banyak memberikan solusi untuk menyelesaikan dari akar masalah," terang Sigit.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang