Jum’at, 13 September 2019 16:52

DPRD Rohul Umumkan 2 Calon Pimpinan dan 8 Ketua Fraksi, 2 Calon Pimpinan Lagi Menyusul

DPRD Rohul telah mengumumkan 2 nama calon pimpinan DPRD, serta 8 nama Ketua Fraksi. Dua nama calon pimpinan DPRD lagi akan menyusul.

?Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) telah mengumumkan 2 nama calon pimpinan DPRD, serta 8 nama Ketua Fraksi, Jumat (13/9/2019). Sedangkan pengumuman 2 nama calon pimpinan DPRD lagi menyusul.

Pengumuman nama pimpinan dan nama ketua fraksi dilakukan melalui Paripurna Pembukaan? Masa Sidang Pertama 2019, dan Pengumuman Fraksi DPRD, dan Paripurna Pengumuman calon Pimpinan yang diusulkan partai politik di DPRD Rokan Hulu.

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Rokan Hulu sementara Novliwanda Ade Putra ST,? dihadiri Bupati Rokan Hulu H. Sukiman, Sekda Kabupaten Rokan Hulu H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Ketua DPRD Kabupaten Rokan Hulu sementara, Novliwanda Ade Putra, mengatakan untuk calon pimpinan DPRD Rokan Hulu, baru dua partai yang mengajukan calon pimpinan, yaitu Partai Gerindra mengajukan dirinya, sedangkan PAN mengajukan M. Syahril Topan ST.

"Untuk Partai Golkar dan PDI Perjuangan belum, masih diproses di partai masing-masing," jelas Novliwanda Ade Putra usai paripurna, Jumat, dan mengatakan untuk delapan Ketua Fraksi di DPRD Rokan Hulu sudah diumumkan.

Sedangkan untuk delapan nama Ketua Fraksi DPRD Rokan Hulu yang diumumkan, yaitu? Ketua Fraksi Partai Gerindra Abdul Halim S.Ag, SH, Ketua Fraksi Partai Golkar Jondri, Ketua Fraksi PAN Andrizal, Ketua Fraksi Partai Demokrat Mohd. Aidi SH.

Selanjutnya, Ketua Fraksi Partai Nasdem yaitu Budi Budiman, Ketua Fraksi PKS H. Depredi Kurniawan ST, MM, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa? Thamrin Nasution, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Hj. Sumiartini.?

?Setelah Paripurna Pembukaan Sidang Pertama, kata Novliwanda, akan dilaksanakan rapat dengan pimpinan fraksi,? merumuskan agenda yang akan dilaksanakan DPRD Rokan Hulu, seperti Ranperda Tata Tertib (Tatib), proses kelanjutan pimpinan defenitif.

"Kemudian yang terakhir untuk AKD (alat kelengkapan dewan) akan kita bicarakan bagaimana nanti. Itulah prioritas kita ke depan?," ujarnya.

Terlepas itu, untuk pelantikan pimpinan DPRD Rokan Hulu defenitif, diakui Novliwanda, masih diproses perlu di Pemprov Riau, dan diperkirakan memerlukan waktu 14 hari.

Novliwanda mengatakan 2 nama calon pimpinan defenitif DPRD Rokan Hulu yang sudah ada akan diajukan disampaikan ke Bupati Rokan Hulu lebih dulu, dan selanjutnya diteruskan ke Gubernur Riau, melalui Pemprov Riau.

"Diproses dua dulu, nanti kalau yang dua lagi masuk kita umumkan lagi, diproses lagi, jadi tidak harus kolektif pengusulannya," kata Novliwanda.

Selain itu, pasca dilantik 2 September 2019, 45 anggota DPRD Rokan Hulu masa bakti 2019-2024 juga belum mengikuti orientasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang biasanya dilaksanakan oleh Pemprov Riau.

Novliwanda mengaku terakhir ia mendengar informasi, bahwa ada pertemuan antara BPSDM dengan Sekwan se-Riau sebelumnya, untuk pemberitahuan bahwa akan ada MoU antara kepala daerah dengan Gubernur Riau? lebih dulu.

"Baru nanti diselenggarakan orientasi atau Bimtek anggota DPRD, kita masih menunggu itu. Jadi sudah kita sampaikan ke pak Bupati," ungkapnya.

Novliwanda mengaku bila orientasi dan Bimtek lambat dilaksanakan, tentu akan mengganggu kinerja DPRD, sebab wakil rakyat perlu penyamaan pandangan atau frame.

"Tentu kalau Bimteknya lambat, kita berproses juga lambat. Sebab teman-teman penyamaan frame atau penyamaan pandangan mereka di lembaga? ini tentu tentu harus melalui Bimtek," ungkap Novliwanda.

Novliwanda menambahkan belum dilaksanakannya Bimtek juga tentu menggangu? kinerja DPRD, terutama untuk DPRD Rokan Hulu yang belum membahas APBD Murni 2020.

"Karena ada aturan-aturan baru, dan perlu disosialisasikan juga, diperdalam lagi pengetahuan kawan-kawan (anggota DPRD Rokan Hulu)," pungkas Novliwanda.***(zal)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang