Jum’at, 13 September 2019 10:57

‎Bupati Rohul Kunjungi Kampung Kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan di Desa RBS

Masyarakat Desa Rantau Binuang Sakti dikunjungi Bupati Rohul. Sekaligus berziarah ke makam Syekh Abdul Wahab Rokan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, mengunjungi kampung kelahiran Syekh Abdul Wahab Rokan yang berlokasi di Kampung Danau Runda Desa Rantau Binuang Sakti (RBS), Kecamatan Kepenuhan.

Syekh Abdul Wahab Rokan yang dikenal seorang sufi, dan tokoh suluk di Kabupaten Rokan Hulu ini lahir di‎ Kampung Danau Runda pada 28 September 1811 Masehi, dan wafat di usia 115 tahun di Besilam, Langkat, Sumatera Utara pada 7 Desember 1926 Masehi.

Pada kunjungan ke kampung halaman Syekh Abdul Wahab Rokan, Bupati Sukiman didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Rokan Hulu Hj. Peni Herawati, Ketua LAM Riau Rokan Hulu H. Zulyadaini, Kadisparbud Rokan Hulu Drs. Yusmar, M.Si, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Rokan Hulu Khoirul Fahmi, Kabag Perlengkapan Setdakab, serta anggota DPRD Rokan Hulu Ilham.

Setibanya di Kampung di Kampung Danau Runda, rombongan Bupati Rokan Hulu disambut kesenian tradisional robana dan pencak silat, Camat Kepenuhan T. Habrizal, Kepala Desa Rantau Binuang Sakti Tamrin, para tokoh agama dan adat, serta masyarakat setempat.

Setibanya di lokasi acara, Bupati Sukiman langsung ziarah di makam Tengku Abdullah Halim Tambusai, yang merupakan guru dari Syekh Abdul wahab Rokan, dan doa dipimpin oleh Mursyid Kholifah Syahril.

Setelah ziarah, Bupati Sukiman kemudian meninjau makam guru berasal dari Aceh, dan kuburan raja Rantau Binuang Sakti tujuh tingkat, dan meninjau batu pilar dan batu pijakan wuduk Syekh Abdul Wahab Rokan.

Setelahnya, Bupati Sukiman dan rombongan mengikuti prosesi acara di Surau Suluk Rantau Binuang Sakti yang saat ini tengah dalam proses pembangunan.

Tokoh Masyarakat Kepenuhan, Kholifah Syahril, dalam sambutannya mengatakan situs sejarah di Desa Rantau Binuang Sakti telah berumur hampir dua abad. Situ ini punya keistimewaan dan kelebihan tersendiri dari tempat lain, sehingga menjadi kebanggaan masyarakat setempat.

"Lokasi ini juga sering dikunjungi masyarakat, baik masyarakat Rokan Hulu dan masyarakat dari luar Provinsi Riau, maupun dari luar negeri seperti Malaysia," kata Kholifah Syahril.

Masih dalam sambutannya tersebut, Kholifah Syahril berharap Bupati Rokan Hulu membangun kawasan tersebut lebih baik lagi, sehingga lebih maju ke depannya.

Sementara, Kepala Desa Rantau Binuang Sakti Tamrin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kunjungan Bupati Rokan Hulu Sukiman yang kedua kalinya ke desanya.

Tamrin mengaku Bupati Sukiman pernah berkunjung ke desanya sekira 13 tahun lalu, saat itu Sukiman masih menjabat Wakil Bupati Rokan Hulu masa bakti 2006-2011.

"Dengan kunjungan Pak Bupati ini kami juga berharap agar tempat ini semakin menjadi perhatian sebagai situs sejarah dan ziarah masyarakat, baik di dalam maupun dari luar negeri," harap Tamrin.

Sementara, Bupati Rokan Hulu Sukiman, mengatakan pemerintah daerah akan terus membangun dan mengembangkan situs bersejarah di Desa Rantau Binuang Sakti tersebut.

Sukiman mengaku situs sejarah ini membuktikan bahwa Kabupaten Rokan Hulu dari dulu telah mempunyai tokoh agama setingkat sufi yang konon tidak saja dikenal di Riau dan Sumatera Utara, melainkan dikenal sampai Asia Tenggara bahkan Asia.

"Beliau hidup dalam suasana serba kekurangan dan keterbatasan tapi bisa berbuat banyak untuk umat dan masyarakat. Hal ini hendaknya menjadi motivasi dan pemacu bagi kita semua, untuk menjadikan contoh dan teladan perjuangan beliau, untuk itu kita harus semangat bersama membangun negeri ini," ajak Bupati Sukiman ke masyarakat.‎

Bupati Sukiman menambahkan, Pemkab Rokan Hulu telah membuktikan perhatiannya untuk situs sejarah di Desa RBS ini, seperti membangun visitor center dan gerbang masuk, serta surau suluk yang kini tengah proses pembangunan.‎

Orang nomor satu di Kabupaten Rokan Hulu ini mengharapkan situs sejarah di Desa RBS ini dapat memberikan pelajaran ke masyarakat. Sukiman janji, Pemkab akan pasang pagar dan merapikan, serta membentuk sedemikian rupa lokasi ini, sehingga menarik untuk dijadikan sebagai objek dan destinasi wisata sejarah di masa yang akan datang.

Bupati mengaku lahan di situs ini telah dibebaskan seluas 6,8 hektare dan telah bersertifikat BPN pada 2018. Diperkirakan, pada 2020 akan dibangun jalan sepanjang 2 kilometer sampai perbatasan dengan Kabupaten Rokan Hilir oleh Pemprov Riau.

"Tentu ini akan menambah strategisnya tempat ini ke depan. Mari kita berikhtiar dan berdoa, semoga tempat yang dianggap sakral dan mempunyai karomah ini dapat menjadi satu tempat kebanggaan masyarakat Rokan Hulu pada umumnya," kata Sukiman.

"Untuk itu kita rencanakan, jika di Besilam Langkat diperingati wafat atau Haulnya Syekh Abdul Wahab Rokan setiap tahun, maka di Rantau Binuang Sakti kita peringati hari kelahirannya dengan Milad-nya pada tahun 2020 atau 2021 yang akan datang," tambah Bupati Rokan Hulu, Sukiman.

Di akhir acara, Ketua Tim Penggerak PKK Rokan Hulu juga Bunda PAUD Rokan Hulu Hj. Peni Herawati melaksanakan pembinaan, baik belajar dan permainan kepada anak-anak PAUD dan guru PAUD setempat.***(Adv/ Pemkab Rokan Hulu)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang