Rabu, 11 September 2019 16:35

Termasuk ‎190,63 Gram Sabu dan 5 Pucuk Senjata,
Kejari Rohul Musnahkan BB dari 159 Perkara‎ 2018-2019

Kejari Rokan Hulu musnahkan berbagai barang bukti rampasan dari 159 perkara 2018-2019 yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inchrah yang ditangani lembaga itu.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) musnahkan berbagai barang bukti (BB) rampasan dari 159 perkara 2018-2019 yang telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inchrah yang ditangani Kejaksaan.

Pemusnahan barang bukti rampasan di halaman Kejari Rokan Hulu, Rabu (11/9/2019), dihadiri Bupati Rokan Hulu H. Sukiman, Kepala Kejari Rokan Hulu Freddy Daniel Simandjuntak, Waka Polres Rokan Hulu Kompol Willy Kartamanah, Kalapas Kelas II B Pasirpangaraian.

Hadir juga Danramil 02 Rambah Kapten Inf. Junaedi, Kasat Narkoba Polres Rokan Hulu AKP Masjang Effendi, Kabid Kesmas Dinkes Rokan Hulu Nana Sumpena, Tokoh Masyarakat, dan lainnya.

Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Rokan Hulu, Frederic Daniel Tobing, pada laporannya mengatakan seluruh barang bukti yang dimusnahkan telah memiliki kekuatan hukum tetap dari Pengadilan.

‎Daniel mengungkapkan untuk Sabu ada 103 perkara dengan jumlah barang bukti 190,63 gram‎, daun ganja kering 10 perkara dengan barang bukti 169,9 gram, pil ekstasi 1 perkara barang bukti 1 butir, obat-obatan 1 perkara barang bukti 107 item.

Senjata api atau UU Darurat 5 perkara dengan barang bukti 5 pucuk Senpi rakitan‎ dan 16 butir amunisi. Perkara judi kartu 21 perkara dengan barang bukti 15 set kartu remi dan 13 set kartu domino.

Judi dadu 4 perkara barang bukti 4 set dadu, rekapan Togel 8 perkara dengan 16 lembar rekapan Togel, rekapan KIM 3 perkara dengan 12 lembar rekapan KIM, dan uang palsu 1 perkara dengan barang bukti 49 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan 43 lembar pecahan Rp 50 ribu.

Barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara dimasukkan ke larutan deterjen,‎ Senpi dimusnahkan dengan cara dipotong pakai gerinda, sedangkan barang bukti lain dimusnahkan dengan cara dibakar.

Bupati Rokan Hulu Sukiman mengucapkan terima kasih ke penegak hukum yang telah ikut serta dalam meminimalisir peredaran Narkoba, perjudian, dan kejahatan lain, dalam menciptakan Rokan Hulu sebagai kabupaten yang baik.

Sukiman juga mengharapkan aparat penegak hukum, termasuk pihak Kepolisian tetap semangat dalam memberantas kejahatan di Kabupaten Rokan Hulu, termasuk peredaran Narkoba.

Diakui Bupati Sukiman lagi, untuk perkara Narkoba bukan hanya di Rokan Hulu saja yang terbilang ting‎gi, namun terjadi di seluruh Indonesia, sehingga diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam ikut serta memberantasnya.

‎Sementara, Kepala Kejari Rokan Hulu Freddy Daniel Simandjuntak mengatakan barang bukti dari 159 perkara yang dimusnahkan yang ditangani Kejaksaan merupakan perkara mulai akhir 2018 sampai dengan September 2019.

Ada beberapa jenis barang bukti yang sudah punya kekuatan hukum dimusnahkan, seperti sabu‎, daun ganja kering, obat-obatan yang masuk daftar G atau Gevaarlijk (berbahaya) merupakan jenis obat keras, uang palsu, Senpi, barang bukti judi, dan lainnya.

‎"Semua sudah inchrah dan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, jadi bisa kita pakai sebagai dasar bahwa untuk tidak berlama-lama kita musnahkan, karena kalau berlama-lama kan bisa disalahgunakan, ini kita hindari," ungkapnya.

"Dan ini merupakan suatu kegiatan rutin dalam setahun harus ada tiga kali pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh Kejaksan Negeri Rokan Hulu," pungkas Freddy.‎***(zal)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang