Selasa, 10 September 2019 16:30

Pendaftaran Mulai 10-21 September 2019,
DPC PDI-P Rohul Mulai Buka Penjaringan Cabup dan Cawabup untuk Pilkada 2020

DPC PDI-P menjadi yang pertama membuka tahap penjaringan cabup dan cawabup untuk Pilkada Rohul 2020 mendatang. Pendaftaran dibuka mulai hari ini hingga 11 hari ke depan.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menjadi partai‎ pertama yang membuka tahap penjaringan calon Bupati (Cabup) dan calon Wakil Bupati (Cawabup) untuk Pilkada serentak 2020.

Penjaringan Cabup dan Cawabup untuk Pilkada Rokan Hulu 2020 diumumkan oleh Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu Hardi Chandra, melalui konferensi pers di Sekretariat DPC‎ di Kilometer 1 Jalan Diponegoro Pasirpangaraian, Selasa sore (10/9/2019).

Konferensi pers dihadiri sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu, seperti Sumia‎rtini (Bendahara), Rahmat Tuah Daulay SH (Sekretaris), dan lainnya.

Hardi Chandra‎ mengatakan konferensi pers pengumuman pembukaan penjaringan Cabup dan Cawabup Rokan Hulu untuk Pilkada serentak 2020 dilakukan serentak di Provinsi Riau pada hari ini, Selasa, sesuai intruksi DPP PDI Perjuangan kepada DPD PDI Perjuangan Riau.

Hardi menerangkan penjaringan Cabup dan Cawabup Rokan Hulu terbuka untuk umum dan seluas-luasnya, baik putra dan putri terbaik Rokan Hulu, tokoh masyarakat‎, dan tokoh-tokoh lain yang punya keinginan maju di Pilkada Rokan Hulu 2020.

Penjaringan Cabup dan Cawabup, sambung Hardi, juga berlaku bagi kader PDI Perjuangan yang‎ punya kesiapan dan kesanggupan, serta punya keinginan maju di Pilkada serentak 2020.

"Kesempatan ini kami berikan seluas-luasnya kepada tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh kita yang mempunyai keinginan untuk maju di Pilkada 2020," jelas Hardi Chandra saat konferensi pers, Selasa sore.

Berkas persyaratan, kata Hardi, bisa diambil dari Tim Penjaringan diketuai Budi Suroso di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu Kilometer 1 Jalan Diponegoro Pasirpangaraian, Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah.

Pendaftaran penjaringan Cabup dan Cawabup untuk Pilkada 2020 di Sekretariat PDI Perjuangan‎ dibuka sesuai jam kerja, yaitu mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB.

Hardi menambahkan pendaftaran Cabup dan Cawabup untuk Pilkada 2020 dibuka selama 12 hari, dimulai Selasa 10 September sampai dengan 21 September‎ 2019.

Setelah proses pendaftaran, seluruh berkas pencalonan Cabup dan Cawabup Rokan Hulu yang telah mendaftar‎ akan diserahkan ke DPD PDI Provinsi Riau pada 22 September 2019, untuk diteruskan ke DPP PDI Perjuangan.

Hardi mengaku PDI Perjuangan menjadi partai pertama yang membuka tahapan penjaringan Cabup dan Cawabup Rokan Hulu‎ karena sesuai intruksi DPP, apalagi Pilkada menjadi tumpuan masyarakat terkait persoalan seluruh harapan.

PDI Perjuangan sebagai wadah memberikan pembelajaran, baik itu pembelajaran terhadap masyarakat, kader, maupun tokoh masyarakat yang akan memimpin di legislatif dan eksekutif.

Setiap Cabup dan Cawabup yang telah mendaftar ke DPC PDI Perjuangan Rokan Hulu akan mengikuti fit and proper test, termasuk survey di lapangan bagaimana penerimaan masyarakat terhadap calon, baik itu aduan masyarakat yang positif maupun yang negatif.

"‎Sehingga nanti dalam menetapkan calon yang diusung PDI Perjuangan tentunya sudah begitu sangat selektif, dan ini memang betul-betul sudah disurvey dan disaring," ungkap Hardi, dan mengaku hasil fit and proper test dan hasil survey juga akan dikirimkan ke DPP.

‎"Seterusnya tentu PDI Perjuangan juga akan melakukan sekolah calon kepala daerah, ini tahapan yang paling penting."

"Terkait persoalan calon kepala daerah ini membutuhkan waktu yang sangat luar biasa, sehingga dengan kondisi keadaan PDI Perjuangan bisa meminimalisir kader-kader yang ke depannya terkait persoalan masyarakat," tambah Hardi dan mengatakan pengumuman akan dilakukan setelah adanya keputusan dari DPP PDI Perjuangan.

Ditanya apakah ia sendiri siap jika ditunjuk DPP sebagai Cabup atau Cawabup, Hardi menuturkan pada prinsifnya ia selaku kader harus patuh dan tunduk atas intruksi partai.

"Ketika DPP mengintruksikan menugaskan saya siap‎," jawab Hardi, dan menurutnya masih banyak kader senior yang mungkin lebih mampu daripada dirinya.

Ditanya soal mahar politik dari PDI Perjuangan, Hardi menegaskan‎ tidak ada mahar politik yang ditetapkan oleh DPP selama ini.

"‎Sepanjang hari ini yang saya ketahui tidak ada," pungkas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu, Hardi Chandra.

Perlu diketahui, pada Pemilu 2019, PDI Perjuangan sendiri mendapatkan 6 kursi di DPRD Kabupaten Rokan Hulu. Bila aturan KPU minimal 9 kursi, maka untuk mengusung Cabup di Pilkada Rokan Hulu 2020, maka PDI Perjuangan harus berkoalisi dengan partai politik lain.‎***(zal)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang