Senin, 9 September 2019 17:02

Pasca Aksi Damai, Rembukan PT HKI dan Masyarakat Duri 13, Sepakati 7 Point Penting

PT HKI dan masyarakat Duri 13 menggelar perundingan pasca aksi damai warga. Hasil rembukan itu, kedua belah pihak menyemakati tujuh poin penting.

Riauterkini - DURI - Aksi Damai yang dilakukan ratusan masyarakat yang tergabung dari Desa Kesumbo Ampai, Bumbung dan Bathin Sobanga, Senin (9/9/19) pagi ke Kantor Hutama Karya Insfrastruktur (HKI) di kawasan Jalan Lintas Duri - Dumai, Duri 13, Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis akhirnya menemukan kesepakatan.

Dibawah pengawalan ketat ratusan aparat keamanan dari Polsek Mandau dan Polres Bengkalis, PT HKI dan masyarakat Duri 13 akhirnya menyepakati sedikitnya 7 Point diantaranya pertama meminta perusahaan agar bersilaturrahmi kepada tokoh masyarakat dan Pemerintah Desa Bumbung, Kesumbo Ampai dan Bathin Sobanga. Kedua, terkait tenaga kerja lokal, masyarakat Duri 13 meminta sebanyak 40 persen dari total naker PT HKI Pekdum V dan Subkonnya harus memakai masyarakat sekitar.

Ketiga, debu yang bertebaran akibat aktifitas lalu lalang mobil operasional perusahaan dengan berpengaruh akan kesehatan, masyarakat meminta PT HKi untuk melakukan penyiraman jalan dimulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Keempat, setiap kerusakan jalan yang ditimbulkan akan operasional Perusahaan agar dapat diperbaiki dan finalnya dilakukan sampai dengan prime coat.

Kelima, aktifitas proyek mempunyai batas waktu hingga pukul 22.00 WIB. Jika lebih, perusahaan harus menginformasikan ke masyarakat melalui penanggung jawab yang telah disepakati bersama dan kecepatan maksimal kendaraan operasional tidak lebih dari 40 Kilometer perjam. Keenam, ikut berpartisipasi membantu kegiatan masyarakat dan posko kesehatan bagi masyarakat didaerah rawan debu dan ketujuh, PT HKI bersedia menjembatani terkait dengan hutang gaji pekerja yamg belum dibayarkan oleh pihak Subkon.

Namun di point kedua, Kepala Proyek (Kapro) PT HKI Pekdum V, Ardian tampak keberatan dan beralasan harus berkoordinasi dengan pimpinan HKI pusat terlebih dahulu di Jakarta.

"Kita tetap berkomitmen akan dampak yang kita timbulkan terkait pembangunan proyek Tol Pekanbaru - Dumai ini. Mudah mudahan dengan komunikasi yang sudah terjalin saat ini, seluruh kesalah pahaman dapat teratasi dengan baik. Terimakasih bagi semua pihak yang telah membantu dan mohon maaf atas segala kekurangan kami selama berada disini,"ujar Ardian.

Usai menyepakati komitmen, PT HKI Pekdum V dan masyarakat Duri 13 tampak menandatangani kesepakatan dengan disaksikan 3 Kepala desa sekitar operasional proyek serta Kapolres Bengkalis dan Kapolsek Mandau.*(hen)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang