Senin, 9 September 2019 16:38

Dinkes Bengkalis Gencar Sosialisasi Cerdas dan Cermat Makan Obat ke Desa

Seiring keluarnya Inbup Bengkalis tentang Gema CerMat, Dinas Kesehatan setempat gencar menyosialisasikan bijak makan obat kepada masyarakat, bahkan sampai ke pedesaan.

Riauterkini-BENGKALIS- Dengan dikeluarnya Instruksi Bupati (Inbup) Bengkalis Nomor 243/2019 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Gerakan Msasyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat), Guna merealisasikan hal tersebut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis melalui UPT Puskesmas Selatbaru, Kecamatan Bantan sebagai Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi GeMa CerMat bertempat di Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Senin (9/9/19).

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri perwakilan Camat Bantan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Organisasi Profesi Farmasi, Hakli, Kepala Desa Berancah, Turadi, Tim PKK Desa Brancah, Tokoh Masyarakat, Organisasi Pemuda dan masyarakat sebanyak 60 orang.

Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH diwakili Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Donni Sartika menyampaikan, bahwa masih sering terjadi masyarakat menggunakan pengobatan sendiri (swamedikasi) ketika sakit dan sering menduga-duga melakukan pengobatan sendiri (swamedikasi) obat apa yang cocok untuk penyakitnya tanpa berkonsultasi ke tenaga medis atau dokter yang berpengalaman.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan bahwa 35,2% rumah tangga menyimpan obat untuk swamedikasi (pengobatan sendiri). Dari jumlah tersebut, 35,7% di antaranya menyimpan obat keras. Lebih spesifik lagi, 27,8% dari obat keras tersebut adalah obat antibiotik. Mirisnya, sebanyak 86,1% dari antibiotik yang disimpan tersebut diperoleh tanpa resep dokter. Hal ini memicu terjadinya masalah kesehatan baru, khususnya resistensi bakteri.

Donni Sartika juga menambahkan bahwa perkembangan ilmu teknologi begitu cepat, informasi mudah didapatkannya termasuk salah satu obat bebas, sehingga masyarakat akan mudah mendapatkan obat, namun tanpa pengetahuan dan informasi memadai, dapat menyebabkan tujuan pengobatan tidak tercapai bahkan masalah kesehatan baru seperti dosis yang berlebihan dan kejadian efek samping.

Penggunaan obat yang benar dan rasional perlu diketahui oleh masyarakat, untuk itu masih sangat perlu diberikan edukasi mengingat fenomena masyarakat yang belum tahu cara menggunakan obat dengan baik dan benar, karena kalau masyarakat melakukan dengan benar dan tepat dapat mendukung upaya pembangunan kesehatan.

"Kami berharap kegiatan ini mampu jadi media bagi pemerintah dengan dukungan dari stakeholder dan masyarakat yang hadir acara sosialisasi ini untuk bersama-sama mencerdaskan masyarakat menggunakan obat, termasuk keterlibatan lintas sektor yang terkait sangat diharapkan dapat menunjang keberhasilan dan ketercapaian tujuan GeMa CerMat," pinta Donni.

Disisi lain pemateri sosialisasi, Edi Sudarto, SKM juga sebagai Kepala Seksi Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bengkalis memaparkan, bahwa dengan menggunakan dua metode cara belajar insan aktif dengan pemerdayaan masyarakat kreatif yang baru ini cepat diterima, cepat dipahami dan adanya perubahan menyampian informasi langsung yang sangat bagus dalam melakukan edukasi GeMa CerMat.

Bahwa keberhasilan GeMa CerMat akan dapat diukur kinerja capaiannya melalui Deklarasi Kampong GeMa CerMat/Dusun GeMa CerMat/RW GeMa CerMat dengan Integrasi Desa/Dusun/RW Inovatif/kreatif seperti adanya Gerakan Masyarakat Tanam Obat. Gerakan Tanaman Usir Nyamuk, Gerakan Bersama Minum Jamu dan Industri Obat Tanaman Rumah Tangga.

Dengan dua metode baru edukasi kepada masyarakat dengan sinergitaskan inovatif dan kreatif desa. Masyarakat akan semangat untuk mendapatkan karya sekaligus penambahan ekonomi baru dengan difasilitasi oleh Dinkes Kabupaten Bengkalis.

"Dengan demikian edukasi yang kreatif sebagai pendorong, diharapkan dapat menunjang keberhasilan dan ketercapaian tujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran. Kepedulian dan keterampilan yaitu Masyarakat Cerdas, Masyarakat Cermat Menggunakan Obat. Ujar Edi Sudarto.

Untuk mendorong dan membangunan kepedulian dan kesadaran masyarakat cerdas menggunakan obat, terus dilakukan upaya dan terobosan dan inovasi juga dengan dua metode cara belajar insan aktif dan pemberdayaan masyarakat inovasi melalui Program GeMa CerMat.

Selain kegiatan sosialisasi panitia juga menyiapkan doorprize bagi peserta yang ikut sosialisasi tersebut.***(dik)

Foto : Kegiatan Sosialisasi GeMa CerMat di Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Senin (9/9/19).


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang