Jum’at, 30 Agustus 2019 14:34

Kanwil Kemenag Riau Turun Tangan, Murid MAN 1 Telukkuantan Hentikan Mogok

Setelah sekira dua pekan mogok belajar sebagai aksi protes terhadap kepala sekolah yang baru, akhirnya siswa MAN 1 Telukkuantan kembali belajar.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Perseteruan antara Kepsek dan murid MAN 1 Telukkuantan kini mulai mereda setelah Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemeneg Provinsi Riau turun tangan menyelesaikan persolan tersebut.

Dimana sebelumnya, para siswa siswi MAN 1 Telukkuantan ini melakukan mogok belajar sebagai bentuk menyampaikan protes kepada Kepsek, karena tidak menginginkan Kepsek memimpin Sekolah tersebut.

Namun, persoalan ini akhirnya bisa dimediasi pihak Kanwil Kemenag Provinsi Riau, dengan ketetapan menjalankan fungsi dan tugas masing-masing. Seperti siswa diminta belajar sementara para Guru diminta tetap mengajar.

"Saat ini sudah kembali belajar, sebelumnya selama dua minggu memang ada mogok, tapi setelah kita mediasi dan menemui masing-masing pihak mereka mau menerima saran kita," ujar Drs. Hasmudi Hasan Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Jum'at (30/8/2019) siang di Telukkuantan.

Menurut Hasmuni, saat ini yang perlu difikirkan dulu bagaimana anak didik ini bisa belajar sehingga tidak dirugikan, karena kalau berlarut-larut bisa tertinggal dalam prosesnya.

Ia berjanji, masalah ini nantinya akan ia sampaikan dulu kepada pihak Kanwil Provinsi untuk memutuskan jalan keluar sehingga tak ada lagi persolan yang dapat merugikan masing-masing pihak.

Karena untuk masalah ini ada regulasinya dan ketetapan-ketetapan yang harus diikuti. Kemudian secara tertulis dan hukum saat ini menurutnya Rini masih terhitung sebagai Kepsek.

"Untuk penunjukan Plh tidak ada, karena Rini masih terhitung sebagai Kepsek," jelasnya.

Tapi, sungguhpun demikian selaku pejabat teknis, untuk Plh ini ia akan menyampaikan dulu kepada Kakanwil sesuai hasil temuannya di lapangan, karena yang memutuskan adalah Kakanwil bukan dirinya, sebab ia hanya selaku pejabat teknis bukan pembina kepegawaian.

Menurutnya, sangat disayangkan masalah MAN 1 Telukkuantan ini jika berlarut-larut, sebab Sekolah ini sudah memiliki level prestasi di tingkat Nasional. Di Riau Sekolah yang mendapat perhatian skala Nasional hanya ada tiga termasuk salah satunya MAN 1 Telukkuantan ini.

"Maka sangat kita sayangkan jika Sekolah ini dalam persolan. Untuk itu selaku pejabat teknis saya turun ke Kuansing agar persoalan ini bisa selesai dan tidak berlarut-larut," ungkapnya.* (Jok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang