Sabtu, 24 Agustus 2019 11:40

Peletakan Batu Pertama,
Gubri Sumbang Rp50 Juta untuk Pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN

Peletakan batu pertama pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, sudah dilakukan. Gubri mewakafkan uang Rp50 juta untuk pembangunannya.

Riauterkini - PEKANBARU - Peletakan pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar sudah dimulai.

Pada pembangunan tahap awal Universitas Anak Yatim ASEAN, orang nomor satu di Riau mewakafkan uang senilai Rp50 juta.

"Nanti selain peletakan batu pertama ini, ada juga gerakan wakaf yang kita harapkan dapat membantu pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN ini. Untuk gerakan wakaf ini saya mulai dengan Rp50 juta," kata Gubri, sesaat sebelum dimulainya peletakan batu pertama di lokasi pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN," kata Gubri, Sabtu (24/8/19).

Peletakan batu pertama pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN yakni Menteri Bidang Ibadah serta Menteri Bidang Muamalah dan sholat Kerajaan Arab Saudi. Kemudian dihadiri Ketua DPRD Riau, Ketua Yayasan Wakaf dan Anak Yatim (Yawatim) Ahmad Chodori serta Hasyim Jamadi selaku pewakaf lahan seluas 100 hektar tempat lokasi dibangunnya universitas.

Selain itu, hadir juga Ketua Umum Yawatim ASEAN Prof Dr Mahmud bin Mansyur. Pimpinan University Colage Bestari Trengganu serta berbagai undangan yang hadir pada kesempatan ini.

Gubri sendiri menyatakan apresiasi dan dukungannya atas pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN ini. Menurut Syamsuar, apa yang sudah dilakukan para penggagas khususnya Yayasan Yawatim Riau ini selaras dengan gerakan wakaf yang dilakukannya.

"Kita doakan orang yang telah mewakafkan untuk pembangunan Universitas Anak Yatim ASEAN ini dapat terwujud," harap Gubri.*(mok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang