Selasa, 20 Agustus 2019 17:26

Tingkatkan Kesejahteraan, Dinsos Bengkalis akan Salurkan Bantuan 36 KUBE Produktif

Dinas Sosial Bengkalis akan menyalurkan bantuan untuk 36 Kelompok usaha Bersama produktif yang ada di kabupaten itu. Ini merupakan realisasi dari komitmen untuk mendukung tumbuh kembang usaha tersebut.

Riauterkini-BENGKALIS- Komitmen untuk mendukung menumbuhkembangkan serta meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis akan menyalurkan bantuan kepada KUBE produktif yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Tahun anggaran 2019 ini, tercatat akan disalurkan kepada 36 KUBE yang ada di beberapa kecamatan. Dengan berbagai macam jenis usaha dan bentuk bantuan dalam bentuk barang yang berbeda-beda.

Dari 36 KUBE produktif untuk pertama kali disalurkan baru kepada KUBE Mandiri Jaya Desa Pedekik Kecamatan Bengkalis pekan lalu. Penyerahan langsung dari Dinsos Kabupaten Bengkalis oleh Kepala Dinsos, Dra. Hj. Martini, MH kepada pengelola KUBE Mandiri Jaya Desa Pedekik didampingi Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin, Yuniar, WR, A.KS dan Kepala Seksi Pengolahan, Penyaluran Bantuan Stimulan dan Penataan Lingkungan Sosial, Isa, S.Ag, M.Si.

Sedangkan untuk KUBE di kecamatan lainnya sedang dalam proses pengerjaan.

Besarnya nilai anggaran, kepada KUBE berbeda-beda tergantung dari jenis usahanya atau bervariasi antara Rp15 hingga Rp25 juta.

Kepala Dinsos Kabupaten Bengkalis, Hj. Martini melalui Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Yuniar, WR, A.KS mengatakan, bahwa bantuan kepada KUBE tahun 2019 ini tersebar di beberapa kecamatan, yakni ada di Mandau, Kecamatan Bengkalis, Siak Kecil dan di Kecamatan Bantan. Kemudian, alokasi anggaran yang diusulkan juga berdasarkan dari proposal yang masuk diajukan ke Dinsos Kabupaten Bengkalis.

"Memang seharusnya sudah secepatnya bisa dilaksanakan agar serapan anggaran bisa optimal," katanya kepada wartawan, Selasa (20/8/19). Dilanjutkan Yuniar, nominal bantuan juga disesuaikan dengan kemampuan anggaran, dan sangat dipengaruhi oleh jenis usahanya. Ia menyontohkan, antara bantuan ke KUBE jenis usaha makanan ringan berbeda dengan KUBE perbengkelan atau cucian motor.

"Kemudian untuk anggaran bersumber dari APBD, bantuan yang diberikan kepada KUBE adalah dalam bentuk barang, tidak bisa berupa uang," katanya lagi.

Setelah menerima bantuan ini, KUBE tidak 'dilepas' begitu saja. Akan tetapi dilanjutkan Yuniar, Dinsos akan membimbing dan terus melakukan pembinaan, baik secara administrasi ataupun teknis.

"Bantuan harus betul-betul dimanfaatkan dan dijalankan agar usaha KUBE berkembang. Kita berharap dengan bantuan usaha ekonomi produktif ini bisa membantu income atau pendapatan keluarga, anggota KUBE," imbuhnya seraya menyebutkan, anggota KUBE penerima ini juga merupakan peserta Basis Data Terpadu (BDT) atau dari keluarga kurang mampu tercatat di Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Selain bersumber dari APBD Kabupaten Bengkalis, bantuan kepada KUBE pada tahun 2019 ini, juga bersumber dari dana APBN antara lain ada 20 unit KUBE di Kecamatan Pinggir dan 20 unit di Bengkalis.***(dik)

Foto : Kepala Dinsos Kabupaten Bengkalis Dra. Hj. Martini, MH menyerahkan secara simbolis bantuan kepada KUBE Mandiri Jaya Desa Pedekik, Bengkalis pekan lalu.


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang