Senin, 19 Agustus 2019 12:57

Banyak Meninggal, KPU tak Bisa Perketat Seleksi KPPS

Terkait banyaknya anggota KPPS yang meninggal saat melaksanakan Pemilu 2019, KPU tak bisa memperketat seleksi.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait banyaknya petugas KPPS yang sakit danenibggal dalam menjalankan tugas pada Pemilu 2019 lalu, Ketua Ilham Muhammad Yasir disela pelaksanaan Rapat Evaluasi Kampanye Pemilu 2019 Senin (19/8/19) menyatakan bahwa KPU tidak bisa melakukan seleksi ketat dalam rekruitment petugas KPPS di Riau.

Menurutnya, jumlah petugas KPPS di Riau yang sedemikian banyak serta waktu yang relatif tidak banyak, membuat KPU Riau tidak memungkinkan melakukan seleksi yang sangat ketat untuk rekruitment.

"Bagaimana akan melaksanakan recruitment secara ketat dalam penerimaan petugas KPPS. Jumlahnya sangat banyak. Untuk informasi saja, jumlah petugas KPPS di Riau mencapai sekitar 199 ribu petugas KPPS se Riau," terangnya.

Ilham menjelaskan, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Riau mencapai angka lebih dari 17 ribu. Petugas KPPS per TPS nya sebanyak 7 orang. Jika di akumulasikan mencapai lebih dari 119 ribu orang.

"Dengan jumlah petugas KPPS sebanyak itu, sulit kemungkinanelakukan seleksi ketat dalam rekruitment petugas KPPS. Yang bisa dilakukan adalah melakukan batasan usia," terangnya.

Ia menambahkan, KPU sudah melakukan proses seleksi dengan mengubah batas usia. Pada pemilu 2019 lalu, KPU sudah menurunkan batas usia. Dari 25 tahun menjadi 17 tahun bagi pendaftar KPPS.

"Batas usia boleh menyumbang suara adalah 17 tahun. Lalu kenapa petugas KPPS tidak bisa direkrut pemuda di usia 17 tahun. Mereka lebih kuat dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih bagus dibandingkan yang jauh lebih berumur lanjut," katanya.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang