Ahad, 18 Agustus 2019 20:56

Dugaan Suap Anggota DPRD Riau,
Polresta Pekanbaru Periksa Saksi Kunci Ar

Polresta Pekanbaru hari ini periksa saksi kunci Ar dalam dugaan perkara Suap yang menyeret nama anggota DPRD Riau berinisial NJ.

Riauterkini - PEKANBARU - Hari ini, Minggu (18/08/19) Polresta Pekanbaru memeriksa saksi kunci Ar dalam perkara dugaan suap yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Riau terpilih NJ. Ar dikabarkan diperiksa selama 5 jam.

"Iya benar, tadi penyidik memeriksa saksi inisial Ar untuk laporan dugaan suap KPPS," ujar Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Awaluddin Syam.

Ar dikabarkan merupakan orangvauruhan NJ yang mengantarkan uang kepada Is yang saat pemilih legilatif lalu bertugas sebagai Ketua Kelompok Penyelenggara Pungutan Suara (KPPS) di Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru.

Diinformasikan Awal, Ar datang sendiri untuk memberikan keterangannya. Memang sebelumnya Ia sempat dipanggil oleh pihak Polresta Pekanbaru. Namun, tidak memenuhi pemanggilan tersebut.

"Hari ini dia datang sendiri untuk memberikan keterangannya," terangnya.

Ar diketahui tidak sendirian saat bertugas mengabtarkan uang yang diduga sebagai suap kepada KPPS itu. Ada saksi lain yang menemani Ar.

"Pekan depan ada 4 saksi yang kita agendakan untuk datang memberikan keterangannya. Surat panggilan sudah kita sampaikan," Tegasnya.

Tambahnya, Selasa nanti pihaknya juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap NJ yang sebelumnya pernah di oanggil namun tidak datang drngan alasan sakit. "Sebelumnya kan NJ sakit, jadi tidak bisa hadir untuk diperiksa. Jadi kita jadwalkan lagi, kalau tidak Selasa, ya Rabu lah jadwal pemeriksaannya," Tutur Awal.

Sebelumnya, Poliso juga telah memeriksa Is pada awal Agustus lalu.

Kasus dugaan suap melibatkan legislator terpilih NJ ini terjadi saat proses pemungutan suara pada pemilihan umum April 2019 lalu. Saat itu, NJ yang merupakan calon petahana kembali bertarung di pemilihan legislatif dan berhasil duduk kembali. Sementara Ismerupakan Ketua KPPS Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh.***(rul)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang