Sabtu, 17 Agustus 2019 17:00

Di Areal Karlahut, Tim Kodim 0302 Inhu Peringati HUT Kemerdekaan RI

Lima hari berjibaku memadamkan api di tengah areal karlahut, tak mengendorkan semangat kebangsaan yang telah tertanam di jiwa tim Kodim 0302 Inhu. Mereka tetap menggelar upacara di tengah areal yang sebelumnya terbakar.

Riauterkini-RENGAT-Lima hari berjibaku memadamkan api ditengah areal Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut), tak mengendorkan semangat kebangsaan yang telah tertanam di jiwa dan sanubari tim Kodim 0302 Inhu. Semangat kebangsaan ini dibuktikan dengan tetap menggelar upacara bendera HUT kemerdekaan RI ke-74 ditengah areal yang sebelumnya membara.

Peringatan upacara bendera HUT kemerdekaan RI ke-74 yang digelar Tim Kodim 0302 Inhu yang tengah memadamkan Karlahut, dilakukan diareal bekas konsesi PT.SBB di Desa Pulau Gelang, Kecamatan Rengat Inhu, Sabtu (17/8/19).

"Untuk mencapai lokasi kebakaran lahan di Pulau Gelang ini cukup jauh, dimana sebelumnya naik pompong sekitar 30 menit dan dilanjutkan dengan berjalan kaki di areal yang cukup sulit sepanjang lima kilometer," ujar Dandim 0302 Inhu Letkol.Arh.Hendra Roza kepada riauterkinicom, Sabtu (17/8/19) melalui selulernya.

Diungkapkanya, dirinya merasa terharu dan bangga melihat anggotanya yang dengan penuh semangat tetap menggelar upacara bendera HUT kemerdekaan RI ke-74 walau dalam kondisi lelah setelah lima hari bertukus lumus memadamkan kobaran api.

"Ada rasa bangga dan haru melihat semangat anggota-anggota saya ini, walau lelah setelah lima hari tanpa henti melakukan pemadaman api di areal tersebut, tapi semangat mereka untuk melaksanakan upacara bendera memperingati HUT kemerdekaan RI ke-74 tetap membara," ungkapnya.

Upaya pemadaman api diareal yang terbakar seluas 200 hektar dari 5 ribu hektar luas areal yang ada di Pulau Gelang yang dilakukan Tim Kodim 0302 Inhu yang terdiri dari 21 personil Kodim 0302 Inhu, 15 personil KPBD dan 6 personil Manggala Agni akhirnya berbuah manis. Dengan dibantu hujan yang turun, kebakaran lahan dapat diatasi.

"Alhamdullilah dengan dibantu Allah melalui hujan yang turun, Tim berhasil memadamkan kebakaran lahan yang sebagian besar gambut. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat, agar kebakaran lahan seperti ini tidak terulang lagi. Agar tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan maupun ladang, sebab ada sangsi hukum yang menanti sesuai aturan perundang-undangan," jelasnya. *** (guh)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang