Jum’at, 16 Agustus 2019 13:23

Dapat Ide dari Menonton TV,
Dua Pria di Pekanbaru ini Nekat Jadi Polisi Gadungan dan Peras Warga

Dua polisi gadungan ini dibekuk polisi karena berusaha memeras dua orang yang baru saja keluar dari wilayah Kampung Dalam, Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Mengaku mendapat sebuah ide dari tontonan di televisi (TV), MS (32) dan YT (19) nekat melakukan pemerasan sambil mengaku sebagai anggota polisi. Targetnya adalah dua orang warga yang baru keluar dari wilayah Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan.

Beruntung di malam kejadian itu, salah satu korban sempat lari ketakutan dan berteriak minta tolong. Tepat di waktu yang bersamaan, tim Opsnal Polsek Lima Puluh yang sedang patroli pun melihat hal tersebut dan berhasil mengamankan kedua tersangka.

Menurut Kapolsek Lima Puluh, AKP Sanny Handityo, pemerasan dengan modus mengaku sebagai polisi tersebut dilakukan oleh tersangka pada Selasa (13/08/19) malam lalu. Saat itu, kedua tersangka yang sedang berboncengan sepeda motor melihat dua orang pemuda yang juga berboncengan mengendarai motor melintas keluar dari Kampung Dalam. Bergaya bagaikan polisi sungguhan, kedua tersangka kemudian memepet sepeda motor korban di Jalan Sudirman Ujung dan menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan korban.

"Mereka (tersangka) melihat korban mengendarai motor, lalu mengejar korban dan memberhentikannya sambil menanyakan surat-surat kendaraan. Tersangka juga mengaku polisi," ujarnya disela ekspose di Mapolresta Pekanbaru, Jum'at (16/08/19).

Dijelaskannya, ketika tersangka meminta surat kendaraan tersebut, korban tak bisa menunjukkannya dan tersangka lalu meminta korban agar menjemput surat kendaraannya ke rumah dengan jaminan korban harus menyerahkan handphonenya. Dengan sangat terpaksa, korban pun memberikan handphonenya kepada tersangka.

"Korban kemudian pulang ke rumahnya sambil diiringi oleh kedua tersangka. Tapi begitu sampai di Jalan Tanjung Datuk, tersangka justru menyerempet korban sampai korban terjatuh. Di lokasi kedua itu, tersangka juga sempat menggeledah para korban sambil menuduh korban membawa narkoba," gumamnya.

Ketika jatuh dari motor tersebut, sambung Kapolsek, salah satu korban lalu mengambil kesempatan untuk lari. Disaat itulah, tim Opsnal Polsek Lima Puluh yang lagi patroli mendatangi korban dan mempertanyakan gerangan yang terjadi. Korban kemudian menceritakan semuanya sampai akhirnya tim opsnal mendekati tersangka dan terbongkarlah bahwa tersangka bukan polisi.

"Begitu tim kita menginterogasi tersangka, tersangka ternyata bukan polisi dan langsung kita amankan ke Mapolsek. Tersangka hanya pura-pura (menjadi polisi) untuk memeras korban. Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 368 KUHP," tutupnya.*(gas)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang