Rabu, 14 Agustus 2019 15:23

Rusak Ekosistem, Penambangan Emas Ilegal di Desa Petapahan Gunung Toar, Kuansing Terus Berlangsung

Para penambang emas liar di Gunung Toar, Kuansing, sepertinya tak pernah jera. Padahal aparat terkait tiap sebentar menggelar razia.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Tidak tanggung-tanggung Kuansing terus diporak porandakan oleh pelaku PETI. Seperti yang terdapat di Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar, sejumlah alat berat masih didapati beroperasi melakukan penambangan.

Alat berat ini diketahui masih beroperasi setelah Ketua LSM Suluh Kuansing, Nerdi Wantomes, SH turun ke lapangan meninjau lokasi penambangan, Rabu (14/8/2019) siang.

"Dari paninjauan kita ke lapangan memang sejumlah alat berat masih ada yang menambang di Sungai Desa Petapahan," ujar Nerdi.

Menurut Nerdi, pelaku PETI ini sudah beroperasi sejak 8 bulan lalu, hingga sampai sekarang. Para pelaku PETI ini kata dia masih tetap aman menjalankan aktifitasnya.

Ia minta pihak berwajib dan pihak terkait agar turun tangan menertipkan PETI yang merusak lingkungan ini. Sebab, beberapa kali Desa petahapan sudah terdampak bencana akibat kondisi ini.

"Belum lama ini kita melihat Desa Petapahan kan terkena dampaknya seperti banjir bandang yang sempat menghanyutkan rumah warga di seputaran alliran Sungai Desa setempat," sebutnya.

Itu menurutnya, akibat kondisi Sungai yang tak beraturan lagi sehingga aliran Sungai tak berada pada jalur yang tepat, bahkan kedudukan bendungan sempat membuat kecemasan bagi warga sekitar, karena perna jebol.

"Kalau melihat kondisi sekarang betapa hancurnya Negeri kita ini, akibat ulah manusia-manusia yang tidak punya kepedulian terhadap lingkungan," sesal Nerdi.

Terkait masalah PETI ini, ia akan membuat laporan ke Polres Kuansing, supaya dilakukan tindakan tegas oleh pihak berwajib agar aktifitas PETI ini benar-benar bersih dari lingkungan di Kuansing.

"Besok rencananya kita akan membuat laporan ke Polres Kuansing, agar pelaku PETI ini bisa ditindak tegas untuk tidak lagi beroperasi," jelas Nerdi.* (Jok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang