Selasa, 13 Agustus 2019 18:16

Dugaan Kepemilikan 37 Kg Sabu, Mantan Sipir Lapas Bengkalis Batal Dituntut Hari Ini

PN Bengkalis kembali gelar sidang perkara dugaan kepemilikan 37 kilogram sabu-sabu, 75 ekstasi dan 10 ribu happy five. Namun tuntutan mantan sipir Lapas ditunda karena berkas belum lengkap.

Riauterkini-BENGKALIS- Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis hari ini kembali menjadwalkan sidang dengan agenda tuntutan perkara dugaan kepemilikan 37 kilogram sabu-sabu, 75 ekstasi dan 10 ribu happy five menyeret mantan sipir Lapas Bengkalis Suci dan kawan-kawan. Namun, harus kembali ditunda menyusul hingga hari ini tuntutan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI belum turun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bengkalis.

"Ya hari ini seharusnya sidang tuntutan. Namun karena berkas tuntutannya belum turun dari Kejagung, sidang kembali ditunda dan dijadwalkan kembali Rabu besok," ungkap Kasi Pidum Kejari Bengkalis, Iwan Roy Charles, S.H kepada wartawan, Selasa (13/8/19).

Penundaan sidang ini juga dibenarkan oleh Humas PN Bengkalis, Zia Ul Jannah, S.H.

"Sidang ditunda dan dijadwalkan kembali besok. Rencananya merathon," kata Zia.

Diketahui Terdakwa Suci Ramadianto, Rojali, Iwan Irawan, Surya Darma dan Muhammad Aris ditangkap Polda Riau atas dugaan kepemilikan 37 kilogram sabu-sabu, 75 ekstasi dan 10 ribu happy five yang ditemukan dalam sebuah pompong di Perairan Bengkalis.

Pengungkapan kasus ini berawal dari patroli petugas Polair pada 16 Desember 2018 lalu. Saat itu petugas yang berada di pos melihat ada kapal pompong yang melintas di Sungai Kembung, Bengkalis pada pukul 17.30 WIB.

Petugas pun melakukan pengejaran dan menanyai awak kapal yang berada di pompong tersebut. Ada empat orang yang berada di kapal berbendara Indonesia tersebut. Saat ditanyakan mereka mengaku habis bahan bakar.

Ketika itu petugas menepikan kapal pompong tersebut. Setelah itu awak kapal memohon izin untuk membeli bahan bakar dan menitipkan kapal ke petugas. Mereka juga meninggalkan nomor hape untuk bisa dihubungi. Setelah lama tidak kunjung kembali ke kapal, petugas melakukan pemeriksaan. Ternyata ditemukan sejumlah narkoba.

Setelah mengetahui adanya barang haram tersebut, Ditpolair pun mengembangkan kasus bersama dengan Ditresnarkoba. Polda juga membuat sketsa terhadap empat orang DPO tersebut.

Saat pengembangan kasus, diketahui bahwa tersangka tengah berada di Jawa. Polda pun berkoordinasi ke beberapa daerah dan ditangkap lima orang tersangka di daerah Probolinggo. Setelah diketahui bahwa mereka merupakan tersangka kepemilikan narkoba di pompong, kelimanya dibawa ke Riau oleh Polda Bali.***(dik)

Foto : Suci (lingkar merah) Cs menjalani sidang di PN Bengkalis, sidang agenda tuntutan dibatalkan menyusul rencana tuntutan dari Kejagung RI belum turun ke JPU Kejari Bengkalis, Selasa (13/8/19).


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang