Senin, 12 Agustus 2019 17:20

Polisi Tangkap Seorang Tersangka Pembakar Lahan Gambut Buluh Apo, Bengkalis

Polres Bengkalis meringkus AS dan menetapkannya sebagai tersangka pembakar Lahan Gambut Buluh Apo di Kecamatan Pinggir. Akibat membuka lahan dengan cara dibakar, api menghanguskan lahan hingga 5 hektar dan terus meluas.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis meringkus satu tersangka pelaku pembakar lahan gambut di Dusun Tambusu, Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

Tersangka berinisial AS (24) berdomisili di desa tersebut merupakan pekerja pengolah lahan milik Marga Tarigan, warga Medan. Akibat diduga membuka lahan dengan cara dibakar itu, lahan di kawasan tersebut terbakar dilaporkan mencapai 5 hektar dan terus meluas.

Polisi juga mengamankan barang bukti yang digunakan tersangka untuk membuka lahan dengan cara dibakar antara lain, 3 potong kayu bekas terbakar yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), 3 potong bibit Nenas bekas terbakar, 1 cangkul, 1 jerigen air bekas terbakar, 1 karung plastik putih yang berisi bibit tanaman cabai. Kemudian barang bukti yang disita dari tersangka 1 korek api gas warna ungu bening.

Ternyata aksi tersangka membakar lahan tersebut lebih dari sekali, Ahad (30/6/19) sekitar pukul 14.00 WIB, kemudian Selasa (30/6/19) sekitar jam 17.30 WIB dan terakhir pada Senin (5/8/19) sekitar jam 17.30 WIB.

Perkara ini, petugas juga memeriksa 4 orang saksi, yakni Kepala Desa Buluh Apo, Sartono, Horasman Lubis, Masyarakat Peduli Api (MPA) Buluh Apo, M. Nanang, Manggala Agni, dan Rais Sabani, Polmas Desa Buluh Apo.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K, MH melalui Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) AKP Andrie Setiawan, S.I.K membenarkan diamankannya seorang tersangka diduga pelaku pembakar lahan di Desa Buluh Apo, Pinggir tersebut.

Dijelaskan AKP Andrie, kejadian kebakaran lahan (Karla) Senin (5/8/19) lalu, sekitar pukul 17.30 WIB petugas MPA desa melintasi lahan yang dikelola tersangka MS melihat api sudah membesar dan merambat di lahan milik warga lainnya dan petugas MPA bersama tim berusaha melakukan pemadaman.

Ketika sedang melakukan pemadaman, tiba-tiba dilarang oleh MS selaku pekerja lahan tersebut dan kemudian Tim Damkar langsung pulang bersama-sama.

Kemudian, Selasa (6/8/19) petugas MPA melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Buluh Apo dan Kepala Desa Buluh Apo melaporkan kejadian tersebut secara lisan kepada pihak Polsek Pinggir selanjutnya pihak Polsek pinggir melakukan upaya penyelidikan.

Sebelumnya petugas MPA juga sudah pernah menemukan titik api Ahad (30/6/19) juga menemukan titik api kecil di lahan lokasi tempat tersangka MS bekerja dan melaporkan ke Polmas Desa, dan memberitahukan dan meminta ke tersangka MS agar dipadamkan agar tidak membesar dan dijawab MS, akan dimatikan.

Kemudian sekitar sebulan kemudian, Selasa (30/7/19) yang lalu, petugas dari Manggala Agni dan Petugas MPA ada melakukan patroli kebakaran lahan dan kemudian menemukan titik api lagi di lahan yang sama dikerjakan oleh tersangka dan waktu itu dilihat sudah ada di beberapa tempat atau titik api dekat tanaman pohon nenas yang sedang ditanam dan waktu itu sudah memberikan peringatan ke tersangka agar tidak membakar lahan.

"Dan kemudian Selasa 6 Agustus 2019 melaporkan kejadian tersebut secara lisan kepada pihak polsek pinggir dan selanjutnya membuat laporan polisi. Pada Jum'at (9/8/19) lalu sekitar pukul 15.00 WIB, telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku HS, berdasarkan keterangan saksi-saksi, barang bukti yang ada," katanya lagi.***(dik)

Foto : Tersangka HS (24), diduga pelaku membuka lahan dengan dibakar dan mengakibatkan meluas setelah diamankan kepolisian.


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang