Rabu, 7 Agustus 2019 19:47

‎Turis Jepang Kagumi Dua Destinasi Wisata Kabupaten Rohul yang Masih Alami

Objek wisata di Rambah, Rohul menjadi incaran wisatawan asing. Turis Jepang datang dan kagumi kondisi yang masih alami.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Rombongan turis asal kota Kawasaki Jepang mampir di dua obyek wisata andalan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berlokasi di Kecamatan‎ Rambah.

Kunjungan turis Jepang disambut hangat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu Drs. Yusmar M.Si dan sekretarisnya Fajar Sidqy, para Kabid dan Kasi, para pegawai Disparbud, Kepala Desa Sialang Jaya Yuherman Daulay.

Setibanya di obyek wisata Danau Sipogas Desa Sialang Jaya, rombongan turis Jepang disambut dengan tradisi Bakoba dibawakan Taslim selaku Maestro Lisan Melayu. Rombongan juga berkesempatan berkeliling Danau Sipogas menggunakan boat, menikmati alam danau yang masih asri dan alami.

Pada rombongan turis Jepang ada Manager Kawasaki City Takahiro Fukahori‎, Director PT. Fuji Furukawa E&C Indonesia Sueyoshi Matsuda, serta tiga Project Leader dari Nippon Koei Co., Ltd., yaitu Tetsuya Saito, Iku Sato, dan Fumiya Hayashi.

Manager Kawasaki City Takahiro Fukahori‎, dalam kunjungannya itu memuji keindahan dan asrinya alam di obyek wisata Danau Sipogas. Ia menyarankan wisata ini tetap asri, tidak ada pembangunan gedung, dan selalu dijaga kebersihan.

Takahiro mengaku senang berada dekat alam, sebab di kotanya, sudah sangat sulit‎ menemukan tempat yang masih alami, sebab sudah banyak gedung-gedung menjulang disana.

Setelahnya, rombongan turis diajak berkeliling ke obyek wisata Air Panas Panasan. Di lokasi ini, mereka cukup lama menyempatkan merendam kaki di dalam kolam air panas.

Selain itu, para turis Jepang juga menikmati enaknya kopi aren atau kopi enau panas yang disajikan oleh pegawai Disparbud Kabupaten Rokan Hulu.

Kepala Disparbud Rokan Hulu Yusmar sangat berterima kasih atas kunjungan turis asal kota Kawasaki Jepang tersebut. Bahkan, ia memberikan dan langsung memasangkan tanjak ke Takahiro Fukahori, sebagai bentuk penghormatan.

Yusmar mengatakan tujuan utama kedatangan turis asal Kawasaki Jepang bukan untuk pariwisata, namun untuk melaksanakan pertemuan dengan Pemkab Rokan Hulu, untuk rencana sebuah kerjasama dalam pengelolaan limbah kelapa sawit.

Namun demikian, pasca kunjungan di dua obyek wisata tersebut, diharapkan Yusmar ada ketertarikan‎ investor Jepang, mengembangkan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Rokan Hulu.

‎"Apalagi kita ketahui bahwa Jepang lebih menyenangi dan berminat terhadap lokasi-lokasi pariwisata yang sifatnya alami dan belum banyak disentuh dengan teknologi modern," ungkap pria yang pernah menjabat Kabag Humas Setdakab Rokan Hulu ini.

Yusmar mengaku ada beberapa masukan dari turis Jepang ke Disparbud Rokan Hulu, seperti untuk pengembangan pariwisata tida‎k perlu merubah ekosistem alam yang sudah ada menjadi hal yang baru.

"Kalau kita cermati dari apa yang disarankan tadi, memelihara yang ada saja sudah membangun, itu menurut mereka, apalagi pemeliharaannya dengan cara tetap mempertahankan natural dan keasliannya," kata Yusmar.

"Bagi mereka itu suatu nilai yang lebih tinggi daripada merubah kondisi yang ada kepada kondisi yang lebih baik lagi," pungkasnya.‎***(Adv/Pemkab Rokan Hulu)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang