Jum’at, 19 Juli 2019 17:58

Bersama Polres Kampar,
Tim Kukerta Tematik Unri Gelar Penyuluhan Narkoba dan Etika Berlalu Lintas di SMAN 2 XIII Koto Kampar

Tim Kukerta Unri menggelar penyuluhan narkoba dan etika berlalu lintas di SMAN 2 XIII Koto Kampar. Kegiatan ini ditaja bekerja sama dengan Polres Kampar.

Riauterkini-BANGKINANG - Bertempat di Musala SMAN 2 XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, tim kuliah kerja nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) menggelar penyuluhan narkoba, etika berlalu lintas dan seminar motivasi pentingnya kuliah, Jum'at (19/7/2019) di Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar.

Ketua Tim Kukerta Tematik Universitas Riau Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Muhammad Yusrizal mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari Kukerta Tematik UNRI bekerja sama dengan pihak sekolah, Polres Kampar Satres Narkoba, Satlantas dan motivator.

Seusai seminar motivasi kuliah dengan pembicara Faizan Alamanda, acara dilanjutkan dengan penyuluhan narkoba dan penyampaian materi etika dalam berlalu lintas oleh pihak Polres Kampar.

Penyuluhan narkoba disampaikan oleh Kasat Narkoba Polres Kampar Iptu Asdisyah Mursid, KBO Narkoba Ipda Novris Hasiholan, SH dan Aipda Jhony Irawan, SH.

Kasat Narkoba Polres Kampar Iptu Asdisyah Mursid menyampaikan pengertian narkoba, jenis-jenis narkoba, bahaya dan dampak narkoba serta cara mencegah pemakaian narkoba.

Sementara itu, Ipda Novris H menyampaikan, pelaku narkoba bisa terancam hukuman penjara dari 5 tahun hingga 25 tahun. Ia mengingatkan kalangan pelajar maupun masyarakat jangan coba-coba menggunakan narkoba karena saat ini polisi berkeliaran di berbagai daerah dan siap menangkap pengguna maupun pengedar narkoba. "Walaupun jauh dari Polres Kampar pasti tercium. Polisi disekolahkan untuk menangkap itu," ujar Novris.

Ia mengungkapkan, sasaran peredaran narkoba telah sampai ke desa-desa dan bahkan sampai menyasar kalangan murid SD. Banyak modus yang digunakan pelaku untuk mengedarkan narkoba misalnya dengan memberikan uang dan rokok ataupun disuruh mengantarkan sesuatu barang. Ia mengingatkan pelajar waspada. "Hindari pemakai, sampaikan kepada mereka pengguna bahwa narkoba itu berbahaya dan dilarang Undang-undang," katanya.

Diantara dampak penggunaan narkoba adalah putus sekolah, bunuh diri, kriminalitas, over dosis dan kematian, kecelakaan lalu lintas, gangguan mental dan mudah diserang penyakit.

Selanjutnya penyuluhan etika berlalu lintas disampaikan KBO Satlantas Polres Kampar IPTU Try Widyanto Faisal.

Ia menyampaikan, dalam berkendara setiap pengendara harus melengkapi syarat-syarat keamanan berkendara seperti helm, spion, sarung tangan, termasuk surat menyurat, STNK dan SIM”. Adapun motto pengemudi yang disampaikan oleh Try dalam berkendara yaitu, SADAR (Sabar, Awas, Disiplin, Antri dan Rawat).

Sementara itu, Kepala SMAN 2 XIII Koto Kampar Wahid Rahman, MPd menyambut baik diadakannya penyuluhan ini. Penyuluhan ini diikuti puluhan siswa, masing-masing tujuh orang perkelas.

Pihak sekolah berkomitmen dalam melakuķan pencegahan terhadap penggunaan narkoba. Setiap tahun melalui OSIS diadakan penyuluhan tentang narkoba. "Jangan sampai ada yang menggunakan narkoba," pungkasnya.***(man)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang