Senin, 15 Juli 2019 15:36

Nahas, Penonton Kejurda Balap Motor di Bengkalis Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Crash Pembalap

Balap Motor IMI Korwil Bengkalis menelan korban jiwa. Insiden berujung maut terjadi setelah dua pengendara bersenggolan dan jatuh menghantam penonton.

Riauterkini-BENGKALIS- Insiden crash atau kecelakaan antar pembalap Kejuaraan Daerah (Kejurda) Balap Motor IMI Korwil Bengkalis menelan korban jiwa. Muhammad Syukur bin Abdul Wahab (20), Senin (15/7/19) sekitar pukul 01.40 WIB dinihari dinyatakan meninggal dunia meskipun sempat memperoleh perawatan intensif di rumah sakit umum daerah (RSUD) Bengkalis.

Informasi yang berhasil dirangkum, Kejurda Balap Motor 2019 ini berlangsung di sirkuit non permanen Jalan Sudirman Lapangan Tugu, Kota Bengkalis. Insiden berujung maut terjadi setelah dua pengendara bersenggolan dan jatuh hebat di depan tikungan arena Jalan Kartini (depan Kantor Diskominfotik)-Jalan Perwira dan menghantam penonton yang menyaksikan balapan, Ahad (14/7/19) sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat benturan itu, pembalap dan penonton terpental menjebol pembatas arena terseret hingga ke halaman parkir Kantor Diskominfotik.

Crash maut ini juga terekam di CCTV dan kamera penonton yang sempat menghebohkan kalangan warga net di media sosial (Medsos).

Korban, Muhammad Syukur, berdomisili di Jalan Bantan, Gang Suka Maju, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, mengalami nasib nahas dan pingsan di sekitar lokasi kejadian. Korban langsung memperoleh pertolongan dan dilarikan ke RSUD Bengkalis untuk memperoleh perawatan. Dilaporkan mengalami patah tulang paha, rusuk dan luka pada leher.

Disampaikan keluarga korban, Muhammad Syukur sempat melewati masa kritis dan akan menjalani perawatan di ruang inap lantai tiga RSUD Bengkalis. Korban dinyatakan meninggal dunia Senin (15/7/19) dinihari.

"Sebelum meninggal, adik saya sempat melewati masa kritis, dan bisa berbicara. Kemudian akan dirawat inap ke lantai tiga RSUD Bengkalis. Tetapi nasibnya berkata lain, sekitar pukul 01.40 WIB meninggal dunia," ungkap abang kandung korban, Muhammad Amin ketika ditemui di rumah duka.

Korban merupakan anak keempat dari lima bersaudara, dan masih berstatus salah satu mahasiswa di Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) semester tujuh dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Bantan, Gang Pusara, Jalan Bantan, Desa Senggoro.

Arena Sesuai Standar, Penyelenggara Bertanggungjawab

Sementara itu, Penanggungjawab Kejurda Balap Motor 2019, Chairul Afrizal didampingi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Bengkalis Windi Trisnawan dan sejumlah pengurus Komite Nasional Olahraga (KONI) Kabupaten Bengkalis menyatakan, jatuhnya pembalap di arena balapan dan menghantam penonton di arena balapan dan jatuh korban jiwa sangat disayangkan.

"Kami tidak menginginkan kecelakaan ini terjadi bahkan harus mengorbankan penonton. Kami sebagai penanggungjawab penyelenggara akan terus berkoordinasi dan bertanggung jawab kepada pihak keluarga. Kami tidak akan lepas tangan kami penyelenggara dan Korwil IMI akan bahu membahu. Intinya kami tidak lepas dari tanggung jawab. Kami tadi sudah ke rumah duka dan bertemu pihak keluarga sebagai rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah dan insiden yang terjadi ini," ungkap Chairul.

Lebih lanjut menurut pria yang akrab disapa Yul ini, bahwa arena yang disiapkan untuk Kejurda Balap Motor 2019 itu sudah sesuai dengan standar dan syarat yang harus dipenuhi dari Korwil IMI Riau. Sebelum pelaksanaan balapan, arena juga sudah melalui proses pemeriksaan oleh tim dari IMI Korwil Riau.

"Arena sudah sesuai dengan standar, kita ada dari provinsi yang datang langsung di lapangan untuk mengatur trek arena. Sangat sulit dibendung jika ada penonton yang menyusup masuk dari belakang. Dan khusus kepada penonton yang berada berdekatan dengan trek yang rawan seperti ditikungan sudah diperingatkan berkali-kali dan meminta bantuan pihak kepolisian agar turun tangan," terangnya.

Apakah korban mempunyai tiket atau tidak, pihak penyelenggara akan mengabaikan hal itu. Saat ini penanggungjawab akan terus berkomunikasi dan koordinasi dengan pihak keluarga.

"Kami sekali lagi mengucapkan turut berbela sungkawa dan mohon maaf kepada keluarga korban. Kami tidak lepas tangan dan akan bertanggung jawab," katanya lagi.***(dik)

Foto : Korban, Muhammad Syukur (20), korban insiden crash Kejurda Balap Motor 2019 di Bengkalis akan dimakamkan, Senin (15/7/19).


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang