Sabtu, 13 Juli 2019 11:32

Pemkab Kuansing Goda Wisatawan Bukit Tinggi Saksikan Pacu Jalur 2019

Featival Pacu Jalur 2019 jelang dihelad. Pemkab Kuansing menggoda wisatawan di Bukit Tinggi datang menyaksikannya.

RiauterKini - TELUKKUANTAN - Langkah Pemkab Kuansing untuk menarik minat wisatawan berkunjung dan menyaksikan Pacu Jalur terus dilakukan. Kali ini upaya itu dikemas dalam bentuk promosi melalui Dinas terkait di Hotel Novotel Bukit Tinggi, Jum'at (13/7/2019) tadi malam.

"Diharapkan melalui lounching ini bisa mendongkarak wisatawan ke Kuansing, terutama wisatawan asing," ujar Wabup Kuansing H. Halim, yang juga turut hadir dalam kesempatan itu.

Menurutnya, Pemkab mempunyai niat untuk menarik wisatawan asing ke Kuansing, sengaja dipilihnya Bukit Tinggi untuk tempat promosi, karena Pemkab ingin belajar di Daerah ini bagaimana cara membawa turis mancanegara bisa datang berkunjung.

Dikatakan Wabup bahwa saat ini peserta yang mengikuti tradisi ini masih yang ada dalam Provinsi." Kami punya rencananya akan membuat terobosan untuk mengundang peserta dari luar Negeri," kata Wabup.

Ia menerangkan tradisi Pacu Jalur ini adalah budaya yang sudah berusia ratusan tahun saat ini sudah menginjak usia ke 116 tahun dengan jumlah pengunjung sampai puluhan tibu.

Sementara Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kuansing Indra Suandy menyampaikan saat ini pihaknya sudah membuat kalender pariwisata Kuansing selama satu tahun kedepan.

"Melalui kalender ini kita kemas destinasi wisata Kuansing, seperti Air Terjun, Air Panas, Rumah Adat, Silat Pangean, Perahu Baganduang hingga ke Pacu Jalur," jelasnya.

Sekda Kuansing Dianto Mampanini, dikesempatan yang sama menyampaikan, budaya masyarakat Rantau Kuantan ini merupakan sebuah perlombaan dayung di Sungai Kuantan.

Dijelaskannya, jalur (perahu) ini adalah sebuah sampan panjang yang mencapai panjang berkisar 30 hingga 40 meter, dengan kapasitas 50 hingga 60 orang terbuat dari pohon sebatang tanpa sambungan.

Sementara itu, Ketua DPC ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Bukittinggi, M. Subari menyambut baik kehadiran Pemkab Kuansing ke Bukittinggi.

"Ini menarik perhatian kami, karena menambah koleksi paket wisata yang bisa kami tawarkan ke wisatawan. Namun sebelum menjual, kami ingin melihat secara langsung ke sana, mulai akses jalannya, rumah makannya, penginapannya dan objek wisata pendukung lainnya," ujar M.Subari. Menurutnya, banyak potensi wisata dari event Pacu Jalur ini, namun menurutnya promosi kegiatan sangatlah minim.

"Kami berharap ada undangan khusus dari Pemkab Kuansing," harap M.Subari.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi juga memberikan masukan kepada Pemkab Kuansing untuk memanfaatkan rumah tradisional milik warga menjadi home stay, sehingga warga sekitar juga ikut merasakan dampak event besar Pacu Jalur.

"Namun, fasilitasnya harus standar, mulai toiletnya, kamar mandinya, kebersihan, kenyamanan dan yang lain sebagainya harus memuaskan," pesan Irwandi.* (Jok)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang