Selasa, 9 Juli 2019 21:24

4 Tahun Selesai Dibangun, Los Pedagang Ikan Rp2,8 M di Bengkalis Tak Kunjung Difungsikan

Warga sayangkan pembangunan los pedagang ikan di Pasar Terubuk Bengkalis yang tak kunjung difungsikan. Pembangunan senilai Rp2,842 miliar telah selesai empat tahun silam.

Riauterkini-BENGKALIS- Struktur bangunan di bagian belakang Pasar Terubuk Bengkalis untuk gunakan sebagai los pedagang ikan dan selesai dibangun sejak sekitar 2015 lalu, ternyata sampai tahun 2019 ini bangunan senilai Rp2,842 miliar tak kunjung difungsikan.

Belum dimanfaatkannya bangunan miliaran rupiah itu, sangat disayangkan oleh warga. Karena terkesan membuang-buang anggaran atau mubazir dan hanya dibiarkan terbengkalai.

Tidak bergunanya bangunan, hanya menjadi tempat berbagai jenis sampah atau aktifitas negatif, padahal fisik lokasi los juga tampak bagus.

"Seharusnya pedagang ikan dan daging sudah bisa dipindahkan ke bangunan itu dari dulu. Jika bisa dipindah kemungkinan kondisi Pasar Terubuk akan lebih nyaman dari pada sekarang ini. Sangat disayangkan hanya terbengkalai dan hanya terkesan mubazir," heran Wanto, salah seorang warga Bengkalis kepada wartawan, Selasa (8/7/19).

Sementara itu terkait persoalan bangunan yang tak kunjung dimanfaatkan itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis Bengkalis menjawab karena beberapa alasan. Yakni, los untuk para pedagang ikan itu, sejak awal selesai dibangun, fasilitas instalasi pembuangan air limbahnya atau IPAL pada bangunan itu belum pernah dilakukan diuji coba sama sekali oleh rekanan yang membuatnya.

Oleh karena itu juga, Disdagperin menyurati selaku pejabat Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) waktu bangunan itu dibangun untuk melakukan uji coba terlebih dahulu apakah masih berfungsi atau tidak guna mencarikan solusi agar segera dimanfaatkan.

"Kita sudah surati KPA kegiatan pembangunan los tersebut, untuk melakukan uji coba terlebih dahulu. Bila perlu saat pengujian juga didatangkan pihak ketiga dan kemudian ada rekomendasi hasil ujinya kepada pemerintah," ungkap Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, H. Raja Arlingga melalui Kepala Bidang Pengelolaan Pasar, Irwandi Ibrahim kepada sejumlah wartawan, Selasa (8/7/19) siang.

Namun diakui Irwandi, surat yang telah disampaikan kepada KPA kegiatan tersebut sampai saat ini belum ada direspon, padahal surat tersebut sudah lama dilayangkan.

"Jadi kita menunggu uji coba ini, hasilnya baru bisa kita pastikan pedagang akan dipindahkan atau tidak ke los baru itu," tandasnya.

Pembangunan los pedagang ikan ini dikerjakan oleh PT. Bunga Raya Permai dengan anggaran pembangunan sekitar Rp2,842 miliar namun sampai saat ini masih terbengkalai.***(dik)

Foto : Bangunan los ikan senilai Rp2,842 miliar sejak selesai 2015 silam sampai sekarang belum difungsikan dan hanya terbengkalai.


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang