Kamis, 27 Juni 2019 12:53

Pintu Masuk Narkoba, BNNP Riau Prioritaskan Pengawasan di Empat Wilayah Pesisir Riau 

Kawasan pesisir Riau ditenggarai jadi pintu masuk penyeludupan Narkoba. Ada empat titik rawan yang diprioritaskan pengawasannya oleh BNNp Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Dari pemetaan yang dilakukan BNNP Riau, terdapat empat wilayah pesisir yang menjadi fokus pemantauannya kali ini. Yakni Bengkalis, Dumai, Meranti dan Tembilahan.

Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo, kapada riauterkini.commengatakan narkoba yang masuk mayoritas berasal dari China dan Malaysia melalui jalur laut. Salah satunya yakni lewat empat wilayah Riau tersebut.

"Disana masih banyak jalur tikus yang digunakan para pelaku untuk memasukkan narkoba ke Riau," Terangnya.

Guna mempersempit ruang gerak para pelaku narkoba tersebut, saat ini BNNP Riau tengah galakkan pembentukan relawan dari masyarakat setempat. Sehingga monitoring wilayah pesisir tersebut lebih maksimal.

"Ini adalah masalah kita bersama, untuk itu kita akan terus jalin koordinasi hingga ke lini masyarakat," Bebernya.

Diinformasikannya sepanjang 2019 pihaknya telah berhasil melakukan pengungkapan sebanyak 16 Laporan Kejadian Narkoba (LKN). Dari kasus ini BNNP Riau berhasil menyita hampir 70 kilogram sabu dan 26 ribu butir pil ekstasi. Untuk tersangka sebanyak 31 orang yang sebagian sudah divonis dan sebagian masih dalam penyelidikan sepanjang 2019 ini.

"Riau masuk dalam 10 besar wilayah rawan narkoba. Bahkan menduduki peringkat ke-7 dari 34 provinsi yang ada. Hingga saat ini tercatat 1,87 persen atau sebanyak 132.240orang warga Riau terpapar narkoba," Pungkasnya.***(rul)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang