Rabu, 26 Juni 2019 21:05

Aksi Penyelundupan Satwa Senilai Rp.1,4 Miliar Digagalkan

2 warga Pekanbaru diamankan Bea Cukai dan POM LANAL Dumai karena tertangkap tangan akan menyelundupkan satwa liar ke luar negeri.

Riauterkini-PEKANBARU-Bea Cukai Dumai bersama POM LANAL Dumai berhasil menggagalkan aksi penyelundupan satwa liar senilai Rp 1.422.000.000,-. Jenis satwa dilindungi yang berhasil diamankan adalah 3 (tiga) ekor Orangutan bayi (Pongo sp.), 2 (dua) ekor Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis), 1 (satu) ekor Siamang (Symphalangus syndactylus) dan1 (satu) ekor Binturong (Arctictis binturong).

Selain satwa, Bea Cukai dan POM Lanal Dumai juga mengamankan dua orang pelaku. Pelaku pertama SP (40 tahun), pekerjaan sopir beralamat di Marpoyan, Pekanbaru. Pelaku kedua JD (27 tahun), beralamat di Jl. Imam Munandar-Pekanbaru.

Turut diamankan barang bukti berupa mobil dan satwa masih diamankan ke KPPBC TMP B Dumai," terang Kepala BBKSDA Riau, Suharyono Rabu Malan (26/6/19).

"Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada kegiatan penyelundupan satwa dilindungi dari Pekanbaru yang akan dikirim ke Malaysia melalui Pelabuhan Rakyat di Wilayah Kota Dumai dengan menggunakan Speedboat," terang Suharyono.

Kemudian, Tim Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC TMP B Dumai melakukan koordinasi dengan POM AL dan POM AD serta HNSI melakukan kegiatan penindakan bersama setelah mendapat informasi bahwa 1 (satu) unit mobil jenis minibus merk Toyota Kijang Inova berwarna hitam dengan Nomor Polisi BM 1578 ZK yang diduga mengangkut satwa dilindungi telah memasuki kota Dumai yang selanjutnya satwa dilindungi akan diselundupkan ke Malaysia melalui Pelabuhan Rakyat di daerah Purnama, Kota Dumai.

Selanjutnya, Tim Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC TMP B Dumai bersama POM AL dan POM AD Dumai bergerak menuju ke daerah Purnama untuk melakukan pengejaran terhadap kendaraan roda empat (mobil) sesuai dengan ciri-ciri dimaksud. Setelah melakukan pengejaran, di sekitar Jl. Cut Nyak Dien, Purnama, Kota Dumai, tim gabungan berhasil menghentikan mobil tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa mobil tersebut dikendarai oleh 2 (dua) orang pelaku dan ditemukan 6 (enam) karton berisi satwa dilindungi tanpa dilengkapi dokumen," terang Suhartono. Tim Balai Besar KSDA Riau-Resort Dumai, melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut terkait penyelundupan satwa dilindungitersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan PPNS, satwa dilindungi tersebut dikirim dari Pekanbaru melalui jalur darat ke Dumai. *(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang