Rabu, 26 Juni 2019 19:23

Produksi Minyak Block Rokan Menurun Sejak 2016

Sumur sudah tua, produksi minyak block Rokan turun di 4 tahun terakhir. Diperkirakan akhir tahun ini produksinya hanya 179 ribu barel perhari.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, Aden Gultom Rabu (26/6/19) mengatakan bahwa produksi minyak bumi block Rokan menurun sejak 2016 lalu. Peburunan cukup signifikan.

Tercatat, produksi 2016 bisa menyentuh angka 251 ribu barel sehari. Tahun 2017 produksi minyaknya turun menjadi sebanyak di atas 230 baral per hari.

"Rata-rata produksi blok rokan per Juli 2018 tercatat kembali turun menjadi 210,7 ribu barel per hari. Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) diperkirakan di akhir tahun 2019, blok minyak yang terletak di Riau itu hanya mampu memproduksi di bawah 200 ribu barel per hari, tepatnya hanya 179 ribu barel dalam sehari," terangnya.

Block Rokan, menurutnya tak lagi jadi andalan untuk produksi minyak mulai tahun ini, pemerintah beralih ke Blok Cepu yang dioperasikan Exxon yang kini bisa menyalip Chevron.

Data SKK Migas menunjukkan tahun 2019 Blok Cepu bisa menyumbang 212 ribu barel dalam sehari, jauh di atas Rokan yang cuma bisa kontribusi 180 ribu barel. Penurunan Blok Rokan wajar terjadi sebab Chevron dulunya bisa sampai 1,1 juta dan sekarang tinggal 220 ribu barel, salah satu penyebabnya adalah sumur yang sudah tua.*(H-we)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang