Selasa, 25 Juni 2019 21:06

PPDB Kembali Terapkan Sistem Zonasi, Masyarakat Mandau Harap Harap Cemas

Sisitim zonasi penerimaan murid baru atau PPDB dirisaukan masyarakat DUri, Bengkalis. Sejumlah kelurahan tidak memiliki sekolah SMA.

Riauterkini - DURI - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019 tinggal menghitung hari, khusus di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis masyarakat mengaku harap harap cemas dengan nasib buah hati mereka dalam melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi terutama pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pasalnya, Pemerintah telah mengumumkan jika sistem yang diberlakukan tetap menggunakan Zonasi lingkungan hingga 90 persen. Artinya, kisruh yang terjadi pada tahun ajaran 2018 lalu tampak bakal akan terulang meski pihak terkait bersama wakil rakyat telah melakukan berbagai langkah melalui rapat rapat tertutup.

"Untuk apa rapat rapat terus, apalagi sudah didetik detik pelaksanaan PPDB jika sistem tidak dirobah. Khusus di Mandau, solusi untuk menyelesaikan masalah klasik ini hanya harus membangun sekolah baru. Sementara pembangunan sekolah selalu tidak tepat dan tidak sesuai dengan titik koordinat kawasan padat penduduk,"ujar salah seorang masyarakat yang juga Sekretaris Organisasi Sosial Anak Didik (OPSAD) Bengkalis, Refri Amran Daud.

Diungkapkan Refri, jalan keluarnya seperti yang pihaknya sampaikan sejak tahun lalu, pembangunan sekolah baru agar beberapa penduduk di Kelurahan yang tidak memiliki SMA di wilayahnya dapat diakomodir.

"Selama ini, pembangunan sekolah baru dirasa tak tepat titik koordinatnya."Dibangun ditempat yang jauh dengan berharap tanah hibah, siapa yang mau menyekolahkan anaknya disitu,"tudingnya.

Seperti diketahui, kisruh tanpa solusi kerap terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau disaat tahun ajaran baru tiba. Sistem Zonasi menjadi momok bagi masyarakat di tiga Kelurahan terdampak, diantaranya Kelurahan Duri Timur, Babussalam dan Duri Barat. Tiga Kelurahan tersebut sama sekali tidak memiliki sekolah, imbasnya, masyarakat di tiga Kelurahan itu acap menjadi korban akibat kebijakan Pemerintah yang seakan tutup mata.*(hen)


 

Loading...

 

BERITA TERKAIT :

 
riauterkini.com © 2003-2017 "Memantau Riau Detik Perdetik"
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang